M O M S M O N E Y I D
InvesYuk

BEI Buka Suspensi 4 Saham yang Dikunci Gara-gara Harganya Terbang

BEI Buka Suspensi 4 Saham yang Dikunci Gara-gara Harganya Terbang
Reporter: Sanny Cicilia  |  Editor: Sanny Cicilia


MOMSMONEY.ID - Bursa Efek Indonesia (BEI) membuka gembok perdagangan empat saham yang sebelumnya dihentikan sementara. Keempatnya bisa diperdagangkan lagi baik di pasar reguler maupun pasar tunai sejak sesi I hari ini, Senin, 8 Desember 2025. 

Keempat saham yang sebelumnya disuspensi atau dihentikan sementara perdagangannya yaitu PT VKTR Teknologi Mobilitas Tbk (VKTR), PT GTS Internasional Tbk (GTSI), PT Folago Global Nusantara Tbk (IRSX), dan PT Indomobil Multi Jasa Tbk (IMJS).

"Suspensi atas perdagangan saham  PT VKTR Teknologi Mobilitas Tbk (VKTR) di Pasar Reguler dan Pasar Tunai dibuka kembali mulai sesi I tanggal 8 Desember 2025," tulis salah satu pengumuman Bursa yang ditandangani Donni Kusuma Permana, PH Kepala Divisi Pengawasan Transaksi BEI. 

Naik Pesat

Keempat saham ini dikunci BEI lantaran harganya dianggap naik tidak wajar. Diharapkan, penghentian sementara atau suspensi ini memberi waktu untuk pasar agar cooling down

Saham VKTR disuspen sejak tanggal 3 Desember 2025. Dengan terjadinya peningkatan harga kumulatif signifikan pada saham, BEI memandang perlu melakukan penghentian sementara perdagangan saham VKTR. BEI beralasan, suspensi ini menjadi bentuk perlindungan bagi investor. 

Saham VKTR sebelum disuspen menguat 17,12% dalam sepekan, sebesar 79,56% dalam sebulan, dan 455% dalam tiga bulan terakhir. 

Saham IMJS juga terus melejit juga akhirnya dihentikan Bursa dalam rangka cooling down. Harga sahamnya melesat 79% dalam sepekan, sehingga akhirnya Bursa menjatuhkan suspensi pada 5 Desember 2025. 

Saham IRSX juga disuspen sehubungan terjadinya peningkatan harga kumulatif. Sahamnya dikunci sejak 5 Desember lalu. Saham IRSX melaju 13,95% dalam sepekan, dan dalam sebulan sudah melesat 133%. 

Saham GTSI juga senada, dihentikan sejak tanggal 5 Desember lalu lantaran harganya naik 30% dalam sepekan dan 90% dalam sebulan. 

"Penghentian di pasar reguler dan pasar tunai dengan tujuan untuk memberikan waktu yang memadai bagi pelaku pasar untuk mempertimbangkan secara matang berdasarkan informasi yang ada dalam setiap pengambilan keputusan investasinya," tulis Bursa. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

15 Menu Sarapan untuk Diet Menurunkan Berat Badan, Coba yuk!

Yuk, intip beberapa menu sarapan untuk diet menurunkan berat badan berikut ini! Tertarik mencobanya?  

Prakiraan Cuaca Besok (25/4) dan Lusa di Banten, Diprediksi Turun Hujan

​​BMKG memperkirakan cuaca besok dan lusa di Banten akan diguyur hujan ringan, jadi pastikan untuk membawa payung saat bepergian  

Pantau Prakiraan Cuaca DKI Jakarta di Akhir Pekan, Waspadai Turun Hujan

​BMKG memperkirakan cuaca besok di wilayah DKI Jakarta akan diguyur hujan ringan, sedangkan lusa akan berawan.  

Dividen Astra International (ASII) Rp 390 per saham, Potensi Yield Menarik?

Pantau cum date dividen saham ASII, jika tidak ingin melewatkan dividen tunai dari PT Astra International Tbk. 

10 Rekomendasi Menu Sarapan untuk Menambah Energi Sepanjang Hari

Apa saja rekomendasi menu sarapan untuk menambah energi sepanjang hari, ya? Yuk, intip di sini!         

Cek 5 Kripto Top Gainers saat Pasar Loyo, Ada Zcash (ZEC) di Puncak!

Pasar aset kripto lesu dalam 24 jam terakhir, dengan pergerakan harga kripto big cap bervariasi. Simak penghuni top gainers!   

10 Makanan Kaya Probiotik untuk Menjaga Kesehatan Usus

Mari intip beberapa makanan kaya probiotik untuk menjaga kesehatan usus Anda berikut ini!               

8 Jus Anti-Inflamasi yang Bagus untuk Kesehatan Usus dan Jantung

Ini dia beberapa jus anti-inflamasi yang bagus untuk kesehatan usus dan jantung Anda. Mau coba?     

Dividen Pertamina Geothermal Dibayar Mei 2026, Pantau Cum Date Saham PGEO!

Saat ini, potensi yield dividen atau tingkat pengembalian dari modal yang diinvestasikan pada saham PGEO hampir 5%.

Investasi Properti 2026 Masih Menjanjikan tapi Ada Catatannya

PropertyGuru melihat prospek properti 2026 masih positif. Hunian jadi sektor paling kuat di tengah urbanisasi dan kebutuhan yang tumbuh​.