M O M S M O N E Y I D
AturUang

Cara Membedakan Uang Asli dan Palsu dengan Mudah untuk Moms

Cara Membedakan Uang Asli dan Palsu dengan Mudah untuk Moms
Reporter: Ramadhan Widiantoro  |  Editor: Ramadhan Widiantoro


MOMSMONEY.ID - Sebagai Moms yang sering bertransaksi dengan uang tunai, penting untuk memahami cara membedakan uang asli dan palsu lo. 

Uang adalah alat pembayaran sah yang memiliki regulasi khusus, namun tidak jarang ditemukan oknum yang mencoba memalsukannya. 

Hal ini tentu bisa merugikan, terutama saat berbelanja di pasar, membayar jasa, atau memberikan uang saku kepada anak.

Mengenali ciri-ciri uang asli dapat membantu Moms menghindari risiko kehilangan uang akibat penipuan. 

Beberapa teknik sederhana dapat digunakan untuk memastikan keaslian uang sebelum menerima atau menggunakannya dalam transaksi sehari-hari.

Baca Juga: Cara Mengukur Kesehatan Uang antara Kekayaan Bersih atau Arus Kas untuk Moms

Mengenali ciri-ciri uang asli

Uang yang dikeluarkan oleh Bank Indonesia (BI) memiliki karakteristik khusus yang membedakannya dari uang palsu. 

Moms bisa menggunakan metode sederhana, yaitu dilihat, diraba, dan diterawang untuk memastikan keasliannya.

1. Diterawang untuk melihat tanda air dan benang pengaman

Saat Moms menerima uang, coba arahkan ke sumber cahaya. Uang asli memiliki tanda air berupa gambar pahlawan nasional yang terlihat samar tetapi jelas. 

Selain itu, benang pengaman yang tertanam di dalam kertas uang akan tampak utuh dan berpendar jika disorot cahaya ultraviolet.

2. Diraba untuk memeriksa tekstur dan cetakan timbul

Uang asli memiliki tekstur yang sedikit kasar karena dicetak menggunakan bahan khusus. 

Bagian tertentu, seperti angka nominal dan logo Bank Indonesia, dibuat dengan teknik cetak timbul yang terasa jelas saat diraba. 

Jika uang terasa terlalu halus dan tidak memiliki bagian yang timbul, Moms patut waspada.

Baca Juga: Daftar dan Penjelasan Uang Elektronik yang Tidak dapat Digunakan di Gerbang Tol 

3. Dilihat dari sudut berbeda untuk memastikan warna yang berubah

Salah satu ciri utama uang asli adalah adanya efek warna yang berubah jika dilihat dari sudut berbeda. 

Misalnya, pada pecahan tertentu, angka nominal akan tampak bergeser warna dari satu shade ke shade lainnya ketika digerakkan.

4. Dibandingkan dengan uang asli yang sudah dikenal

Jika Moms masih ragu, coba bandingkan dengan uang asli yang sudah pasti keasliannya. Perhatikan perbedaan warna, ketajaman gambar, serta detail cetakan. 

Uang palsu sering kali memiliki warna yang lebih kusam dan kurang presisi dibandingkan uang asli.

Baca Juga: Cara Mengontrol Keuangan agar Tak Kehabisan Uang di Masa Pensiun

Ciri-ciri uang palsu yang harus diwaspadai

Agar tidak tertipu, Moms juga perlu memahami karakteristik uang palsu yang sering beredar. Biasanya, uang palsu memiliki ciri sebagai berikut:

- Warna lebih pudar atau tidak setajam uang asli.

- Tidak memiliki tanda air atau benang pengaman saat diterawang.

- Tekstur lebih halus karena dicetak dengan bahan biasa.

- Cetakan kurang tajam dan mudah luntur jika terkena air.

- Tidak ada efek perubahan warna saat dilihat dari sudut tertentu.

Baca Juga: 6 Kesalahan Desain Interior yang Sering Dilakukan dan Cara Menghindarinya

Tips agar terhindar dari uang palsu

Selain memahami cara membedakan uang asli dan palsu, Moms bisa mengambil langkah pencegahan agar tidak menerima uang palsu dalam transaksi sehari-hari. Berikut beberapa tips yang bisa diterapkan:

- Selalu cek uang yang diterima dengan metode dilihat, diraba, dan diterawang.

- Gunakan transaksi non-tunai jika memungkinkan untuk mengurangi risiko uang palsu.

- Tukar uang hanya di tempat resmi seperti bank atau lembaga keuangan terpercaya.

- Jika menemukan uang yang mencurigakan, segera laporkan ke pihak berwenang.

Moms tentu ingin memastikan setiap transaksi berjalan aman dan tidak mengalami kerugian akibat uang palsu. 

Setelah memahami cara membedakan uang asli dan palsu, Moms bisa lebih waspada saat menerima uang dalam berbagai situasi. 

Pastikan selalu berhati-hati dan gunakan pengetahuan ini untuk melindungi diri dari modus penipuan finansial.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Provinsi Ini Diguyur Hujan Sangat Lebat, Cek Peringatan Dini BMKG Cuaca Besok (14/3)

BMKG merilis peringatan dini cuaca besok Sabtu 14 Maret 206 dengan status Siaga hujan sangat lebat di provinsi berikut ini.

Katalog Promo JSM Alfamart Hanya 6 Hari Periode 13-18 Maret 2026, Spesial Idul Fitri!

Cek katalog promo JSM Alfamart Spesial Idul Fitri periode 13-18 Maret 2026 di sini untuk belanja kebutuhan Lebaran.

Rumah Subsidi di Bogor Bertambah, Proyek Grand Riscon Darmaga Resmi Dimulai

​Kerja sama REAL dan Riscon Group menghadirkan proyek rumah subsidi baru di wilayah Bogor yang berada di Grand Riscon Darmaga.

Memperluas Womenswear Secara Global, Levi's Gandeng Rosé BlackPink

Levi’s secara resmi mengumumkan kemitraan global multi-tahun bersama Rosé Blackpink, penyanyi-penulis lagu internasional.

Waspada! Penipuan Digital di Indonesia 4 Kali Lebih Tinggi dari Negara Lain

Kasus penipuan digital di Indonesia terus menunjukkan tren yang mengkhawatirkan. Empat kali lebih tinggi dibanding negara lain.

Ini Tips Investasi Jangka Panjang buat Investor Pemula dari XTB Indonesia

THR sudah di tangan? Yuk, simak tips investasi jangka panjang buat investor pemula dari XTB Indonesia.

Jangan Kalap Makan saat Lebaran ya, Dokter Ingatkan Risiko Penyakit Ini

Lebaran identik dengan berbagai hidangan khas yang menggugah selera​. Namun, jangan sampai kalap makan karena bisa memicu penyakit berikut ini.

Aneka Promo Diskon Wingstop Mengguncang Ramadhan, Pesta Ayam Hemat hingga Akhir April

Wingstop hadirkan paket hemat Ramadhan untuk bukber. Mulai dari paket berdua hingga ramai-ramai, nikmati diskon spesialnya sekarang!

Tingkat Kecemasan Meningkat Jelang Lebaran, Kenali Penyebab dan Cara Mengatasinya

Kesehatan mental khusunya gangguan kecemasan ternyata juga menjadi persoalan menjelang Lebaran. Kenali penyebab gangguan kecemasan yuk.

Mengenal STEAM, Metode Belajar yang Gabungkan Sains hingga Seni

​Metode pembelajaran STEAM semakin banyak diterapkan di sekolah karena dinilai mampu melatih siswa berpikir kritis, kreatif, sekaligus inovatif.