M O M S M O N E Y I D
AturUang

Bunga Deposito BTN di Bulan Agustus 2024

Reporter: Nina Dwiantika  |  Editor: Nina Dwiantika


MOMSMONEY.ID - Agar dapat bersaing dengan bank lainnya dalam memberikan tawaran bunga deposito yang kompetitif, PT Bank Tabungan Negara Tbk (BTN) turut meramaikan tawaran bunga deposito menarik bagi nasabah yang mau membuka rekening simpanan secara online.

Di awal bulan Agustus 2024 ini, BTN punya penawaran bunga deposito yang lebih tinggi di kanal online. Yakni mulai dari 2,60% untuk bunga terendah dan bunga deposito 3,40% untuk bunga tertinggi. Bagi nasabah yang ingin menikmati bunga deposito tinggi dari BTN maka harus simpan dana minimal selama 6 bulan.

Bagaimana untuk pembukaan rekening deposito secara offline, nasabah bisa mendapatkan bunga deposito mulai dari yang terendah 2,35% hingga yang teringgi sebesar 3,15%. Nah, bunga deposito tertinggi baru bisa dinikmati jika nasabah menyimpan dana minimal selama 6 bulan.

Berikut rincian bunga deposito di BTN :

Baca Juga: Bunga Deposito Bank OCBC NISP di Bulan Agustus 2024

Pembukaan Rekening

eDeposito Rupiah (Online melalui BTN Mobile)

Tingkat Saldo

1 Bulan

2 Bulan

3 Bulan

4 Bulan

6 Bulan

12 Bulan

24 Bulan

< Rp100.000.000,-

2,60%

2,75%

3,00%

3,00%

3,25%

3,25%

3,25%

≥ Rp100.000.000,-
s.d
< Rp500.000.000,-

2,75%

2,75%

3,25%

3,25%

3,40%

3,40%

3,40%

≥ Rp500.000.000,-
s.d
≤ Rp2.000.000.000,-

2,75%

2,75%

3,25%

3,25%

3,40%

3,40%

3,40%

> Rp2.000.000.000,-

2,75%

2,75%

3,25%

3,25%

3,40%

3,40%

 

Baca Juga: Bunga Deposito Bank Danamon di Bulan Agustus 2024

Pembukaan Rekening

Deposito Rupiah (Offline melalui Kantor Cabang)

Tingkat Saldo

1 Bulan

2 Bulan

3 Bulan

4 Bulan

6 Bulan

12 Bulan

24 Bulan

< Rp100.000.000,-

2,35%

2,50%

2,75%

2,75%

3,00%

3,00%

3,00%

≥ Rp100.000.000,-
s.d
< Rp500.000.000,-

2,40%

2,50%

3,00%

3,00%

3,15%

3,15%

3,15%

≥ Rp500.000.000,-
s.d
≤ Rp2.000.000.000,-

2,50%

2,50%

3,00%

3,00%

3,15%

3,15%

3,15%

> Rp2.000.000.000,-

2,50%

2,50%

3,00%

3,00%

3,15%

3,15%

3,15%

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Inovasi Cokelat Rasa Rendang Supaya Bisa Langsung Nendang ke Pasar Global

Upaya Terve Chocolate bisa menembus pasar global dengan menampilkan rasa cokelat yang punya cita rasa Nusantara.

Peringatan Dini BMKG Cuaca Besok (22/10), Hujan Lebat Masih Turun di 4 Provinsi Ini

BMKG memberikan peringatan dini cuaca besok Kamis 22 Oktober 2026 dengan status Siaga hujan sangat lebat dan Waspada hujan lebat di provinsi ini.

Seluruh Wilayah Diprediksi Berawan, Ini Prakiraan Cuaca Jawa Barat Besok (22/7)

BMKG memprakirakan cuaca Jawa Barat didominasi berawan pada Kamis (22/10) dan Jumat (23/10), dengan suhu hingga 38°C.

Melepas Penat di Pulau Dewata, Dari Mendaki Gunung Batur Hingga Melukat di Ubud

Data Airbnb yang menunjukkan, nature dan outdoor menjadi kategori Experience paling populer di Bali.  

Cerah di Semua Wilayah, Cek Cuaca Yogyakarta Besok (22/10)

BMKG memprakirakan seluruh wilayah DIY cerah pada Kamis (22/10). Suhu tertinggi mencapai 33°C di Kota Yogyakarta.  

Ebola Bundibugyo Menyebar di 5 Negara, Afrika dalam Tingkat Kesiapsiagaan Tinggi

Nigeria menjadi negara kelima yang mendeteksi Ebola Bundibugyo sejak wabah penyakit ini dinyatakan terjadi di Republik Demokratik Kongo.

Hujan Ringan Akan Turun di Wilayah Ini, Cek Cuaca Jawa Tengah Besok (22/10) dan Lusa

BMKG memprakirakan cuaca Jawa Tengah didominasi berawan pada Kamis (22/10) dan Jumat (23/10), dengan suhu hingga 36°C.  

Cek Cuaca Sumatera Selatan Besok (22/10) Didominasi Udara Kabur, Suhu Mencapai 37°C

Cuaca Sumatera Selatan besok diprakirakan didominasi udara kabur. Suhu di sejumlah daerah berpotensi mencapai 37°C. Simak prakiraan lengkapnya

Waspada Hujan Petir Wilayah Ini, Cek Cuaca Sumatera Barat Besok (22/10)

BMKG memprakirakan hujan petir di Pasaman Barat pada Kamis (22/10). Sejumlah daerah lain berpotensi hujan ringan dan udara kabur.

Menekan Limbah Tekstil, Setali Indonesia Dorong Pengolahan dan Daur Ulang Pakaian

CEO Setali Indonesia, Gema Minang mengungkapkan bahwa meningkatnya daya beli masyarakat turut mendorong konsumsi pakaian.