M O M S M O N E Y I D
HOME, Keluarga

Begini Cara Scan QR Code PeduliLindungi Saat Anda di Fasilitas Umum

Begini Cara Scan QR Code PeduliLindungi Saat Anda di Fasilitas Umum
Reporter: Barratut Taqiyyah Rafie  |  Editor: Barratut Taqiyyah Rafie


MOMSMONEY.ID - Kendati tampak tidak ada lonjakan kasus positif, pandemi Covid-19 masih berlangsung. Alhasil, protokol kesehatan secara ketat masih diberlakukan. Berkaitan dengan hal itu pula, pemerintah menerbitkan aturan baru tentang Ketentuan Perjalanan Orang dalam Negeri pada Masa Pandemi Covid-19. 

Salah satunya, sertifikat vaksin Covid-19 dibutuhkan sebagai syarat masuk fasilitas umum atau daerah perkantoran.

Oleh karenanya, bagi Anda yang sudah divaksin Covid-19 tapi belum memiliki sertifikat, sebaiknya langsung mengurusnya. Sebab, penggunaan sertifikat vaksin Covid-19 masih sangat dibutuhkan. 

Jika Anda sudah menjalani dua tahap vaksinasi Covid-19, maka ada dua sertifikat yang akan diberikan. 

Anda bisa mendownload sertifikat vaksin Covd-19 dari situs PeduliLindungi.id. 

Adapun cara downloadnya antara lain sebagai berikut:

1. Melalui SMS

  • Jika Anda sudah melakukan vaksin Covid-19, kamu akan memperoleh SMS dari nomor 1199 yang menyatakan telah berhasil mengikuti vaksinasi tahap pertama. 
  • SMS itu berisi nama lengkap, nomor NIK, nomor tiket vaksin, dan jadwal vaksin dosis kedua lengkap dengan tanggal serta lokasi vaksinasi. 
  • Di dalam pesan singkat tersebut, juga tercantum link untuk melihat sertifikat vaksin digital sebagai bukti telah selesai melakukan vaksin pertama. 

Baca Juga: Inilah 4 Kandungan Sunscreen yang Harus Dihindari untuk Kulit Sensitif

2. Melalui aplikasi PeduliLindungi

Sebelum mendownload sertifikat vaksin Covid-19, silakan unduh aplikasi PeduliLidungi. Anda dapat mengunduhnya melalui Google Play Store (Android) maupun App Store (iOS). 

Cara melihat sertifikat vaksin Covid-19 lewat aplikasi PeduliLindungi adalah sebagai berikut: 

  • Buka aplikasi PeduliLindungi lewat smartphone Anda (Android/iOS).
  • Kemudian, isi nama lengkap dan nomor HP Anda di kolom yang tersedia.
  • Nantinya, Anda akan menerima kode OTP yang dikirimkan melalui SMS.
  • Buka kembali aplikasi PeduliLindungi, lalu masukkan kode OTP tersebut.
  • Setelah selesai membuat akun, pengguna Anda akan menjumpai halaman utama (beranda).
  • Untuk mengecek sertifikat vaksin Covid-19, klik ikon "Profil" yang terletak di sebelah kanan kolom "Cari Zonasi".
  • Pada menu "Profil", klik opsi "Sertifikat Vaksin", lalu pilih "Periksa".
  • Isi NIK dan nomor HP yang didaftarkan untuk melaksanakan program vaksinasi.
  • Di halaman selanjutnya, akan tertera sertifikat tahap pertama dan tahap kedua.
  • Jika ingin mendownload sertifikat tersebut, Anda cukup mengeklik salah satu tahap penyuntikan vaksinasi.
  • Setelah itu, klik "Ya" untuk mengunduh sertifikat vaksinasi. 
  • Jika proses download selesai, nantinya sertifikat vaksin Covid-19 akan tersimpan di penyimpanan smartphone Anda secara otomatis. 

Baca Juga: Pakai Aplikasi Self Care Ini Yuk Buat Istirahat Weekend Di Rumah

3. Melalui situs PeduliLindungi 

Anda juga bisa download sertifikat vaksin Covid-19 dengan mengakses situs resmi PeduliLindungi. Caranya adalah sebagai berikut: 

  • Kunjungi situs PeduliLindungi dengan cara mengeklik tautan berikut ini https://pedulilindungi.id/
  • Di halaman utama, pilih opsi "Lihat Tiket & Sertifikat Vaksinasi". 
  • Ketika di-klik, Anda diminta untuk memasukkan nomor HP yang telah didaftarkan untuk melaksanakan program vaksinasi. 
  • Selanjutnya, masukkan kode OTP yang dikirim lewat SMS untuk proses verifikasi.
  • Setelah berhasil masuk, klik menu "Sertifikat Vaksin" yang berada di samping kiri.
  • Nantinya, akan muncul sertifikat vaksin Covid-19 tahap pertama maupun tahap kedua. 

Jika Anda sudah mengikuti cara download sertifikat vaksin Covid-19 lewat tiga cara di atas, Anda sudah bisa langsung mencetak sertifikat vaksin Covid-19 dengan printer pribadi, atau membawanya ke penyedia jasa print.

