M O M S M O N E Y I D
HOME, Keluarga

Apakah Kucing Peliharaan Sedang Stres? Kenali 7 Tandanya Berikut Ini

Penulis: Anggi Miftasha  |  Editor: Anggi Miftasha


MOMSMONEY.ID - Bila masalah kesehatan kucing berasal dari fisiknya, Anda mungkin akan dengan mudah mengetahuinya, tetapi kucing juga memiliki masalah mental seperti halnya manusia lo, Moms! Salah satunya adalah stres yang sering tak kentara oleh pemiliknya. Bila tak pernah ditangani, stres yang berkelanjutan dapat menyebabkan masalah kesehatan pada kucing yang lebih serius.

Kucing peliharaan bisa merasa stres karena berbagai alasan. Misalnya, perubahan dalam rumah tangganya seperti kedatangan hewan baru, kunjungan orang asing, konflik dengan kucing lain, atau bahkan perabotan rumah yang baru.

Baca Juga: Kucing Berjalan Pincang? Ketahui Beberapa Macam Kemungkinan Penyebabnya

Oleh karena itu, sangat penting bagi Anda untuk mengawasi perilaku kucing juga, mengenali hal-hal yang membuatnya tertekan, dan memicu stres, serta mencari cara untuk mengurangi tekanan bila memungkinkan. Namun, sebelumnya Anda harus mengetahui tanda-tanda kucing yang sedang stres. Dilansir dari Petmd, berikut beberapa di antaranya.

Perawatan Diri Berlebihan

Kucing memang menghabiskan waktunya untuk merawat diri dan mereka pandai membersihkan diri. Namun, bila ini dilakukannya dengan berlebihan hingga bulunya rontok atau botak, serta menggaruk keras, ini adalah tanda kucing sedang stres. Anda perlu segera mengonsultasikannya dengan dokter hewan.

Menyendiri dan Bersembunyi

Kucing suka tidur di tempat yang gelap, tenang, dan menyembunyikan dirinya. Ketika mereka bangun, mereka akan muncul lagi dengan wajah segar. Akan tetapi, kucing yang selalu bersembunyi meski mereka tidak tidur patut dikhawatirkan. Bisa jadi, kucing sedang tertekan, sehingga dia bersembunyi untuk mengatasinya. Segera bantu kucing Anda untuk keluar, karena biasanya mereka juga akan menolak makan.

Mengeong Keras dengan Berlebihan

Mengeong adalah salah satu bentuk kucing berkomunikasi dan mengekspresikan dirinya. Bila dia mengeong keras dengan panik, berulang-ulang, dan berlangsung lama, ini adalah tanda-tanda kucing sedang stres. Kucing mungkin mengalami gangguan kecemasan, sehingga mengeong-ngeong tanpa henti. Biasanya ini disertai dengan perilaku mondar-mandir dan sebagainya.

Agresif

Stres yang terjadi pada kucing akan membuatnya sangat menderita. Mereka akan lebih sensitif terhadap segala hal yang mengusiknya. Anda perlu berhati-hati, karena agresif ini tak hanya akan ditunjukkan kepada Anda, tetapi juga hewan-hewan lain di sekitarnya. Anda tentu tak ingin pertengkaran mereka terjadi. Sekali lagi, Anda perlu mengonsultasikannya dengan dokter hewan.

Nafsu Makan Berkurang

Ini adalah salah satu tahap stres pada kucing yang cukup parah. Jika tak ditemukan kondisi medis di tubuhnya, kucing yang menolak makan sama sekali karena merasa stres bisa berakibat fatal. Jadi, sangat penting untuk mengonsultasikannya dengan dokter hewan dan ahli perilaku hewan.

