M O M S M O N E Y I D
InvesYuk

Ada Potensi Melemah, Simak Proyeksi IHSG dan Rekomendasi Saham dari MNC Sekuritas

Reporter: Francisca Bertha Vistika  |  Editor: Francisca bertha


MOMSMONEY.ID - MNC Sekuritas membagikan proyeksi dan rekomendasi saham untuk trading harian pada Senin (27/11). 

IHSG menguat 0,1% ke 7.009 pad Jumat (24/11) disertai peningkatan volume pembelian. 

Analis MNC Sekuritas menuturkan dalam risetnya, pencapaian ini sudah sesuai dengan target yang diberikan. 

Untuk ke depan, penguatan IHSG relatif terbatas dan rawan terkoreksi. IHSG diprekirakan akan menguji rentang area 6.796-6.893. 

Baca Juga: Berikut Rekomendasi Saham dari Mandiri Sekuritas untuk 27 November 2023

MNC Sekuritas membagikan rekomendasi saham untuk hari ini. Adapun empat saham yang bisa untuk trading yaitu:

BRIS – Buy on Weakness

BRIS menguat 1,8% ke Rp 1.655 disertai ada peningkatan volume pembelian, namun penguatan BRIS tertahan oleh Upper Band. Saat ini, posisi BRIS diperkirakan akan menguat terbatas dan rawan terkoreksi 

  • Buy on Weakness : Rp 1.540 – Rp 1.625
  • Target Price: Rp 1.720, Rp 1.825
  • Stoploss: below Rp 1.500

Baca Juga: Buat Traders, Berikut Proyeksi IHSG dan Rekomendasi Saham untuk 24 November 2023

MAPI – Buy on Weakness

MAPI menguat 2,3% ke Rp 1.785 disertai peningkatan volume pembelian. Saat ini, diperkirakan posisi MAPI masih berpeluang untuk melanjutkan penguatannya

  • Buy on Weakness: Rp 1.710 – Rp 1.760
  • Target Price: Rp 1.815, Rp 1.875
  • Stoploss: below Rp 1.675

MEDC – Buy on Weakness

MEDC terkoreksi ke Rp 1.125 disertai dengan munculnya volume penjualan. Saat ini, posisi MEDC diprediksi masih awan terkoreksi dan dapat dimanfaatkan untuk buy on weakness.

  • Buy on Weakness: Rp 1.045 – Rp 1.105
  • Target Price: Rp 1.185, Rp 1.285
  • Stoploss: below Rp 1.025

UNIQ –Speculative Buy

UNIQ menguat 8,5% ke Rp 256 disertai dengan munculnya volume pembelian, namun penguatan UNIQ tertahan oleh Upper Band. 

  • Speculative Buy: Rp 248 – Rp 252
  • Target Price: Rp 290, Rp 300
  • Stoploss: below Rp 244

Tetap perhatikan profil risiko, ya. Selamat berinvestasi. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Kris+ Rayakan Ulang Tahun, Tebar Promo dan Reward

Pengguna Kris+ berkesempatan mendapatkan hingga delapan miles per dolar Singapura, voucher diskon 50%, serta hadiah  selama Oktober 2026.

Rupiah Bertahan di Rp 18.000 atau Tembus Rp 18.200, Ini 5 Indikator Penentu

Analis EBC Financial Group mencermati lima indikator penentu arah rupiah, mulai dari harga minyak, arus modal asing hingga intervensi BI.  

Ini Tip Pengobatan dan Pencegahan Agar Suara Yang Hilang Kembali Bergema

Suara hilang bagi pekerja yang mengandalkan pita suara tentu menjadi persoalan, berikut ini langkah pengobatan dan pencegahannya.

5 Cara Mengatasi Badan Lemas saat Diet agar Tetap Bertenaga Sepanjang Hari

Ingin diet berhasil tanpa tersiksa rasa lemas? Terapkan cara mengatasi badan lemas berikut ini agar tubuh tetap bugar dan berenergi.

Kenali Amylophagia: Ini 5 Dampak Buruk Makan Tepung Terigu Mentah untuk Kesehatan

Ketahui alasan medis mengapa makan tepung terigu dalam kondisi mentah sangat berbahaya bagi saluran pencernaan dan kesehatan secara keseluruhan.

Ada 6 Tokenized Stocks Baru dari Tokocrypto, Cek yuk

Tokenized stocks memberikan eksposur terhadap underlying asset dan bukan merupakan kepemilikan langsung atas saham atau ETF yang mendasarinya.

Rekomendasi Pilihan Obat Influenza Tipe A yang Efektif Percepat Proses Penyembuhan

Kenali berbagai rekomendasi obat influenza tipe A mulai dari antivirus hingga pereda gejala untuk bantu tubuh pulih lebih cepat.

IHSG Berbalik Naik ke 6.036 pada Jumat (2/10), Cek Saham Top Gainers

IHSG pada Jumat ditutup menguat meskipun asing mencatat jual bersih alias net sell Rp 1,17 triliun. 

Update Harga Buyback Emas Hari Ini: UBS Naik, Antam Masih Tertinggi Rp 2.38 Juta

Emas UBS mencatat kenaikan harga buyback paling besar hari ini, sementara Antam turun, tetapi masih yang tertinggi.

Bank Indonesia Kurangi Intervensi Spot, Efektif Menjaga Rupiah?

Bank Indonesia menggeser strategi intervensi di pasar untuk menjaga nilai tukar rupiah terhadap dollar, sekaligus menghemat cadangan devisa.