M O M S M O N E Y I D
AturUang

Berikut Indeks Menabung Konsumen dan Indeks Kepercayaan Konsumen (April 2025)

Reporter: Nina Dwiantika  |  Editor: Nina Dwiantika


MOMSMONEY.ID – Tren simpan uang di bank mengalami peningkatan. Dari data Lembaga Penjamin Simpanan (LPS), Indeks Menabung Konsumen (IMK) pada bulan April 2025 berada di level 83,4, menguat 5,1 poin dari posisi bulan sebelumnya. Hal ini sejalan dengan peningkatan komponen Indeks Waktu Menabung (IWM) sebesar 7,6 poin pada periode yang sama ke level 94,6 dan Indeks Intensitas Menabung (IIM) yang tumbuh 2,7 poin ke level 72,2.

LPS mencatat pergerakan IMK pada sebagian kelompok pendapatan rumah tangga (RT) cenderung menguat pada April 2025. Peningkatan terbesar IMK terlihat pada kelompok RT berpendapatan di atas Rp 1,5 juta–Rp 3 juta per bulan dan RT berpendapatan hingga Rp 1,5 juta per bulan.

Sejalan dengan dua kelompok sebelumnya, IMK kelompok RT dengan pendapatan di atas Rp 3 juta–Rp 7 juta tercatat meningkat. Khusus kelompok RT dengan pendapatan di atas Rp 7 juta per bulan, IMK mengalami sedikit penurunan, namun tetap konsisten di atas level 100.

Mengenai komponen IWM, persentase responden yang menilai bahwa saat ini adalah waktu yang tepat untuk menabung tercatat meningkat menjadi 27,9% pada April 2025, dari 24,8% pada Maret 2025. Sejalan dengan hal tersebut, persentase responden yang menyatakan bahwa tiga bulan mendatang merupakan waktu yang tepat untuk menabung meningkat, yaitu menjadi 42,3% dari 38,9% pada periode yang sama. Perkembangan ini mengindikasikan rencana dan intensitas menabung konsumen yang kembali normal pasca Idulfitri.

Baca Juga: Wujudkan Pernikahan Impian, Ini 6 Tips Menabung untuk Menikah

Sementara itu, hasil SKP LPS terkini juga menunjukkan penguatan Indeks Kepercayaan Konsumen (IKK) pada bulan April 2025. IKK April 2025 tercatat 103,1, meningkat sebesar 1,6 poin MoM. Perkembangan ini menunjukkan persepsi positif konsumen yang kembali menguat terhadap kondisi ekonomi nasional dan di wilayahnya.

Penguatan juga terlihat pada dua komponen IKK, yaitu Indeks Situasi Saat Ini (ISSI) maupun Indeks Ekspektasi (IE). ISSI meningkat ke level 81,9 dari posisi Maret 2025 yang tercatat sebesar 79,3. Di samping itu, IE turut menguat ke level 118,9 dari 118,2 pada Maret 2025.

Peningkatan optimisme konsumen pada April lalu antara lain disebabkan adanya penyaluran sejumlah bantuan sosial (bansos) pada awal triwulan II 2025 (Program Keluarga Harapan, Bantuan Pangan Non-Tunai, bantuan beras 10 kg, Program Indonesia Pintar), serta berhasilnya panen raya tanaman pangan (padi dan jagung).

Selain itu, perbaikan infrastruktur umum menjelang hari raya lalu dan kenaikan harga sembako selama puasa dan Idulfitri yang lebih terjaga turut mendorong persepsi positif masyarakat pada ekonomi di wilayahnya. Sebagai gambaran, inflasi komponen makanan, minuman, dan tembakau pada bulan Ramadan tahun 2025 (Maret 2025) mencapai 1,2% MoM, atau lebih rendah dibandingkan inflasi pada Maret 2024 yang sebesar 1,4% MoM.

