MOMSMONEY.ID - Batik kini hadir dengan beragam model yang bisa dipadukan dengan gaya berpakaian sehari-hari, termasuk untuk kalangan anak muda. Peluang ini turut dimanfaatkan jenama fesyen batik Tieka Huza melalui koleksi busana dengan desain modern.
Pemilik sekaligus desainer Tieka Huza Atikah Huza mengatakan, pihaknya berupaya memperluas pasar ke konsumen berusia di bawah 30 tahun melalui pengembangan koleksi ready to wear yang lebih kekinian.
“Kalau sebelumnya rata-rata konsumen saya berusia 30 tahun ke atas, sekarang kami mulai menurunkan rentang usia tersebut dengan menghadirkan Tieka Huza ready to wear yang gayanya lebih mengarah ke anak muda,” ujar Atikah dalam Tieka Huza Trunk Show 2026 di Jakarta Selatan, Rabu (28/10/2026).
Acara yang diselenggarakan dalam rangka memperingati Hari Batik itu, Tieka Huza memperkenalkan tiga kategori koleksi, yakni busana ready to wear, busana formal berbahan sutra, serta busana bordir dengan motif batik. Masing-masing kategori terdiri dari delapan tampilan atau look.
Baca Juga: Shopee Ajak Anak Muda Pakai Batik Lewat Festival Batik Nusantara
Koleksi yang ditampilkan antara lain blazer, dress, dan busana formal. Atikah menyebut, blazer menjadi salah satu model yang cocok untuk konsumen muda karena memberikan tampilan batik yang lebih modern.
Dari sisi harga, koleksi blazer Tieka Huza dibanderol mulai Rp 700.000. Sementara koleksi berbahan sutra ditawarkan dengan harga mulai Rp 2 juta.
Atikah menjelaskan, Tieka Huza merupakan lini premium dari Batik Huza, jenama batik asal Pekalongan yang telah berdiri sejak 1985. Adapun Tieka Huza dikembangkan sejak 2014 dengan fokus pada busana batik modern.
Dalam mengembangkan koleksi, Tieka Huza tetap menggunakan motif klasik sebagai dasar desain. Motif tersebut kemudian dipadukan dengan eksplorasi warna, pola, dan potongan busana yang mengikuti perkembangan tren fesyen.
Baca Juga: Mau Belanja Batik Wolter? Ada Antar-Jemput Gratis dari Bandara
“Kita tetap pakai motif-motif klasik, tetapi dikembangkan lagi menjadi motif yang lebih modern,” kata Atikah.
Selain busana jadi, Tieka Huza juga menawarkan produk lain, seperti kain batik, scarf, selendang, dan pashmina.
Untuk produksinya, Atikah mengatakan, Tieka Huza memiliki produsen sendiri di Pekalongan. Proses pengerjaan tetap mengacu pada teknik tradisional, meskipun desain akhir dibuat lebih modern.
Melalui pengembangan tersebut, Tieka Huza ingin menunjukkan bahwa wastra Indonesia dapat menjadi bagian dari gaya hidup modern. Batik tidak hanya dikenakan untuk acara formal, tetapi juga bisa dipadukan dengan gaya yang lebih kasual dan personal.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News