M O M S M O N E Y I D
Santai

Disebut Cherophobia, Ini Sindrom Takut Bahagia yang Disebabkan Trauma

Penulis: Christ Penthatesia  |  Editor: Christ Penthatesia


MOMSMONEY.ID - Takut untuk merasa bahagia ternyata disebut dengan gangguan cherophobia. Ini penjelasannya.

Beberapa orang yang kerap merasa takut untuk bahagia atau berada dalam kondisi bahagia semakin banyak ditemui.

Fenomena tersebut merupakan gangguan psikis yang disebut dengan cherophobia.

Cherophobia adalah sebuah fenomena psikologi di mana seseorang merasakan adanya rasa takut akan mengalami kebahagiaan.

Baca Juga: 4 Jenis Insecurity Beserta Faktor Penyebab dan Tanda-Tandanya

Melansir Wikipedia, cherophobia dijelaskan sebagai sebuah perasaan takut bahagia yang dirasakan seseorang hingga mereka melakukan berbagai cara untuk menghindari perasaan tersebut.

Seseorang yang mengalami cherophobia bukanlah orang yang selalu terlihat sedih, namun lebih tepatnya adalah orang-orang yang menjauhi banyak kegiatan pemicu kesenangan mereka.

Penyebab cherophobia adalah karena adanya ketakutan yang dirasakan bahwa setelah bersenang-senang mereka pasti akan mengalami kesedihan.

Siapa pun yang mengalami cherophobia akan cenderung menghindari merasakan momen-momen yang memicu kebahagiaan sebagai salah satu cara untuk mencegah datangnya kesedihan setelahnya.

Rasa takut itu juga dirasakan oleh orang-orang yang memiliki trauma akan masa lalunya. Mereka menggunakan cara tersebut untuk menghindari hal-hal yang memicu kembali ketakutan mereka karena trauma.

Baca Juga: Kenali Apa Itu Pediophobia Atau Ketakutan Lihat Boneka dengan Figur Manusia

Laman Health Line menyebutkan, gejala yang mungkin dirasakan bagi orang dengan cherophobia adalah merasakan kecemasan saat berada dalam keramaian atau aktivitas menyenangkan seperti menonton konser atau pesta.

Selain itu, orang dengan cherophobia cenderung menjauhi dan menolak undangan atau ajakan untuk mengikuti kegiatan yang menyenangkan.

Bukan hanya seorang yang memiliki trauma, seorang perfeksionis juga kerap kali mengalami hal serupa. Hal tersebut di karena kan adanya kepercayaan bahwa melakukan kegiatan senang-senang adalah salah satu hal yang tidak produktif.

Introvert pun juga rentan mengalami cherophobia lantaran mereka lebih nyaman untuk melakukan segalanya sendiri.

Introvert akan berusaha sebisa mungkin menghindari kegiatan yang melibatkan banyak orang dan memungkinkan terjadinya konflik atau hal buruk yang menimpanya.

Itulah tadi penjelasan singkat tentang apa itu cherophobia, tanda, ciri, dan penyebab seseorang mengalami kondisi tersebut.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

BMKG: El Nino Sangat Kuat, Musim Hujan Datang Terlambat dan Lebih Singkat

BMKG memprediksikan, awal musim hujan periode 2026-2027 di 529 Zona Musim atau 61,08% wilayah Indonesia akan mengalami kemunduran. 

4 Warna Beige Benjamin Moore untuk Rumah yang Terasa Hangat dan Modern

Inilah 4 warna beige Benjamin Moore pilihan desainer ini untuk rumah yang hangat dan modern, lengkap dengan tips biar interior krem tidak monoton.  

6 Kebiasaan Pagi biar Rumah Tetap Rapi Tanpa Buang Waktu Banyak

Ini 6 kebiasaan pagi untuk menjaga rumah tetap rapi, nyaman, dan teratur tanpa menghabiskan banyak waktu sebelum beraktivitas.

Widget myBCA dan Numpad Input Ribuan Bikin Transaksi QRIS Lebih Praktis

Widget myBCA dan Numpad Input Ribuan memudahkan akses fitur serta pengisian nominal QRIS agar transaksi harian terasa lebih praktis.

7 Cara Ubah Pendapatan Biasa Menjadi Aset Jangka Panjang untuk Masa Depan

Ubah pendapatan biasa menjadi aset jangka panjang lewat 7 cara sederhana, dari mengelola uang, investasi, utang, bisnis hingga dana darurat.  

IHSG Anjlok 1,69% Jelang Keputusan BI, Waspada Volatilitas Tinggi

Investor perlu tetap berhati-hati, tanpa bereaksi berlebihan terhadap pergerakan jangka pendek.     

Hasil Bulu Tangkis Asian Games 2026: Tim Putra Indonesia Susul Tim Putri ke Semifinal

Hasil Bulu Tangkis Beregu Asian Games 2026 babak perempat final, Selasa (22/9), Tim Putra Indonesia menyusul Tim Putri ke semifinal.

Diluncurkan Sejak 2019, Begini Capaian QRIS dari Domestik hingga Rambah Mancanegara

Begini perkembangan Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) ​sejak diluncurkan tahun 2019.    

Bitcoin Tembus US$ 87.000, Ini Katalis yang Mendorong Penguatan

Arus dana institusional, perkembangan regulasi aset digital AS, dan turunnya harga minyak menjadi sejumlah katalis penguatan Bitcoin.

Peringatan Dini Cuaca Besok (23/9), Hujan Sangat Lebat Masih Turun di Provinsi Ini

BMKG mengeluarkan peringatan dini cuaca besok Rabu 23 September 2026 dengan status Siaga hujan sangat lebat di provinsi ini.