MOMSMONEY.ID - MNC Sekuritas membagikan sejumlah rekomendasi saham untuk perdagangan hari ini Jumat (30/10/2026).
Pada perdagangan kemarin Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup terkoreksi 3,49% ke level 5.098, disertai tekanan jual.
Analis MNC Sekuritas Herditya Wicaksana menilai, dalam skenario terbaik (best case), IHSG masih berada pada bagian dari wave (iv) dari wave [v] pada label hitam. IHSG berpotensi terkoreksi ke level 5.024 sebelum kembali menguat menuju 5.456–5.564.
Sementara dalam skenario terburuk (worst case) pada label merah, IHSG berpotensi melanjutkan koreksi pada wave (v) dari wave [v] menuju 4.763–4.845.
Adapun level support IHSG berada di 5.012 dan 4.915, sedangkan resistance berada di 5.328 dan 5.460.
Baca Juga: BNI Sekuritas Bagikan 6 Rekomendasi Saham untuk Perdagangan Jumat (30/10)
Berikut rekomendasi saham pilihan MNC Sekuritas untuk Jumat (30/10/2026):
1. BBNI — Buy on Weakness
BBNI terkoreksi 3,28% ke level 3.240, disertai tekanan jual. Posisi BBNI diperkirakan sedang berada pada bagian dari wave 2.
- Buy on Weakness: 3.080–3.240
- Target Price: 3.490 dan 3.750
- Stoploss: di bawah 3.000
2. INDY — Buy on Weakness
INDY terkoreksi 6,77% ke level 1.860, dengan tekanan jual yang masih dominan. Posisi INDY saat ini diperkirakan sedang berada pada bagian dari wave (5) dari wave [C].
- Buy on Weakness: 1.650–1.780
- Target Price: 2.030 dan 2.250
- Stoploss: di bawah 1.560
Baca Juga: Harga Emas Antam Melemah Rp 13.000 Jadi Rp 2.546.000 per Gram, Cek Selengkapnya
3. ISAT — Buy on Weakness
ISAT terkoreksi 6,69% ke level 1.465, dengan tekanan jual yang masih dominan. Posisi ISAT diperkirakan sedang berada pada bagian dari wave [v] dari wave 3.
- Buy on Weakness: 1.275–1.420
- Target Price: 1.725 dan 1.865
- Stoploss: di bawah 1.255
4. PSAB — Buy on Weakness
PSAB terkoreksi 5,63% ke level 402, disertai tekanan jual. Posisi PSAB diperkirakan sedang berada pada bagian dari wave [v] dari wave 3.
- Buy on Weakness: 374–390
- Target Price: 440 dan 462
- Stoploss: di bawah 368
Keputusan investasi sepenuhnya berada di tangan masing-masing investor. Pelaku pasar diimbau untuk melakukan analisis secara mandiri dan disiplin menerapkan manajemen risiko di tengah volatilitas pasar yang masih tinggi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News