M O M S M O N E Y I D
Santai

Cek Tanda HP Android Diretas Beserta Cara Menambah Keamanan

Penulis: Nur Afitria Cika  |  Editor: Nur Afitria


MOMSMONEY.ID - Pernahkah Anda melihat ada yang aneh dengan HP Android Anda? Jika iya, Anda perlu mengecek tanda HP Android diretas. 

Ya, tanpa disadari HP Android diretas sehingga membuat privasi tidak aman. 

Lalu, bagaimana cara cek tanda HP Android diretas? Artikel ini akan membantu Anda untuk cek tanda HP Android diretas. 

Baca Juga: Ini Cara Mengganti Nomor WA di HP Android dan iPhone Tanpa Kehilangan Chat

Berikut ini cek tanda HP Android diretas beserta cara menambah keamanan:

1. Pemeriksaan keamanan dasar perangkat Android

HP Android
HP Android

Sebelum membahas perbaikan spesifik, Anda dapat melakukan beberapa pemeriksaan cepat terlebih dahulu. Karena tidak ada metode peretasan yang cocok untuk semua orang, mencari tahu apakah perangkat Android Anda diretas merupakan tantangan.

- Tetap perbarui dan selalu instal pembaruan perangkat lunak terkini.

- Hanya unduh aplikasi dari sumber tepercaya.

- Nonaktifkan atau hapus centang opsi Instal dari Sumber Tidak Dikenal di Pengaturan. 

Baca Juga: Cara Pakai VPN yang Aman di HP Android untuk Streaming Timnas Indonesia

- Gunakan sidik jari, pemindaian wajah, kata sandi, atau PIN untuk keamanan layar kunci.

Selain peretasan perangkat Android, Anda juga harus memeriksa apakah perangkat Android Anda disadap. 

2. Daya daterai buruk 

Meskipun Anda tidak melihat tanda-tanda aktivitas mencurigakan, sesuatu yang berbahaya tetap dapat terjadi di balik layar. Salah satu cara terbaik untuk mengetahui apakah ponsel Anda telah diretas adalah dengan memeriksa penggunaan baterai.

Jika ponsel Anda panas tanpa alasan, malware mungkin berjalan di latar belakang saat layar mati. Malware canggih masih dapat meninggalkan jejak di ponsel atau tablet Anda, jadi mulailah dengan memeriksa menu penggunaan baterai.

Jika baterai Anda terus-menerus lemah dan Anda bertanya-tanya apakah ponsel Anda telah diretas, ada baiknya menjalankan pemeriksaan malware berikut.

Buka Setelan > Baterai > Penggunaan baterai dan cari aplikasi yang tidak dikenal dan/atau apa pun yang menguras baterai lebih cepat dari biasanya.

Dalam skenario ini, Anda mungkin memiliki keylogger atau virus yang menyembunyikan namanya agar tidak ditemukan. Sebagai aturan umum, cari apa pun yang menguras baterai secara tidak biasa.

Hal ini tidak sering terjadi karena sistem Google Play Protect di Android secara otomatis memperingatkan Anda tentang aplikasi yang terinfeksi malware.

3. Periksa instalasi aplikasi acak yang tidak diinginkan

Tanda lain yang menunjukkan adanya malware atau peretasan ponsel adalah aplikasi acak yang terpasang di ponsel Anda. Ini adalah aplikasi yang tidak Anda pasang sendiri. 

Aplikasi atau situs berbahaya dapat memasang program di ponsel Anda dan mengirimkan informasi sensitif kembali ke pihak ketiga. Aplikasi berbahaya tidak selalu menguras baterai Anda, tetapi harus dihapus untuk menghentikan risiko pencurian data.

Buka Setelan > Aplikasi > Semua aplikasi dan gulir daftar aplikasi di ponsel Anda. Temukan aplikasi yang tidak Anda inginkan, ketuk, lalu pilih Copot pemasangan. 

Baca Juga: 7 Cara Membersihkan Memori Penuh di HP Android, Cek Tips Selengkapnya

Jika Anda tidak yakin apa yang dilakukan oleh suatu aplikasi tertentu, lakukan pencarian di internet untuk mencari tahu apa itu. Perangkat Android Anda mungkin memiliki aplikasi dan komponen terpasang yang mungkin terdengar berbahaya tetapi sebenarnya tidak berbahaya.

4. Penggunaan data 

Banyak orang memiliki paket data tak terbatas, jadi mereka tidak melihat menu Penggunaan Data di setelan.

Namun, jika perangkat Android Anda bermasalah, dan Anda ingin memeriksa apakah ponsel Anda diretas, ada cara mudah lain untuk memeriksa masalahnya:

- Navigasi ke Pengaturan > Jaringan dan internet.

- Pilih SIM yang Anda inginkan.

- Gulir sedikit ke bawah dan ketuk Penggunaan data aplikasi.

