M O M S M O N E Y I D
Keluarga

Bau Kaki Mengganggu? Ini 4 Cara Mudah untuk Menghilangkan Bau Kaki

Penulis: Ana Risma  |  Editor: Ana Risma


MOMSMONEY.ID - Bau kaki atau bromodosis bukanlah suatu kondisi yang serius namun bisa sangat mengganggu dan membuat orang yang mengalaminya merasa tidak percaya diri.

Ada dua faktor utama penyebab bau kaki yakni keringat dan bakteri. Ketika keringat dan bakteri pada kaki menumpuk, bau tak sedap pun akan berkembang. Di antara banyaknya jenis bakteri yang ada, brevibacterium, propionibacteria, dan staphylococcus epidermidis merupakan tiga jenis bakteri paling umum yang bertanggung jawab atas munculnya bau kaki.

Adapun kemungkinan munculnya bau kaki akan meningkat jika Anda adalah seorang remaja, sedang hamil, kerap berdiri sepanjang hari, mengalami stres, memiliki kondisi medis yang membuat Anda lebih banyak berkeringat, atau tidak dapat menjaga kebersihan kaki dengan baik.

Sebelum memutuskan untuk pergi ke dokter, Anda bisa mencoba 4 cara sederhana yang dilansir dari StyleCraze ini untuk membantu menghilangkan bau kaki secara alami di rumah saja.

Baca Juga: Wajib Tahu! Inilah 4 Makanan yang Dapat Membuat Kulit Kusam

1. Rendam kaki dengan larutan garam epsom

Garam epsom
Garam epsom

Garam epsom atau magnesium sulfat dikenal dengan sifatnya yang mengeringkan. Anda dapat memanfaatkannya untuk menghilangkan kelembaban berlebih pada kaki Anda. Dikarenakan bakteri cenderung tumbuh subur di tempat yang lembab dan hangat seperti alas kaki, maka mengurangi kelembaban berlebih yang ada di dalamnya merupakan cara terbaik untuk mencegah kaki menjadi bau.

Tambahkan secangkir garam epsom ke dalam mangkuk besar berisi air hangat. Aduk-aduk hingga garam larut kemudian rendam kaki Anda ke dalam campuran tersebut selama sekitar 20 menit. Lakukan perawatan ini setidaknya 1-2 kali dalam seminggu.

Pastikan untuk tidak menggunakan garam epsom secara berlebihan terutama jika ada retakan atau luka terbuka pada kulit Anda ya Moms.

2. Manfaatkan cuka apel

Cuka apel
Cuka apel

Kandungan asam asetat dalam cuka apel dapat membantu mengurangi bau tidak sedap pada kaki. Dalam cuka apel, ada juga sifat anti-mikroba yang bermanfaat untuk melindungi kulit dari bakteri.

Campurkan cuka apel dan air dengan perbandingan 1:2 lalu masukkan campuran tersebut ke dalam bak atau semangkuk air hangat. Kemudian, masukkan dan rendam kaki Anda ke dalam campuran air dan cuka apel selama 20 menit. Untuk hasil terbaik, lakukanlah perawatan ini seminggu sekali.

Anda patut menghindari perawatan dengan cuka apel apabila kaki Anda memiliki luka terbuka atau retakan.

3. Gunakan air teh untuk merendam kaki

Teh celup
Teh celup

Teh mengandung asam tanat atau tannic acid yang dapat membunuh bakteri, mengencangkan pori-pori kulit, dan mengurangi keringat.

Dengan demikian, teh bisa Anda jadikan sebagai alternatif untuk membantu menghilangkan bau kaki yang mengganggu.

Seduh 3-4 kantong teh celup ke dalam air mendidih selama 5-10 menit. Setelah itu, keluarkan kantong teh dan campurkan cairan teh yang sudah diseduh tersebut dengan 2 cangkir air dingin. Terakhir, rendam kaki Anda selama 30 menit ke dalam larutan teh dan lakukanlah perawatan ini setiap hari selama seminggu.

4. Pakai campuran baking soda dan air

Baking Soda
Baking Soda

Ketidakseimbangan tingkat ph pada kaki dapat menyebabkan pertumbuhan bakteri penyebab bau kaki yang berlebihan.

Sebagai solusinya, Anda bisa mencampurkan baking soda atau soda kue dengan air guna mengembalikan keseimbangan ph kaki.

Tambahkan 1 sendok makan baking soda ke dalam 2 liter air dan rendam kaki Anda ke dalamnya. Rendam kaki Anda selama 15 menit dan ulangi perawatan ini sebanyak 2-3 kali dalam seminggu. Dijamin, bau kaki yang menusuk indra penciuman pun akan terhempas dan enggan kembali lagi.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Harga Buyback Emas Mayoritas Naik Rp 20.000, Antam Masih Tertinggi Rp 2,36 Juta

Harga buyback emas hari ini, Rabu (28/10), naik pada empat produk logam mulia. Antam masih harga buyback tertinggi, sementara UBS stagnan.

Jangan Lupa Cek Kembali Harga Pangan Rabu ini, Ada Yang Turun dan Naik

Berikut rincian harga-harga komoditas pangan yang dirilis dari data PIHPS Bank Indonesia untuk periode Rabu (28/10).

Tiga Wilayah Berpotensi Hujan Ringan, Pantau Cuaca Bali Besok Kamis (29/10)

BMKG memprakirakan cuaca Bali besok bervariasi. Tiga wilayah berpotensi hujan ringan, sementara Denpasar cerah berawan.

Mayoritas Cerah, Simak Prakiraan Cuaca Sulawesi Selatan Besok Kamis (29/10)

Prakiraan BMKG cuaca besok Kamis (29/10), sebagian wilayah Sulawesi Selatan dalam kondisi cerah dan sisanya cerah berawan.​

Hujan Kompak Guyur Sumatera Barat Besok (29/10), Cek Suhu Tiap Wilayah

BMKG memprediksi seluruh 19 kabupaten/kota di Sumatera Barat diguyur hujan ringan besok (29/10). Simak rincian suhu tiap kabupaten/kota.

Yogyakarta Besok Didominasi Hujan Ringan, Waspadai Potensi Hujan Petir di Sleman

BMKG memprediksi hujan ringan di Kulon Progo, Bantul, Gunungkidul, dan Kota Jogja besok. Sleman berpotensi hujan petir.

Waspadai Hujan Petir di Wilayah Ini, Simak Cuaca Sumatera Selatan Besok (29/10)

BMKG memprakiran hujan ringan berpotensi terjadi di sebagian besar Sumatera Selatan besok (29/10), dengan suhu udara berkisar 18–30°C.

Sumatera Utara Masih Diguyur Hujan Besok (29/10), Cek Kondisi 33 Kabupaten/Kota

BMKG memprakirakan 31 wilayah Sumut mengalami hujan ringan besok. Tapanuli Utara dan Toba berpotensi hujan sedang.

Promo Alfamidi Ngartis Periode 28-31 Oktober 2026, Beli 1 Gratis 1 Airpro-Oatside Bar

Cek promo Alfamidi Ngartis periode 16-31 Oktober 2026 untuk belanja Beli 1 Gratis 1 dan Beli 2 Gratis 1.

Resep Keluarga Bertahan Lintas Generasi, Apa yang Membuatnya Istimewa?

Dari pacri nanas khas Melayu hingga saus paniki Ternate, para peserta Cinta Warisan Indonesia membawa resep penuh kenangan keluarga.