MOMSMONEY.ID - Pertunjukan musikal Perahu Kertas persembahan Indonesia Kaya dan Trinity Entertainment Network berkolaborasi dengan Trinity Youth Symphony Orchestra (TRUST) tinggal menghitung hari.
Musikal yang diadaptasi dari novel legendaris karya Dee Lestari ini akan dipentaskan mulai 30 Januari hingga 15 Februari 2026 di Ciputra Artpreneur, Jakarta, dengan total 21 pertunjukan.
Berbeda dari film adaptasinya yang lebih menonjolkan kisah romansa, Alya Syahrani yang memerankan Kugy menjelaskan, musikal Perahu Kertas justru menempatkan perjalanan meraih mimpi sebagai fokus utama cerita.
Kisah cinta antara Kugy dan Keenan tetap hadir, namun ditempatkan sebagai tema sekunder.
“Cerita musikal Perahu Kertas yang akan ditampilkan nanti mengambil angle yang berbeda dari filmnya. Kalau filmnya lebih ke cinta Kugy dan Keenan, di musikal ini kita lebih bicara tentang mimpi dan perjalanan mereka menggapai mimpi,” ujar Alya dalam konferensi pers di Galeri Indonesia Kaya, Jakarta, Rabu (21/1/2026).
Alya menambahkan, pendekatan tersebut sejalan dengan tagline yang diusung tim produksi, yakni “Hidupkan Lagi Mimpi-Mimpi.”
“Walaupun cinta-cintanya masih ada, tapi fokusnya memang pada mimpi,” katanya.
Baca Juga: Rugi Kalau Lewat! Deretan Tontonan Indonesia Netflix 2026 Wajib Nonton
Senada dengan itu, Billy Gamaliel, Produser Musikal Perahu Kertas sekaligus Program Manager Indonesia Kaya, menegaskan, adaptasi musikal ini justru lebih setia pada novel aslinya.
“Kami tidak berbeda dengan novel, justru mengadaptasi secara pure dari novel. Yang berbeda itu filmnya,” ujarnya.
Billy menjelaskan, dalam musikal ini romansa ditempatkan sebagai tema pendukung, sementara proses mengejar mimpi dan berkarya menjadi inti cerita. Pemilihan adegan pun dilakukan sejak awal bersama Dee Lestari.
“Kami memilah adegan mana yang diangkat ke panggung dan mana yang tetap dihadirkan lewat dialog,” jelasnya.
Sebagai contoh, Billy menyebut istilah “pemadam kelaparan” yang ikonik dalam novel dan film tidak diwujudkan secara visual di atas panggung, meski tetap hadir dalam naskah dan dialog.
“Ada pertimbangan visual, dramatik, dan artistik dalam setiap adegan,” tambahnya.
Baca Juga: Tak Disangka 5 Film Ini Gambarkan Sisi Gelap Child Grooming
Dari sisi artistik, musikal Perahu Kertas menghadirkan konsep panggung berputar dengan permainan layer serta transisi visual yang dinamis.
Pertunjukan ini juga akan menampilkan total 21 lagu yang memperkuat narasi cerita, termasuk dua lagu yang telah dirilis di berbagai platform digital, yakni Miliaran Manusia dan Agency, yang juga dilengkapi dengan video lirik di YouTube.
Untuk menjaga stamina dan kualitas penampilan, tim produksi menerapkan sistem alternate cast pada empat jadwal pertunjukan, yakni 3, 4, 10, dan 11 Februari 2026 pukul 19.30 WIB, serta menyiapkan swing performer dari Swargaloka.
Sebanyak 21 pertunjukan ini ditargetkan dapat disaksikan oleh lebih dari 23.000 penonton. Tiket masih tersedia dan dapat dibeli melalui loket.com/musikalperahukertas dengan harga start Rp 299.000.
Sebagai momen spesial, penonton juga akan disuguhkan penampilan khusus Dee Lestari pada pertunjukan tanggal 30 dan 31 Januari 2026.
Selanjutnya: IHSG Berpotensi Koreksi, Cek Rekomendasi Saham BRI Danareksa Sekuritas Kamis (22/1)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News