YouTube, Spotify, dan layanan streaming lainnya menghabiskan banyak data, sementara beberapa pembaruan gim video dapat berukuran serupa.

Namun, di luar aplikasi-aplikasi ini, tidak banyak yang membutuhkan beberapa gigabita data per bulan, dan menemukan hal semacam itu dapat mengindikasikan perangkat Anda terinfeksi.

Baca Juga: Cara Mengatasi Lupa Password HP Android agar Bisa Masuk Kembali

5. Waspadai pop up aneh

Sayangnya, internet modern adalah tempat pembuangan pop-up yang muncul secara acak di semua jenis situs web dalam berbagai bentuk dan ukuran.

Namun terkadang, pop-up dapat menjadi masalah dan membuat Anda kesulitan. Waspadalah terhadap pop-up atau iklan aneh yang terlihat sangat meyakinkan, mengancam, atau mencurigakan. Anda tidak boleh mengekliknya. 

Google telah melakukan beberapa perubahan dalam beberapa tahun terakhir untuk menghindari kejadian seperti ini, terutama di Google Chrome di Android, tetapi hal ini masih terjadi sesekali.

Biasanya, hal ini membuat ponsel Anda bergetar karena pop-up muncul berulang kali. Terkadang, layar Anda bahkan berkedip.

6. Perangkat keras dan perangkat lunak rusak

Seringnya crash merupakan indikator lain bahwa ponsel Anda diretas, terutama pada perangkat Android. Anda mungkin juga melihat perilaku aneh seperti meluncurkan aplikasi secara spontan, lambat, atau terus-menerus crash. 

Baca Juga: Panduan Cara Menyembunyikan Aplikasi HP Android dalam 4 Metode

Malware bisa menjadi akar dari masalah ini, jadi sebaiknya Anda memindai perangkat Android Anda untuk mencari virus atau hal lainnya.

7. Reset data 

Cadangkan foto, pesan teks, video, dan apa pun yang ingin Anda simpan, lalu setel ulang ponsel Android Anda ke setelan pabrik. Buka Setelan > Sistem > Opsi setel ulang > Hapus semua data (setel ulang ke setelan pabrik).

Nah, itulah beberapa cara cek tanda HP Android diretas beserta cara menambah keamanannya. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

4 Perbedaan Donat Kentang dan Donat Biasa yang Wajib Diketahui Pecinta Baking

Bingung membedakan donat kentang dengan donat biasa? Inilah 4 perbedaan donat kentang dan donat biasa yang wajib Anda tahu.

4 Sayuran yang Sebaiknya Tidak Dimasak Terlalu Matang agar Nutrisinya Terjaga

4 sayuran yang sebaiknya tidak dimasak terlalu matang. Wajib tahu, berikut MomsMoney bagikan informasinya.

Jangan Asal Beli Emas! Cek Dulu Selisih Harga Jual dan Buyback Hari Ini

Semakin kecil spread, umumnya semakin cepat peluang untuk mendapatkan cuan saat menjual kembali emas.

Berburu Kendaraan di GIIAS 2026, Astra Financial Siapkan Promo Kredit

​Astra Financial menghadirkan berbagai promo pembiayaan mobil, motor, hingga perlindungan asuransi selama GIIAS 2026.

Harga Buyback Emas Kompak Naik: Antam Melejit Rp 54.000, Galeri 24 Masih Tertinggi

Harga buyback emas hari ini naik pada seluruh merek logam mulia. Kenaikan buyback terbesar terjadi pada Antam. Cek selengkapnya di sini!

Bukan Sekadar Kasur, Produk AI Ini Bisa Mengikuti Perubahan Posisi Tidur

​DeRUCCI memperkenalkan kasur pintar yang dapat menyesuaikan tingkat kenyamanan sesuai posisi tubuh pengguna.

Harga Emas Dunia Naik Dua Hari, Morgan Stanley Prediksi Emas ke US$ 4.450

Pasar mengabaikan faktor perang AS-Iran. Morgan Stanley memperkirakan harga emas mencapai US$ 4.450 per troi ons pada kuartal keempat.

Mau Koleksi Skin Street Fighter di MLBB, Gstore Sarankan Tentukan Prioritas

​GStore menilai perencanaan kebutuhan Diamond penting dilakukan sebelum mengikuti event MLBB x Street Fighter 6. 

Promo Hypermart Daily Fresh Periode 22-23 Juli 2026, Aneka Bakso Beli 1 Gratis 1

Cek dan manfaatkan katalog promo Hypermart Daily Fresh periode 22-23 Juli 2026 untuk belanja aneka frozen food.

Bikin Si Kecil Happy, Promo HokBen Hari Anak Nasional, Makan Hemat Berdua Cuma 3 Hari

Rayakan Hari Anak Nasional 22-24 Juli 2026 dengan memanfaatkan promo HokBen paket berdua lezat mulai harga Rp 43 ribuan per orang.