M O M S M O N E Y I D
Keluarga

Edukasi Zat Besi Pada Anak, Alfamidi dan SGM Eksplor Hadirkan Kalkulator Zat Besi

Reporter: Nina Dwiantika  |  Editor: Nina Dwiantika


MOMSMONEY.ID –  Zat besi sangat dibutuhkan bagi perkembangan anak-anak. Untuk mendukung kebutuhan zat besi pada anak, Alfamidi bekerja sama dengan SGM Eksplor menggelar kegiatan Keluarga Sehat Alfamidi dalam program Edukasi Kesehatan Anak bertajuk Cegah Kekurangan Zat Besi pada si Kecil”.

Dalam program ini, Alfamidi dan SGM Eksplor mengajak 150 peserta untuk hadir pada acara tersebut yang berlangsung di gerai Alfamidi Super Teluk Naga, Tangerang pada Rabu (26/2/2025). Kegiatan ini bertujuan untuk mengedukasi mengenai pentingnya pencegahan kekurangan zat besi pada anak serta cara menjaga kesehatan anak sejak dini.

Selain edukasi, berbagai aktivitas juga Alfamidi hadirkan dalam kegiatan ini, di antaranya cek kesehatan dan pemantauan tumbuh kembang anak. Menariknya, salah satu metode pengecekan menggunakan Kalkulator Zat Besi yang diinisiasi oleh SGM Eksplor. 

Ahli Gizi Siti Hanifah, menjelaskan saat ini banyak orang tua yang masih belum memahami dan menganggap kondisi kekurangan zat besi bukanlah hal yang penting bagi anak, padahal dampaknya sangat berpengaruh pada kognitif anak ke depannya. Jika dibiarkan, kekurangan zat besi pada anak dapat menghambat perkembangan daya pikir anak seperti fokus dan aktif belajar yang nantinya berpengaruh pada menurunnya kualitas hidup anak.

“Faktanya, saat ini 1 dari 3 anak Indonesia masih mengalami kekurangan zat besi. Beberapa faktor menjadi pemicu kondisi kekurangan zat besi seperti kurangnya konsumsi makanan yang mengandung zat besi dan penyerapan zat besi yang buruk,” kata Siti dari informasi yang diterima momsmoney.id, Kamis (27/2).

Baca Juga: Alfamidi Gandeng Family Midi dalam Program Edukasi Keluarga Balita

Untuk itu, penting memastikan anak-anak mendapatkan asupan zat besi yang cukup melalui makanan yang kaya akan zat besi seperti daging, ikan, telur, atau sayuran hijau. Jika diperlukan atau disarankan oleh dokter anak,  susu pertumbuhan dapat menjadi salah satu sumber tambahan gizi untuk mencegah kekurangan zat besi pada anak-anak. Di sisi lain, orang tua juga perlu melakukan skrining kekurangan zat besi atau konsultasi ke tenaga ahli sebagai salah satu pencegahan kekurangan zat besi pada anak.

Corporate Communication Manager Alfamidi, Retriantina Marhendra mengatakan, program edukasi mengenai pencegahan kekurangan zat besi pada anak ini adalah bentuk komitmen Alfamidi dalam mendukung kesehatan keluarga Indonesia.

Alfamidi secara aktif ingin berkontribusi dalam mendukung pemerintah untuk ciptakan Generasi Emas 2045. Alfamidi percaya bahwa hal ini perlu dilakukan dengan kolaborasi multipihak dalam memberikan edukasi seputar nutrisi dan Kesehatan, sehingga jangkauan orang yang terdampak semakin besar. Melalui kolaborasi bersama SGM Eksplor dalam program ini, Alfamidi berharap acara ini memberikan dampak positif bagi para orang tua dalam mengelola gizi anak-anak mereka.

