M O M S M O N E Y I D
HOME, Keluarga

Anjing Peliharaan Berperilaku Hiperaktif, Apa ya Penyebabnya?

Anjing Peliharaan Berperilaku Hiperaktif, Apa ya Penyebabnya?
Reporter: Anggi Miftasha  |  Editor: Anggi Miftasha


MOMSMONEY.ID - Anjing merupakan hewan peliharaan aktif dan punya banyak energi. Mereka suka hal-hal yang produktif  dan rutinitas harian seperti menjelajah serta bermain-main. Namun, terkadang anjing bisa menjadi aktif berlebihan atau hiperaktif.

Hiperaktif pada anjing memiliki gejala seperti memiliki energi tinggi, tidak rileks di lingkungan yang akrab, sulit mendapat perhatian, dan pola napas yang cepat. Hiperaktif ini bukan hal yang baik karena biasanya diperparah dengan perilaku destruktif (merusak), agresif, sulit bersosialisasi, dan sering menggonggong.

Baca Juga: Hal-Hal Umum Ini, Ternyata Ditakuti oleh Anjing

Penyebab

Ada berbagai hal yang menjadi penyebab mengapa anjing peliharaan menjadi hiperaktif. Dilansir dari Vetericyn, segala sesuatu mulai dari susunan biologis anjing hingga diet dan rutinitas olahraga mereka dapat menjadi faktor. Selain itu, juga dipengaruhi oleh faktor lingkungan dan interaksi sosial yang diterapkan oleh pemiliknya.

Hiperaktif kebanyakan juga muncul karena kebosanan dan kurangnya stimulasi. Anda dapat menyimpulkan bahwa jenis ras anjing ini bila tidak diberi aktivitas semestinya, mereka akan menjadi hiperaktif. Bila Anda menginginkan ketenangan, Anda dapat memelihara jenis ras yang tenang seperti basenji atau cavalier.

Jenis ras anjing seperti German Sheperds, Border Collies, Golden Retriever, Siberian Huskies, dan Terrier dilahirkan dengan pola aktivitas yang aktif dan baik (baik secara fisik maupun mental), serta penuh perhatian. Oleh karena itu, anjing-anjing dari ras ini banyak dibesarkan sebagai anjing gembala dan anjing pemburu.

Selain itu, dalam memberikan makanan berkualitas, sebaiknya anjing juga perlu dibarengi dengan aktivitas dan latihan. Asupan nutrisi yang didapatkan jika tidak dibarengi dengan aktivitas fisik, tentu akan membuat energi yang dihasilkan menumpuk dalam tubuh anjing. Akhirnya energi itu meledak-ledak dan membuat anjing peliharaan hiperaktif.

Baca Juga: Ingin Pelihara Anjing Ras Siberian Husky? Ketahui Dulu Informasi Tentangnya, Yuk!

Cara Mengatasi Anjing yang Hiperaktif

Perilaku hiperaktif tentu dapat diatasi dengan cara-cara tertentu, tetapi ini bukan hal instan yang dapat diselesaikan dalam waktu sekejap. Anda dapat mulai melatihnya, memberikan aktivitas fisik, dan tak lupa memberikan semacam treats ketika mereka berperilaku tenang atau mau mendengarkan perintah.

Melatih anjing, harus dilakukan di waktu yang tepat. Dilansir dari Wikihow.com, Anda sebaiknya berada dalam kondisi segar dan sigap saat melatih Anda. Sebab, bila tak terlalu siap, anjing tidak akan cukup untuk berlatih. Suasana hati yang sedang tidak baik malah akan membuat Anda memarahi anjing dan membuat sesi latihan menjadi pengalaman yang negatif untuk anjing.

Anda dapat melatih beberapa trik kepada anjing seperti memanggil, duduk, rebahan, dan hal-hal sederhana lainnya. Namun, mulailah dari yang paling penting, yakni bersikap tenang atau diam. Gunakan kata perintah yang sama agar anjing semakin mengerti dan hafal kata tersebut.

Lakukan latihan secara berulang-ulang sampai anjing benar dan mengerti. Jangan lupa untuk memberikan treats atau hadiah yang disukainya agar anjing lebih mengetahui bahwa tindakan yang benar akan mendapatkan hadiah.

Namun, jangan terlalu lama melakukan sesi latihan. Paling tidak selama beberapa menit yang dilakukan secara meratas dalam setiap hari pada satu minggu. Jika Anda berhenti atau melompati sesi latihan, anjing peliharaan mungkin akan melupakannya. Kunci latihan terletak pada konsistensi sehingga anjing terbiasa dengan rutinitas latihan tersebut.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Risiko Kehilangan Bilyet Deposito Bisa Sirna? BCA Beri Solusinya, Simak Yuk

Membuka deposito kini tanpa bilyet fisik. Dana Anda tetap aman, bunga rutin dikirimkan tiap bulan, dan pencairan pun mudah. Yuk, pahami sekarang.

Punya Rumah Sempit? Coba Ubah Lukisan Jadi Tempat Simpan Rahasia

Jangan biarkan rumah sempit membatasi Anda! Lukisan dinding ternyata bisa jadi lemari tersembunyi yang fungsional. Begini cara cerdas mengaturnya.

Tren Warna Pink Hangat yang Bikin Ruang Tamu Terasa Fungsional di 2026

Bosan dengan putih atau abu-abu? Pink lembut bernuansa peach terbukti bikin rumah terasa hangat dan menyambut. Simak tips memilihnya!  

NIK Jadi NPWP: Aktivasi Coretax Itu Wajib, Ini Cara Daftar Mudahnya!

Berikut cara daftar NPWP online lewat Coretax 2026, lengkap dengan panduan aktivasi NIK jadi NPWP resmi dan praktis modal HP.   &nbs

Accrual Basis vs Cash Basis: Mana yang Cocok untuk Pembukuan Bisnis di 2026?

Berikut perbedaan accrual basis dan cash basis serta cara memilih metode pembukuan yang tepat untuk bisnis Anda.

Mau Tidur Lebih Nyenyak Ini 7 Warna Cat Kamar yang Bikin Adem dan Tenang

Kamar terasa kurang nyaman padahal sudah rapi? Bisa jadi warna dindingnya penyebabnya. Hindari 3 kesalahan ini sebelum mengecat ulang.

Lewat Ekosistem Bisnis Ocean, BCA Bidik Pelaku Bisnis termasuk UMKM

BCA meluncurkan Ocean by BCA sebagai bagian dari strategi penguatan ekosistem layanan digital untuk segmen bisnis.​

10 Tanda-Tanda Masalah Ginjal pada Tubuh yang Penting Diketahui

Ini, lho, tanda-tanda masalah ginjal pada tubuh yang penting diketahui. Cari tahu selengkapnya di sini!  

Sambut Ramadan, Ngaji.ai Hadirkan Fitur Baru untuk Dampingi Ibadah Harian

​Menyambut Ramadan 1447 Hijriah, aplikasi belajar Al-Qur’an ngaji.ai menghadirkan sejumlah fitur baru untuk dampingi ibadan harian  

11 Obat Herbal agar Gula Darah Tinggi Turun secara Alami

Yuk, ketahui beberapa obat herbal agar gula darah tinggi turun secara alami berikut ini! Ada apa saja?