M O M S M O N E Y I D
Pendidikan

Bersiap Wawancara Kerja? Bisa Latihan dengan AI Melalui Wawancara.ai

Reporter: Danielisa Putriadita  |  Editor: Danielisa Putriadita


MOMSMONEY.ID - Besok ada wawancara kerja? Tenang saja, kini Anda bisa berlatih wawancara dengan teknologi artificial intelligence (AI), yang disesuaikan dengan posisi kerja dan bisa layaknya ngobrol dengan pewawancara kerja. 

Data yang dirangkum Sqouts dari Forbes dan riset Populis menunjukkan bahwa 80% pencari kerja di Asia Tenggara berujung menganggur karena kesiapan wawancara mereka buruk.

Banyak pelamar yang merasa kesulitan menghadapi wawancara atau tes lainnya karena faktor psikologis, seperti gugup atau kurang percaya diri. Hal ini kerap disebabkan oleh keterbatasan pengalaman atau tidak terbiasa menjawab pertanyaan dengan struktur yang tepat. 

Di tengah pasar tenaga kerja yang semakin kompetitif ini, AI hadir membantu para pencari kerja melalui pelatihan simulasi wawancara interaktif. Latihan wawancara dengan teknologi AI bisa meniru pertanyaan rekruter, menilai cara pelamar menjawab, hingga menganalisis aspek nonverbal seperti intonasi suara, kecepatan bicara dan ekspresi wajah. 

AI bagi perusahaan dan pencari kerja pun saling bersinggungan, ketika perusahaan yang semakin banyak menggunakan AI video interview dalam proses rekrutmen, sehingga kandidat membutuhkan sarana latihan yang sejalan dengan metode seleksi tersebut. 

Salah satu perusahaan AI yang menyediakan latihan wawancara kerja dengan AI adalah Sqouts melalui produk bertajuk wawancara.ai. 

Baca Juga: Hari Terakhir Job Fair Jateng di Semarang, Cek Tips Sukses Wawancara Kerja

Mohammad Ikhsan Co-Founder at Sqouts, menjelaskan, platform ini menyediakan latihan wawancara yang menyesuaikan dengan posisi dan nama perusahaan yang ingin dialamar. Lalu, AI akan bentuk latihan interview yang dipersonalisasi. 

Simulasi wawancara dilakukan langsung pakai suara, layaknya ngobrol dengan HR. Pengguna juga bisa mendapatkan saran dan tips wawancara yang lebih baik secara langsung setelah latihan wawancara selesai. 

Simulasi wawancara.ai bisa diakses secara gratis hingga tersedia paket berlangganan mulai dari Rp 15.000 hingga Rp 200.000. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Udara Kabur Mendominasi Jawa Timur Besok (30/9), Cek Cuaca di Wilayah Anda

Prakiraan BMKG Jawa Timur Rabu (30/9) dan Kamis (1/10), cuaca didominasi berawan dan udara kabur di sejumlah daerah.

Mengenalkan Bisnis dan Industri Halal Bisa Lewat Ajang Pameran

Halal Indo 2026 yang sudah berlangsung di akhir pekan lalu merangkum kegiatan para pebisnis untuk bermitra hingga mengedukasi konsumen.

Tren Wellness dan Longevity Dorong Bisnis Pariwisata Kesehatan

Perubahan pola konsumsi kesehatan memperluas peluang bisnis dari layanan medis hingga kebugaran dan pemulihan.

Sumbang Emas ke-3, Leo/Daniel Tekuk China di Final Ganda Putra Asian Games 2026

Leo/Daniel mengalahkan pasangan ganda putra China, Liang Wei Keng dan Wang Chan dalam pertandingan sengit 3 gim.

Saat Anak Memasuki Pubertas, Ini Pentingnya Mengajarkan Personal Hygiene

​Lewat Nuvo Family DeoCare, Nuvo Family mengangkat pentingnya kebiasaan merawat tubuh bagi anak yang mulai memasuki masa pubertas.

Tayang 22 Oktober, Siti Si Vampir Tampilkan Vampir Lokal & Perbedaan Kelas Sosial

Viddsee, Bahagia Tanpa Drama, bekerja sama dengan Z Films, Spectrum Film, dan PK Films, merilis official trailer dan poster film Siti Si Vampir.

Sompo Indonesia Buka Layanan Perlindungan Asuransi Pengguna Dana

Pengguna layanan BNPL Dana dapat memperoleh manfaat perlindungan asuransi kecelakaan diri.           

Cakap Hadirkan Cakap Learning Ecosystem bagi Korporasi Indonesia

Pelatihan pengembangan pekerja tidak berhenti pada sesi kelas, melainkan berlanjut hingga menjadi kapabilitas yang terpakai di tempat kerja.

Tips Memadukan Lemari Penyimpanan Fleksibel ala IKEA

Mulai dari pakaian, aksesoris hingga mainan dan barang sehari-hari membutuhkan solusi penyimpanan yang dapat beradaptasi. 

Buyback Emas Antam Anjlok Rp 47.000, Simak Ranking Harga Buyback Hari Ini

Emas Antam mencatat penurunan harga buyback paling tajam, sedangkan HRTA berada di posisi terbawah.