MOMSMONEY.ID - Pemanfaatan teknologi bedah robotik kian meluas di berbagai rumah sakit, seiring meningkatnya kebutuhan penanganan kasus medis yang kompleks.
Teknologi ini hadir sebagai solusi untuk meningkatkan akurasi tindakan bedah sekaligus menekan risiko yang mungkin dialami pasien selama dan setelah operasi.
Pertama, bedah robotik menawarkan tingkat presisi yang sangat tinggi, terutama untuk kasus-kasus kompleks.
Sistem robotik membantu dokter melakukan tindakan dengan akurasi maksimal, sehingga kerusakan pada jaringan sehat di sekitar area operasi dapat diminimalkan.
Presisi ini berperan penting dalam menurunkan risiko komplikasi serta meningkatkan keberhasilan tindakan bedah.
Kedua, teknologi ini memungkinkan dilakukannya operasi jarak jauh atau telesurgery.
Baca Juga: Siloam Luncurkan Bedah Robotik Da Vinci Xi Pertama di Indonesia
Melalui sistem tersebut, pasien dapat memperoleh penanganan atau kolaborasi langsung dengan dokter spesialis tanpa harus berpindah lokasi.
Manfaat ini menjadi penting bagi pasien yang tinggal jauh dari pusat layanan kesehatan rujukan, karena akses terhadap keahlian medis tidak lagi sepenuhnya dibatasi oleh jarak.
Ketiga, bedah robotik menggunakan pendekatan minimal invasif dengan sayatan yang lebih kecil.
Dampaknya, perdarahan selama operasi dapat ditekan, nyeri pascaoperasi lebih ringan, serta risiko infeksi menjadi lebih rendah. Kondisi ini membuat pengalaman pasien selama masa perawatan menjadi lebih nyaman.
Keempat, proses pemulihan pasien cenderung berlangsung lebih cepat.
Dengan trauma jaringan yang lebih minimal, pasien dapat kembali beraktivitas normal dalam waktu yang lebih singkat.
Baca Juga: Dari Presisi Hingga Pemulihan Cepat, Ini Kelebihan Robot Bedah Otak
Selain berdampak pada kualitas hidup pasien, masa rawat inap yang lebih pendek juga membantu meningkatkan efisiensi biaya perawatan secara keseluruhan.
Sejalan dengan tren tersebut, sejumlah rumah sakit di Indonesia mulai menghadirkan layanan bedah robotik sebagai bagian dari transformasi layanan kesehatan berbasis teknologi.
Salah satunya diterapkan oleh Rumah Sakit Metropolitan Medical Centre (RS MMC) melalui layanan bedah robotik generasi baru berbasis Robotic Tele-Surgical System.
Direktur Utama RS MMC, dr. Isnindyarti, MKM, menyampaikan bahwa penerapan teknologi ini merupakan bagian dari perubahan mendasar dalam pendekatan pelayanan kesehatan.
"Ini bukan sekadar penambahan alat canggih, melainkan lompatan besar dalam cara kami merawat pasien," ujarnya Kamis (15/1) di RS MMC.
"Dengan teknologi ini, target kami adalah hasil maksimal, risiko minimal, dan pemulihan yang lebih cepat agar pasien dapat kembali menjalani kehidupan yang produktif," imbuh dia.
Selanjutnya: Wings Food Luncurkan Ramen YES, Ramen Instan Premium Harga Rp 3.000-an
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News