M O M S M O N E Y I D
InvesYuk

Ekonomi Global Tertekan, Ekonomi Indonesia Masih Stabil

Reporter: Danielisa Putriadita  |  Editor: Danielisa Putriadita


MOMSMONEY.ID - Gejolak ekonomi global masih berkecamuk. Namun, para ekonom dan analis optimistis fundamental ekonomi Indonesia kuat.

Dalam Global Economic Prospect edisi Juni 2023, Bank Dunia memperkirakan pertumbuhan ekonomi negara-negara maju masih akan melambat di 0,7% pada 2023 dari kondisi 2022 yang tumbuh 2,6%. Proyeksi yang pesimis tersebut berdasar pada masih adanya gejolak ekonomi global, yaitu efek yang berkepanjangan dari konflik Rusia dan Ukraina, perang dagang semikonduktor Amerika Serikat (AS) dan Tiongkok, serta krisis energi. 

Ekonomi yang sedang tertekan bisa tergambarkan dari perlambatan ekonomi China. Pada kuartal I 2023 China membukukan produk domestik bruto (PDB) sebesar 4,5%. Pada April 2023, impor Tiongkok mengalami kontraksi tajam sebesar 7,9%, sementara ekspor hanya 8,5%, dibandingkan Maret lalu yang berada pada kisaran 14,8%.

Sementara, menurut Wakil Direktur Institute for Development of Economics and Finance (INDEF) Eko Listiyanto dalam keterangan tertulis dari acara diskusi yang digelar platform diskusi literasi keuangan dan pasar modal Tumbuh Makna, ekonomi China diharapkan tumbuh sampai 6%. Namun, berbagai kondisi membuat China tidak menuju pertumbuhan ekonomi yang cukup. 

Meski gejolak ekonomi global sedang tinggi, Eko meyakini fundamental ekonomi Indonesia masih kuat. "Fenomena ekonomi global tidak langsung berdampak ke ekonomi Indonesia," kata Eko. Ekonomi Indonesia bisa tetap kuat karena sumber utama PDB Indonesia berasal dari domestik yang memungkinkan akan terus tumbuh dan kebal dengan tekanan dari luar. 

Eko memproyeksikan selama ekonomi domestik bergulir, ekonomi Indonesia masih bisa tumbuh sekitar 4,8%. "Memang tidak se-impresif pemerintah yang memiliki target 5,3%, tapi kalau sedikit di bawah 5% menurut saya  masih mungkin yah, karena mempertimbangkan kelesuan yang terjadi pada tataran ekonomi global," kata Eko. 

Eko juga mengingatkan pemerintah agar berhati-hati dalam hal efektifitas pembelanjaan agar mencapai target pajak yang sesuai dari sisi penerimaan. Terlebih Eko mendorong agar pemerintah melakukan government spending agar anggaran negara segara dapat dipompa untuk mendorong pertumbuhan ekonomi. “Sejauh ini ekonomi nasional masih terbilang stabil. Oleh karena itu, sudah saatnya melakukan government spending. Anggaran ini harus segera dipompa untuk ke ekonomi riil, dieksekusi di sektor rill untuk kemudian menghasilkan PDB,” tuturnya.

Senada, Co-Founder Tumbuh Makna, Fenny Tjahyadi mengatakan bahwa indikator perlambatan ekonomi di Indonesia belum terlihat. Salah satu faktor ekonomi Indonesia masih sehat, menurut Fenny, antara lain adalah nilai tukar mata uang Indonesia, yakni rupiah yang masih terbilang stabil di antara nilai tukar mata uang negara lainnya di dunia.

Menurut Fenny, perlambatan ekonomi di Indonesia sangat kecil kemungkinannya untuk terjadi karena inflasi Indonesia masih dalam batas wajar. Awal Juli inflasi Indonesia turun ke 3,52%. . Selain itu, nilai tukar Indonesia terbilang masih cukup kondusif di tengah nilai tukar mata uang negara-negara lain yang terkena dampak gejolak ekonomi global. 

Bahkan Fenny melihat, BI kemungkinan akan menurunkan suku bunga dalam beberapa waktu ke depan sehingga dinilai sangat kondusif dan sangat bagus bagi para investor untuk mengambil peluang yang ada.Fenny memperkirakan suku bunga turun bisa sampai 50-75 basis poin samapi awal 2024. 