Head of Brand SGM Eksplor, Anggi Septie Morika menjelaskan, bahwa pihaknya menyambut baik kolaborasi bersama Alfamidi untuk terus memenuhi kecukupan zat besi anak Indonesia. SGM Eksplor terus berkomitmen untuk dukung generasi maju Indonesia sejak 1954 dengan menyediakan produk nutrisi berkualitas dan inovatif. SGM Eksplor dapat menjadi pilihan susu pertumbuhan dengan IronC™, kombinasi unik zat besi dan vitamin c.

SGM Eksplor juga menghadirkan Kalkulator Zat Besi, alat interaktif digital yang dirancang untuk memberi indikasi non-medis terkait kecukupan zat besi si Kecil. Harapannya orang tua bisa melakukan cek mandiri kecukupan zat besi si kecil secara berkala dan sedini mungkin.

Alfamidi dan SGM Eksplor berkomitmen untuk terus menyelenggarakan kegiatan serupa yang bermanfaat bagi keluarga Indonesia, khususnya dalam mendukung tumbuh kembang anak Indonesia. Program Edukasi Keluarga Sehat juga akan digelar dengan beragam tema berbeda setiap bulannya sepanjang 2025 di 11 cabang Alfamidi seluruh Indonesia.

Baca Juga: Dukung Anak Bebas Stunting, Alfamidi Salurkan 32.000 Telur

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Dari Shanghai ke Jakarta, M Stand Bawa Gaya Ngopi Baru

F&B ID menghadirkan M Stand asal Shanghai ke Indonesia dengan menawarkan specialty coffee di segmen harga menengah.  

Tren Gaya Hidup Wellness Kembali Beri Ruang bagi Produk Obat Bahan Alam

Tren gaya hidup wellness mendorong kemunculan produk obat bahan alam untuk keseharian masyarakat.              

Sudah Bikin Banyak Konten tapi Sepi? Ini yang Bisa Dipelajari

Konten yang belum ramai bukan berarti prosesnya sia-sia. Pengalaman Voice of Baceprot menunjukkan pentingnya konsistensi dan keberanian eksplorasi

Cuaca Akhir Pekan di Jawa Barat Banyak Berawan, Cek Daerah yang Berpotensi Hujan

BMKG memprakirakan cuaca Jawa Barat Sabtu-Minggu didominasi berawan, dengan suhu mencapai 34°C di sejumlah wilayah  

Akhir Pekan Mau Jalan-Jalan? Yuk, Cek Prakiraan Cuaca Jawa Tengah Besok dan Lusa

BMKG memprakirakan cuaca besok di Jawa Tengah pada Sabtu-Minggu bervariasi, dengan cerah mendominasi Minggu dan suhu mencapai 35°C.

CIMB Niaga Gelar Kejar Mimpi FEST 2026, Angkat Tema Berani Tersesat

Perjalanan mengejar mimpi tak selalu lurus. Kejar Mimpi FEST 2026 mengajak generasi muda berani mencoba, gagal, dan menemukan arah.

Akhir Pekan Jawa Timur Cerah! Cek Prakiraan Cuaca Besok (2/10) dan Minggu

BMKG memprakirakan cuaca besok di Jawa Timur pada Sabtu-Minggu didominasi cerah, dengan suhu udara mencapai 37 derajat Celsius.

Kurs Rupiah terhadap Dolar AS Masih Fluktuatif, Ini Proyeksi Hingga Akhir Tahun

Rupiah masih bergerak di sekitar Rp18.000 per dolar AS. Ekonom menyebut tekanan global jadi pemicu utamanya.

Waspada Hujan Petir di Wilayah ini, Cek Cuaca Sumatera Selatan Besok (3/10) dan Lusa

BMKG memprakirakan hujan ringan mendominasi Sumatera Selatan besok, hujan petir berpotensi terjadi di Pagar Alam. Simak prakiraan lengkapnya  

Prakiraan Cuaca Sumatera Utara Besok (3/10) Didominasi Hujan, Cek Rincian Cuaca Lusa

BMKG memprakirakan hujan ringan mendominasi Sumatera Utara besok, sedangkan lusa cuaca diprakirakan lebih banyak berawan.