MOMSMONEY.ID - Para moms, yuk, simak cara menangani ruam popok dari dokter spesialis kulit berikut ini.
Ruam popok menjadi salah satu masalah kulit yang kerap dialami bayi dan anak, terutama akibat penggunaan popok yang terlalu lama atau kurang tepat.
Dokter spesialis kulit dan kelamin dr. July Iriani Rahardja menjelaskan, langkah pencegahan dan penanganan awal sangat penting untuk menghindari kondisi yang lebih serius.
Menurutnya, langkah pertama yang perlu dilakukan adalah menjaga kebersihan area kulit anak dengan segera mengganti popok, idealnya setiap 3–4 jam atau setelah bayi buang air kecil maupun besar.
Baca Juga: Skincare Tak Mempan? 5 Penyebab Ini Bikin Hasilnya Nol!
“Jika popok sudah basah atau setelah anak menyusu dan makan, sebaiknya langsung diganti,” ujarnya usai acara talkshow Makuku di Jakarta, Jumat (24/4).
Selain itu, area kulit perlu dibersihkan menggunakan air hangat suam suam kuku dan kapas. Ia menekankan pentingnya cara membersihkan yang benar, terutama pada bayi perempuan, yakni dari depan ke belakang.
Setelah dibersihkan, orang tua dapat mengoleskan krim pelindung seperti emolien yang mengandung zinc oxide atau petrolatum untuk menjaga kelembapan sekaligus melindungi kulit dari iritasi lebih lanjut.
Meski demikian, penggunaan popok tetap perlu disesuaikan dengan kondisi. Jika popok masih dalam keadaan kering, penggantian bisa lebih fleksibel. Saat ini, banyak popok modern yang dilengkapi indikator untuk membantu orang tua mengetahui kapan popok perlu diganti.
Baca Juga: Lindungi Si Kecil Lewat 7 Tips Memilih Daycare yang Aman Demi Tumbuh Kembang Optimal
Ia menjelaskan, ruam popok umumnya terjadi akibat kontak kulit yang terlalu lama dengan urine atau feses yang bersifat lembap. Kondisi tersebut dapat merusak lapisan pelindung kulit (skin barrier) dan memicu iritasi.
Jika tidak ditangani dengan baik, ruam popok berpotensi berkembang menjadi infeksi, baik akibat jamur seperti kandida maupun bakteri. Dalam kondisi yang lebih parah, ruam bisa disertai luka, bahkan hingga muncul nanah.
“Kalau sudah parah, tidak bisa ditangani sendiri dan perlu pengobatan dari dokter,” katanya.
Orang tua juga diimbau untuk mengenali tanda awal ruam popok. Beberapa gejala yang perlu diwaspadai antara lain kulit kemerahan, anak menjadi rewel, sulit tidur, hingga kehilangan nafsu makan atau gerakan tutup mulut (GTM).
Dengan penanganan yang tepat sejak dini, ruam popok dapat dicegah agar tidak berkembang menjadi kondisi yang lebih serius dan mengganggu kenyamanan anak.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News