Baca Juga: Ini Mata Uang Pilihan untuk Transaksi Valas Saat Dolar AS Melemah

Dengan adanya kemungkinan penurunan suku bunga ini, maka memberi sentimen positif terutama di instrumen pendapatan tetap seperti obligasi. Itu tercermin dari net buy asing per bulan Juni sampai akhir Juni itu mencapai Rp80 triliun,” kata Fenny. 

Sedangkan pada pasar saham, Fenny melihat valuasi saham saat ini menarik yang mirip dengan awal pandemi. Fenny melihat setidaknya ada dua sektor yang memilki potensi bagus, terutama menjelang pemilu 2024, yakni sektor properti dan telekomunikasi yang terdampak oleh penurunan suku bunga dan jelang Pemilu 2024.

Baca Juga: Simak Rekomendasi Saham BSDE, RALS, dan BRMS Untuk Kamis (20/7)

Melihat kondisi global dan pasar yang begitu dinamis, Analis dan Perencana Keuangan Benny Sufami menekankan bagi para investor untuk sabar dalam melakukan investasi pada 2023. “Investor harus sabar dan menunggu karena ada potensi yang cukup menarik pada 2023 ini. Tren ini seperti Maret 2020 lalu di mana akan ada pertumbuhan yang positif sehingga dalam 12 bulan kita bisa melesat bila berkaca pada awal pandemi,” ujarnya.

Namun, kembali lagi, Benny mengingatkan investor perlu memahami risiko dan sesuaikan dengan profil risiko masing-masing. Benny juga mengajak para investor untuk terus mengembangkan keahlian dan memperdalam keilmuan dalam melakukan investasi.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

4 Kandungan Skincare yang Harus Dihindari oleh Remaja, Jangan Asal Pakai!

Penggunaan bahan skincare yang terlalu keras pada kulit remaja justru berisiko. Berikut 4 kandungan skincare yang harus dihindari oleh remaja.

Indonesia Vs Bangladesh 9-2: Drama Gol Antar Garuda ke Final FIFA ASEAN Cup 2026

Indonesia menang 9-2 atas Bangladesh dan lolos ke final FIFA ASEAN Cup 2026 setelah unggul produktivitas gol atas Malaysia.

4 Cara Memilih Bra untuk Remaja yang Nyaman dan Pas di Tubuh, Jangan Salah!

Sebagai panduan, berikut MomsMoney bagikan 4 cara memilih bra untuk remaja yang nyaman digunakan sehari-hari.

Denah Rumah 6×12 Meter Open Plan, Trik Bikin Hunian Kecil Terasa Lebih Lega

Denah rumah 6×12 meter open plan bisa terasa lebih lega dengan penataan ruang, furnitur, cahaya, dan sirkulasi yang tepat.

Panduan Diet Golongan Darah O: Apa Saja Makanan yang Disarankan dan Harus Dihindari?

Simak daftar makanan yang dianjurkan untuk golongan darah O, serta berbagai jenis makanan yang wajib dibatasi agar tubuh tetap sehat.

Money Dysmorphia: Saldo Ratusan Juta Tapi Tetap Merasa Miskin, Ini Faktanya

Punya saldo ratusan juta tapi Anda tetap merasa miskin? Kenali money dysmorphia, penyebab, tanda, dan cara mengatasinya.​

Jangan Terlambat! Kenali 6 Cara Merawat Jantung agar Tetap Sehat di Usia 30-an, yuk

Ketahui berbagai cara merawat jantung yang tepat di usia 30-an melalui pola hidup sehat, olahraga rutin, hingga manajemen stres.

7 Rumus Dekorasi Rumah Sederhana biar Ruangan Kecil Terlihat Berkelas

Ruangan kecil terasa membosankan? Coba 7 rumus dekorasi sederhana ini agar rumah lebih rapi, nyaman, dan punya karakter.

5 Bahaya Makan Sehari Sekali bagi Kesehatan, Benar Bisa Turunkan Berat Badan?

Waspadai berbagai risiko kesehatan dari pola makan sehari sekali, mulai dari lonjakan asam lambung hingga penurunan energi tubuh secara drastis.

4 Mitos Tentang Eksfoliasi Kulit yang Dipercaya Banyak Orang, Cek Faktanya!

Eksfoliasi harus dilakukan dengan pemahaman yang benar. Ini 4 mitos tentang eksfoliasi kulit yang perlu Anda ketahui.