M O M S M O N E Y I D

Babak Baru Pertumbuhan, DORÉ by LeTAO Kantongi Investasi dari Mandiri Capital

Babak Baru Pertumbuhan, DORÉ by LeTAO Kantongi Investasi dari Mandiri Capital
Reporter: Lidya Yuniartha  |  Editor: Lidya Yuniartha


MOMSMONEY.ID - DORÉ by LeTAO membuka lembaran baru melalui kerja sama dengan Mandiri Capital Indonesia (MCI). Kolaborasi ini juga ditandai lewat kucuran investasi dari MCI, yang akan digunakan untuk pertumbuhan DORÉ by LeTAO.

DORÉ by LeTAO merupakan perusahaan Indonesia yang sudah hadir sejak 2015. Brand yang menyajikan dessert premium ini pun sudah memiliki lebih dari 20 toko di berbagai kota di Indonesia.

Andy Pangestu, CEO DORÉ by LeTAO, mengatakan, kerja sama antara DORÉ by LeTAO dan MCI ini bukan hanya soal pendanaan tetapi menemukan mitra yang memiliki visi yang sejalan dan sama-sama ingin bertumbuh. Bukan hanya nilai yang sama, dia menyebut eksositem yang dimiliki di Mandiri turut mendukung DORÉ.

“Saat saya bertemu dengan tim MCI untuk pertama kalinya, saya mendapatkan impresi dan perasaan yang sama. Dari pertemuan tersebut, saya melihat adanya visi yang sejalan untuk kita tumbuh bersama dan sinergi yang nyata untuk dikembangkan melalui ekosistem yang ada di Mandiri,” tutur Andy, Kamis (14/8).

Sementara itu, Wisnu Setiadi, Direktur Keuangan Mandiri Capital Indonesia menjelaskan, soal investasi, pihaknya memang semakin menitikberatkan pada fundamental bisnis, profitabilitas, ketahanan, serta kemampuan untuk tumbuh secara berkelanjutan.

DORÉ by LeTAO juga dipilih karena memiliki posisi yang unik dan memiliki keinginan untuk terus menyempurnakan apa yang sudah mereka kerjakan. Komitmen ini pun sudah teruji, mengingat perusahaan ini sudah berdiri selama lebih dari 1 dekade.

Meski tak menyebutkan berapa nominal investasi yang dikucurkan tetapi investasi ini diharapkan bisa mendorong pertumbuhan DORÉ by LeTAO. "Target yang ingin dicapai ke depan tentu untuk tumbuh. Tetapi pertumbuhannya juga tidak yang ngebut sekali sehingga tidak hati-hati," kata Wisnu.

Baca Juga: Produksi Film Plavul NYRA Menang Berbagai Penghargaan dan Angkat Isu Sensitif

Andy menambahkan, dana investasi ini akan digunakan dengan tepat, sehingga dana yang didapatkan akan dimanfaatkan untuk meningkatkan fasilitas produksi, mesin atau menambah outlet baru.

Selain dukungan investasi, peluang kolaborasi dengan ekosistem Mandiri Group menjadi bagian penting dari kerja sama ini. Dengan basis nasabah dan jaringan yang luas, Mandiri melihat peluang untuk mempertemukan DORÉ by LeTAO dengan segmen konsumen yang relevan, sekaligus membuka ruang kolaborasi komersial ke depan.

Kolaborasi ini juga memperkuat hubungan antara DORÉ by LeTAO, MCI, dan KCC Co., Ltd. yang merupakan anak perusahaan Kotobuki Spirits Group sekaligus principal DORÉ by LeTAO.

Bagi KCC Co., Ltd., perjalanan DORÉ by LeTAO menunjukkan bagaimana Japanese craftsmanship dapat diterjemahkan dan diterima oleh konsumen lokal melalui pemahaman yang kuat terhadap pasar Indonesia.

“Tim DORÉ by LeTAO mengadaptasi nilai dari Jepang bernama Kodawari, yaitu perhatian secara detail terhadap kualitas yang menjadi karakter sekaligus pembeda dari brand lain. Japanese craftsmanship yang dimiliki oleh KCC Co., Ltd. dengan bangga dibawa oleh DORÉ by LeTAO kepada masyarakat Indonesia, yang menjadi salah satu keunggulan kami,” kata Shintaro Kawagoe, Executive Director KCC Co., Ltd.

Sementara itu, Ronald S. Simorangkir, Direktur Utama Mandiri Capital Indonesia, mengatakan kerja sama ini bukan hanya soal investasi MCI kepada DORÉ by LeTAO  tetapi sebuah perubahan perjalanan Mandiri Capital Indonesia ke depan.

"Yang dulunya mungkin gaya investasinya fokus ke perusahaan-perusahaan rintisan, sekarang mungkin sedikit mengubah gaya investasi. Artinya kami fokus ke perusahaan-perusahaan domestik lokal yang memiliki potensi tumbuh yang baik, kinerja keuangan yang baik, dan yang penting sinergi dengan group kami, Bank Mandiri dan Mandiri Group yang lain," ujar Ronald.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Kris+ Rayakan Ulang Tahun, Tebar Promo dan Reward

Pengguna Kris+ berkesempatan mendapatkan hingga delapan miles per dolar Singapura, voucher diskon 50%, serta hadiah  selama Oktober 2026.

Rupiah Bertahan di Rp 18.000 atau Tembus Rp 18.200, Ini 5 Indikator Penentu

Analis EBC Financial Group mencermati lima indikator penentu arah rupiah, mulai dari harga minyak, arus modal asing hingga intervensi BI.  

Ini Tip Pengobatan dan Pencegahan Agar Suara Yang Hilang Kembali Bergema

Suara hilang bagi pekerja yang mengandalkan pita suara tentu menjadi persoalan, berikut ini langkah pengobatan dan pencegahannya.

5 Cara Mengatasi Badan Lemas saat Diet agar Tetap Bertenaga Sepanjang Hari

Ingin diet berhasil tanpa tersiksa rasa lemas? Terapkan cara mengatasi badan lemas berikut ini agar tubuh tetap bugar dan berenergi.

Kenali Amylophagia: Ini 5 Dampak Buruk Makan Tepung Terigu Mentah untuk Kesehatan

Ketahui alasan medis mengapa makan tepung terigu dalam kondisi mentah sangat berbahaya bagi saluran pencernaan dan kesehatan secara keseluruhan.

Ada 6 Tokenized Stocks Baru dari Tokocrypto, Cek yuk

Tokenized stocks memberikan eksposur terhadap underlying asset dan bukan merupakan kepemilikan langsung atas saham atau ETF yang mendasarinya.

Rekomendasi Pilihan Obat Influenza Tipe A yang Efektif Percepat Proses Penyembuhan

Kenali berbagai rekomendasi obat influenza tipe A mulai dari antivirus hingga pereda gejala untuk bantu tubuh pulih lebih cepat.

IHSG Berbalik Naik ke 6.036 pada Jumat (2/10), Cek Saham Top Gainers

IHSG pada Jumat ditutup menguat meskipun asing mencatat jual bersih alias net sell Rp 1,17 triliun. 

Update Harga Buyback Emas Hari Ini: UBS Naik, Antam Masih Tertinggi Rp 2.38 Juta

Emas UBS mencatat kenaikan harga buyback paling besar hari ini, sementara Antam turun, tetapi masih yang tertinggi.

Bank Indonesia Kurangi Intervensi Spot, Efektif Menjaga Rupiah?

Bank Indonesia menggeser strategi intervensi di pasar untuk menjaga nilai tukar rupiah terhadap dollar, sekaligus menghemat cadangan devisa.