MOMSMONEY.ID - Minat masyarakat Indonesia untuk mempelajari bahasa asing semakin tinggi dan tidak lagi hanya berfokus pada bahasa Inggris. Meski masih menjadi bahasa yang paling banyak dipelajari, pengguna di Indonesia juga semakin tertarik mempelajari bahasa Mandarin lo.
Data Duolingo menunjukkan, proporsi pengguna aktif harian di Indonesia yang mempelajari bahasa Mandarin di aplikasi ini hampir tiga kali lipat sejak 2023. Mandarin kini menjadi salah satu dari tiga bahasa yang paling banyak dipelajari di Indonesia melalui Duolingo, setelah bahasa Inggris dan Jepang.
Selain itu, pengguna Duolingo di Indonesia juga menunjukkan ketertarikan untuk mempelajari beberapa bahasa secara bersamaan. Dibanding rata-rata global, pengguna di Indonesia 4,15 kali lebih mungkin mempelajari bahasa Inggris dan Mandarin secara bersamaan.
Kombinasi bahasa Jepang dan Mandarin, serta bahasa Inggris dan Jepang, juga cukup menonjol, masing-masing 3,3 kali dan 2,8 kali lebih tinggi dibandingkan rata-rata global.
Pola ini menunjukkan semakin tingginya minat pembelajar di Indonesia terhadap bahasa-bahasa Asia Timur, dengan bahasa Inggris tetap menjadi bahasa yang paling banyak dipelajari.
Baca Juga: Indonesia Masuk Satu dari Lima Pasar Duolingo yang Tumbuh Paling Cepat
“Kami melihat potensi yang sangat besar di pasar Indonesia,” ujar salah satu Pendiri Duolingo Luis von Ahn dalam keterangan tertulis, Jumat (9/10).
Ia juga menyoroti peluang untuk membantu masyarakat Indonesia mempelajari bahasa Inggris, Mandarin, Jepang, Korea, dan bahasa lainnya, serta menyambut positif pertumbuhan Duolingo di Indonesia.
Data pembelajar Duolingo menunjukkan, Indonesia menempati posisi teratas secara global dalam proporsi pembelajar yang menyebut “mendukung pendidikan saya” sebagai salah satu motivasi mereka belajar.
Dibanding rata-rata global, pembelajar di Indonesia 37% lebih mungkin belajar bahasa untuk mendukung pendidikan dan 41% lebih mungkin belajar untuk mengisi waktu secara produktif.
Motivasi ini menunjukkan, bagi masyarakat Indonesia, belajar bahasa dipandang sebagai bagian penting dari pengembangan diri dan investasi untuk masa depan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News