Ditinjau berdasarkan pendapatan rumah tangga (RT), IKK pada mayoritas kelompok RT menguat pada April 2025 dan naik ke atas level 100. Peningkatan terbesar terjadi pada IKK kelompok RT berpendapatan hingga Rp 1,5 juta per bulan. Sementara itu, IKK RT berpendapatan di atas Rp 1,5 juta–Rp 3 juta per bulan dan RT berpendapatan di atas Rp 3 juta–Rp 7 juta per bulan. Adapun IKK RT berpendapatan lebih dari Rp 7 juta menurun.

Informasi saja, Indeks Menabung Konsumen (IMK) menunjukkan niat dan kemampuan menabung konsumen. Level IMK di atas 100 menunjukkan niat dan kemampuan menabung konsumen yang tinggi. IMK terdiri dari dua komponen penyusun yaitu Indeks Intensitas Menabung (IIM) dan Indeks Waktu Menabung (IWM). IIM menunjukkan penilaian konsumen tentang intensitas dan kemampuan menabung, sedangkan IWM menggambarkan penilaian konsumen terhadap waktu yang tepat untuk menabung atau niat untuk menabung.

Indeks Kepercayaan Konsumen (IKK) menunjukkan persepsi konsumen terhadap kondisi ekonomi, lapangan kerja dan pendapatan rumah tangga. Level IKK di atas 100 menunjukkan konsumen lebih optimis terhadap kondisi ekonomi secara umum, ekonomi wilayah, kondisi lapangan kerja saat ini, dan prospeknya dalam enam bulan mendatang.

Baca Juga: CEO Finetiks Bagi Tips Atur Simpanan Tunai di Tengah Gejolak Kebijakan Tarif Trump

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Ada The Autopsy of Jane Doe, Ini Daftar Film Horor Penuh Jump Scare Menyeramkan

Penggemar film horor, tonton beberapa rekomendasi film horor penuh jump scare berikut jika berani, ya.​

Biaya Haji 2027, Jemaah Tinggal Bayar Rp 23,05 Juta Lagi

Biaya pelayanan ibadah haji (BIPIH) 2027 yang ditanggung jemaah hanya sekitar 55,5% atau Rp 54.648.825.

Terlalu Seks Benar Bikin Vagina Kendur? Cari Tahu Jawabannya di Sini

Banyak yang menganggap fakta, apakah benar terlalu sering melakukan aktivitas seks bisa membuat vagina kendur? Yuk, cari tahu jawabannya di sini.

Ada Shirataki, Ini 6 Sumber Makanan Sehat Pengganti Nasi Putih yang Rendah Kalori

Jika berniat untuk mengubah pola makan menjadi lebih sehat, beberapa makanan pokok pengganti nasi putih ini bisa dijadikan pilihan.

Harga Emas Pegadaian Naik Lagi, Galeri24 Mendaki Rp 6.000 dan UBS Rp 5.000

Harga emas di Pegadaian untuk Galeri24 naik Rp 6.000, sedangkan UBS naik Rp 5.000 per gram hari ini Kamis (8/10). Cek harga besaran lainnya.

Layar 185Hz Poco F9 Ultra Tembus 10.000 Nits, Lampaui Layar OLED Biasa

Layar AMOLED 6,9 inci Poco F9 Ultra punya kecerahan 10.000 nits. Intip game apa saja yang sudah mendukung refresh rate 185Hz.

Biasa Dicampur Teh, Intip Apa Saja Manfaat Serai untuk Kesehatan Tubuh di Sini

Bagi yang penasaran, mari intip beragam khasiat minum serai untuk kesehatan tubuh Anda di artikel ini.

Tren Beauty Makin Personal, Ini Produk Kecantikan yang Jadi Pilihan Konsumen

Dari rekomendasi hingga tren, begini cara konsumen menentukan produk kecantikan favorit perempuan.  

Ingin Sehat? Jangan Lewatkan Sarapan Demi Menjaga Kadar Gula Darah Normal!

Olahraga berat justru menaikkan glukosa. Simak durasi aktivitas yang aman agar insulin tetap stabil.

7 Drama Korea tentang Persahabatan Perempuan Beragam Genre

Meski ceritanya penuh drama, beberapa drama Korea tentang persahabatan perempuan ini punya cerita yang manis.​