Baca Juga: 4 Bahan Alami Ini Menumbuhkan Rambut dengan Cepat

Ukuran sertifikat vaksin Covid-19 pun bisa disesuaikan dengan keinginan Anda, mulai dari bentuk KTP agar lebih ringkas atau setengah halaman HVS. 

Lantas, apa yang harus dilakukan apabila sudah melakukan vaksinasi tapi sertifikat vaksin belum muncul? 

Melansir pernyataan Kementerian Kesehatan melalui akun Instagram resmi @kemenkes_ri, ada sejumlah hal yang bisa dilakukan. Anda juga diminta untuk tidak panik dan khawatir.   

  1. Anda bisa mengajukan keluhan melalui alamat e-mail sertifikat@pedulilindungi.id.  
  2. Format e-mail berisi data nama lengkap, NIK KTP, tempat tanggal lahir, dan nomor ponsel.  
  3. Anda juga akan diminta untuk melampirkan foto dan kartu vaksinasi.  
  4. Agar bisa langsung diproses, Anda bisa langsung menyampaikan biodata lengkap serta foto selfie dengan KTP untuk menjelaskan keluhan.

Baca Juga: Stres Akibat Pengasuhan Anak? Simak 4 Cara Ini untuk Membantu Mengatasinya

Caa cek status program vaksinasi Covid-19

- Akses situs pedulilindungi.id

- Masukkan nama lengkap dan NIK di kolom yang tersedia

- Centang kode verifikasi

- Klik periksa

Kemudian akan muncul status program vaksinasi Anda yang terdiri dari nama Anda, NIK dan informasi tentang memiliki vaksin pertama atau memiliki vaksin kedua

Selain itu, ada informasi tentang vaksinasi kedua Anda yang berisi lokasi dan alamat vaksinasi.

Cara scan QR Code aplikasi PeduliLindungi

- Unduh aplikasi Pedulilindungi.id

- Jika Anda tidak memiliki akun, buat akun terlebih dahulu

- Jika Anda sudah memiliki akun, silakan login

Baca Juga: Inilah Manfaat Probiotik untuk Kecantikan Kulit, Cari Tahu Yuk!

- Terima akses GPS di aplikasi PeduliLindungi dan pastikan aktif

- Pilih menu Scan QR Code pada halaman depan aplikasi PeduliLindungi

- Kemudian, scan QR Code yang telah disediakan oleh mall, tempat makan, lokasi wisata, atau fasilitas umum lainnya.

- Jika hasil scan berwarna hijau, maka anda diperbolehkan memasuki tempat tersebut.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Harga Emas Antam Sabtu 7 Februari, Harga Buyback Melesat, Waktunya Jual?

Harga dasar emas batangan Antam ukuran 1 gram dibanderol Rp 2.920.000 Sabtu (7/2/2026), naik Rp 64.000 dibanding harga Jumat (6/2/2026).

Tak Ada An Se Young, Ini Skuad Tim Putri Indonesia VS Korsel di Semifinal BATC 2026

Tim putri Indonesia dan tim putri Korea Selatan akan memperebutkan tiket di partai final BATC 2025. 

Harga emas Galeri 24 dan UBS di Pegadaian hari ini Sabtu (7/2/2026) Kompak Turun

Harga emas Galeri 24 dan UBS di Pegadaian Sabtu (7/2) kompak melemah. Emas Galeri 24 1 gram (gr) jadi Rp 2.946.000, emas UBS 1 gr Rp 2.961.000

8 Rekomendasi Minuman yang Bisa Bikin Risiko Kanker Menurun

Intip beberapa rekomendasi minuman yang bisa bikin risiko kanker menurun berikut ini, yuk! Mau coba konsumsi?

6 Jenis Makanan yang Bisa Bikin Risiko Kanker Meningkat

Tahukah bahwa ada beberapa jenis makanan yang bisa bikin risiko kanker meningkat. Apa sajakah itu?  

Promo Chigo Rp 15 Ribuan Kembali! Solusi Praktis Makan Hemat Tiap Hari

Cari makan praktis, enak, dan hemat? Promo Chigo Combo Hemat tawarkan menu Rp15 ribuan. Cek pilihan favorit Anda sebelum terlambat!

5 Fakta Orgasme Wanita Tak Terduga Ini Wajib Anda Ketahui

Anda mungkin melewatkan fakta bahwa orgasme wanita bisa multipel. Pahami 5 hal unik ini agar pengalaman Anda lebih baik.

7 Rekomendasi Buah yang Bagus untuk Kesehatan Kulit

Ternyata ini, lo, beberapa rekomendasi buah yang bagus untuk kesehatan kulit. Tertarik mencobanya?  

Rekomendasi Drama China Viu, 6 Judul Ini Wajib Tonton Jelang Imlek

Rayakan Imlek dengan cerita-cerita baru! Viu menyajikan 6 drama China pilihan yang dijamin bikin betah di rumah.

Batas Normal Asam Urat Pria: Ini 10 Cara Ampuh Turunkan Asam Urat Berlebih

Batas normal asam urat pria 4,0-8,5 mg/dL. Melebihi ini, Anda berisiko hiperurisemia. Pahami pemicunya agar terhindar dari komplikasi serius.