M O M S M O N E Y I D
Bugar

Bagaimana Cara Menghilangkan Bulu Ketiak Secara Permanen? Begini Caranya Moms

Reporter: Helvana Yulian  |  Editor: Helvana Yulian


MOMSMONEY.ID - Inilah beberapa cara menghilangkan bulu ketiak secara permanen yang bisa Anda lakukan, Moms.

Banyak wanita yang menginginkan bulu ketiaknya benar-benar hilang secara permanen agar tidak menggangu penampilan. 

Sebab, beberapa wanita merasa malu jika terlihat memiliki bulu ketiak, terlebih saat menggunakan baju terbuka dan kerap membuat percaya diri menurun. 

Banyak sekali yang melakukanya dengan cara mencukur sampai waxing secara rutin. Maka dari itu, Anda perlu tahu cara menghilangkan bulu ketiak secara permanen. 

Dilansir dari Women's Health, inilah beberapa cara menghilangkan bulu ketiak secara permanen yang bisa Anda lakukan, antara lain: 

1. Metode laser

Cara menghilangkan bulu ketiak secara permanen yang pertama adalah dengan menggunakan metode laser.  

Perawatan ini menargetkan folikel rambut yang dirusak agar pertumbuhan rambut baru terhenti.

Metode ini juga membutuhkan beberapa sesi untuk mendapatkan hasil maksimal dan pilih dokter yang tepat.

Baca Juga: Lakukan Ini Moms, 3 Olahraga untuk Meningkatkan Kualitas Tidur

2. Metode Elektrolisis

Cara menghilangkan bulu ketiak secara permanen yang kedua menggunakan metode elektrolisis. 

Hal ini bertujuan menghancurkan folikel rambut sehingga pertumbuhan rambut tidak terjadi. 

Cara ini dilakukan dengan penggunaan frekuensi radio gelombang pendek yang didistribusikan dengan jarum halus ke folikel rambut. 

3. Metode pengolesan krim resep

Cara menghilangkan bulu ketiak secara permanen yang terakhir adalah metode pengolesan krim resep. Anda bisa menerapkannya dua kali sehari selama satu bulan. 

Jika Anda merasa tidak ingin mendapatkan dua metode sebelumnya, cobalah untuk bertanya pada dokter terkait krim resep. Krim ini dapat menghilangkan bulu tubuh yang tidak diinginkan. 

Itulah beberapa cara menghilangkan bulu ketiak secara permanen yang bisa Anda dilakukan dan pastinya aman dan tidak membahayakan. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

5 Wilayah Kompak Berawan, Cek Prakiraan Cuaca Bali Besok (22/9)

BMKG memprakirakan cuaca Bali besok bervariasi, dengan 5 wilayah berawan dan suhu udara mencapai 30°C. Simak prakiraan lengkapnya!

Hujan Guyur Mayoritas Wilayah Sumatera Utara Besok (22/9), Cek Prakiraan Cuaca

BMKG memprakirakan hujan ringan mendominasi cuaca Sumatera Utara besok. Suhu terendah 17°C dan tertinggi 34°C. 

Interaksi Obat Asam Urat dan Alkohol Punya Dampak Buruk bagi Tubuh

Obat asam urat alopurinol berinteraksi buruk dengan alkohol hingga antibiotik. Lihat daftar bahaya dan efek samping obat yang tersembunyi.

Antisipasi Udara Kabur, Pantau Prakiraan Cuaca Sumatera Selatan Besok (22/9)

BMKG Memprakirakan Cuaca Sumatera Selatan besok bervariasi dari hujan ringan hingga udara kabur di sejumlah wilayah. Cek prakiraan selengkapnya!

Prakiraan Cuaca Sumatera Barat Besok (22/9), Pariaman Berpotensi Hujan Petir

BMKG memprakirakan hujan di 18 wilayah Sumatera Barat besok, termasuk hujan petir di Kota Pariaman. Simak prakiraan selengkapnya!

Promo Alfamart Beauty Fair 16-30 September 2026, Lavojoy-Npure Diskon hingga 50%

Promo Alfamart Beauty Fair periode 16-30 September 2026, cek katalognya di sini sebelum belanja di Alfamart terdekat.

Memakai Masker saat Berkendara Tidak Cukup, Ini Cara biar Perlindungan Lebih Optimal

Jenis masker, cara penggunaan, hingga perlengkapan perlindungan lainnya juga perlu diperhatikan agar perlindungan lebih optimal.

Hujan Guyur 4 Wilayah, Cek Prakiraan Cuaca Jawa Barat Besok (22/9) dan Lusa

BMKG memprakirakan cuaca Jawa Barat Selasa-Rabu didominasi berawan, dengan hujan ringan di sejumlah wilayah.

Garmin Run 2026 Jadi Ruang Pelari Bertumbuh, dari 5K hingga Half Marathon

​Garmin Run Indonesia 2026 mengajak 8.000 pelari menikmati proses berkembang, dari langkah pertama hingga menuntaskan half marathon.

Mahasiswa Ternyata Bisa Jadi Peneliti Sebelum Lulus, Ini Contohnya

​Belum lulus kuliah, mahasiswi i3L University Bianca Haidi sudah mengembangkan riset di sejumlah negara.