Baca Juga: Makanan Kucing Me-O di Shopee Diskon Hingga 26% Periode Juni 2022

Timbul Masalah Pencernaan

Selain buang air di luar kotak, kucing mungkin juga akan mengalami masalah pencernaan seperti sembelit atau diare. Ini karena stres yang dialami kucing telah memengaruhi respon imun dan terganggunya sistem organ tubuh seperti usus.

Selain itu, kucing mungkin juga akan mengalami sistitis karena merasa cemas. Dilansir dari Petplan, sistitis kucing terjadi ketika kandung kemih meradang dan dapat disebabkan oleh stres. Jika Anda memperhatikannya, kucing akan buang air kecil lebih sering, tetapi hanya mengeluarkan sedikit urin, kesulitan buang air kecil, atau buang air kecil di tempat yang tidak biasa.

Buang Air di Luar Kotak Pasir

Ini tidak selalu karena stres, tetapi kucing yang sedang stres selalu melakukan buang air di luar kotak pasirnya. Kucing selalu melakukan hal-hal yang tak biasa untuk menunjukkan kepada seseorang tentang sesuatu. Oleh karena itu, Anda harus mencari tahu. Anda bisa mengonsultasikannya dengan dokter hewan atau ahli perilaku hewan untuk mengetahuinya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Hujan Lebat Masih Guyur Provinsi Ini, Cek Peringatan Dini BMKG Cuaca Besok (24/9)

BMKG memberikan peringatan dini cuaca besok Kamis 24 September 2026 dengan status Siaga hujan sangat lebat & Waspada hujan lebat di provinsi ini.

4 Cara Menghasilkan Uang dari Instagram yang Terbukti Efektif, Mau Coba?

Bisa Anda coba, berikut 4 cara menghasilkan uang dari Instagram yang terbukti efektif, namun tetap harus dibatasi penerapannya secara bijak.

Prakiraan Cuaca Banten Besok Kamis (24/9), Semua Wilayah Berawan

BMKG memperkirakan cuaca seluruh wilayah di Banten berawan pada Kamis (24/9/026). Pastikan memeriksa kondisi cuaca sebelum bepergian.

Prakiraan Cuaca Jakarta Besok Kamis (24/9), Seluruh Wilayah Diramal Berawan

BMKG memperkirakan seluruh wilayah Jakarta diprediksi mengalami cuaca berawan besok Kamis, (24/9/2026).

Hasil Bulu Tangkis Asian Games 2026: Libas Thailand, Tim Putra Indonesia ke Final

Hasil Bulu Tangkis Beregu Asian Games 2026 babak semifinal, Rabu (23/9), libas Thailand, Tim Putra Indonesia menembus babak final.

IHSG Hari Ini Ditutup Rebound 1,56% ke 6.374, Simak Penghuni Top Gainers

Setelah kemarin (22/9), IHSG ditutup melemah, kini Rabu (23/9) IHSG rebound 1,56% ke 6.374. Saham MPLX dan FORU memimpin penguatan.

Buyback Emas Pegadaian Naik Rp 10.000, Pantau Ranking Harga Buyback Terkini

Harga buyback emas hari ini bergerak beragam. Pegadaian mencatat kenaikan paling tinggi, sementara UBS masih bertahan di harga sebelumnya.

Promo Es Krim Indomaret 17-30 September 2026, Magnum Matcha-Mango Beli 2 Gratis 1

Promo Indomaret Ice Cream Fair Periode 17-30 September 2026. Cek dan manfaatkan untuk belanja hemat es krim favorit.

Harga Emas Dunia Turun Hampir 1%, Dua Katalis jadi Sorotan Pasar

 Pasar mencermati arah suku bunga The Fed dan perkembangan pembicaraan AS-Iran, sementara impor emas China terus menguat.

Biaya jadi Tantangan Kuliah, 35 Mahasiswa IPB Dapat Beasiswa dari McD

Sebanyak 35 mahasiswa baru IPB dari keluarga dengan keterbatasan ekonomi mendapat dukungan pendidikan selama dua semester pertama dari McD.