M O M S M O N E Y I D
HOME, Keluarga

9 Cara Sederhana untuk Mengajarkan Kejujuran pada Anak-Anak Anda

9 Cara Sederhana untuk Mengajarkan Kejujuran pada Anak-Anak Anda
Reporter: Ana Risma  |  Editor: Ana Risma


MOMSMONEY.ID - Kejujuran memang tak selalu manis. Kendati demikian, kejujuran adalah bagian utama dari kebijaksanaan. Oleh sebab itu, nilai yang satu ini haruslah diajarkan kepada setiap orang sedari masa kanak-kanak.

Jika orang tua lalai dan abai terhadap kejujuran, maka bukan mustahil anak-anak mereka akan tumbuh menjadi orang dewasa yang suka berbohong dan menipu orang lain.

Tidak ada kata terlalu muda, yuk terapkan 9 cara sederhana ini untuk mengajarkan kejujuran pada anak-anak Anda sekarang juga!

Baca Juga: Manfaat dan kandungan nutrisi daun serai untuk kesehatan

1. Hargai kejujuran anak

Sebagai orang tua, tak jarang Anda sering kali terlalu cepat memarahi anak bukan? Bahkan, terkadang para orang tua juga tidak segera mengapresiasi anak atas perilaku baik yang telah mereka tunjukkan.

Padahal, memuji anak terutama ketika berbuat jujur dapat mendorong mereka untuk terus berbuat jujur ke depannya lho. Oleh sebab itu, jangan ragu untuk menghadiahi kejujuran anak dengan pujian dan pelukan. Ini akan membangun kepercayaan diri sekaligus memperkuat perilaku positif mereka.

2. Ajari anak untuk membela apa yang benar

Melakukan apa yang benar selalu lebih penting daripada melindungi perasaan seseorang yang melakukan kesalahan. Faktanya, salah akan selalu salah.

Maka dari itu, ajarkanlah anak-anak Anda untuk membela apa yang benar, bukan sebaliknya.

3. Praktikkan perilaku jujur di depan anak Anda

Jika Anda ingin anak Anda tumbuh menjadi pribadi yang jujur, maka Anda harus menjadi role model yang baik dan tunjukkan kepada anak secara langsung seperti apa perilaku jujur itu.

Misalnya, ketika Anda dan anak pergi ke toilet umum yang mengharuskan penggunanya untuk membayar tapi saat itu Anda tidak menemui satu pun petugas penjaga toilet di sana, apa yang akan Anda lakukan? Meski Anda bisa bergegas pergi dan tidak membayar, namun pastikan untuk tidak melakukannya ya. Tetaplah untuk memasukkan uang ke dalam kotak atau wadah yang tersedia meski tak ada satu pun orang yang memantau, dan niscaya anak Anda akan mencontoh perilaku positif Anda tersebut.

4. Hindari untuk mengajukan pertanyaan yang terkesan memojokkan anak

Meskipun tergoda untuk menguji kejujuran anak, cobalah untuk tidak mengajukan pertanyaan yang bisa memberikan anak kesempatan untuk tidak jujur.

Contohnya, suatu hari Anda melihat anak Anda tidak sengaja menumpahkan teh di atas sofa. Maka, Anda tak perlu bertanya "apakah kamu baru saja menumpahkan teh di sofa?". Pasalnya, pertanyaan semacam itu akan membuat anak berpikir bahwa mereka masih memiliki kesempatan untuk lari dari kesalahan dan menyalahkan orang lain.

Alih-alih bertanya demikian, katakan saja pada anak untuk segera membersihkannya. Dengan begini, anak akan terdorong untuk mengungkapkan apa yang sebenarnya terjadi.

5. Terapkan konsekuensi

Sebagai orang tua, tentu akan ada saat di mana anak Anda berbohong dan Anda bisa menangkap kebohongan mereka dengan jelas.

Ketika peristiwa itu terjadi, penting untuk mengatakan kepada anak bahwa ada konsekuensi atas kebohongan yang telah mereka lakukan. Disiplin yang tepat harus dijalankan dan ditindaklanjuti dengan segera. Usahakan untuk konsisten menerapkan konsekuensi supaya anak Anda jera untuk kembali berbohong.

6. Bantu anak memperbaiki kesalahan

Menangkap anak Anda yang sedang berbuat tidak jujur adalah saat yang tepat bagi Anda untuk menanamkan kembali nilai-nilai kejujuran pada mereka.

Ketika anak ketahuan berbohong, bantu mereka untuk memperbaiki kesalahannya. Alih-alih hanya memarahi, membantu anak untuk memperbaiki kesalahannya dapat memudahkan mereka untuk berbuat lebih baik lagi ke depannya.

7. Ajarkan anak untuk selalu menjaga perkataannya

Salah satu kebiasaan penting yang harus diterapkan oleh setiap orang adalah menepati janji yang telah dibuat.

Supaya anak Anda dicap sebagai pribadi yang jujur oleh orang lain, maka Anda harus mengajari mereka untuk menjadi orang yang selalu memegang teguh kata-katanya. Ingatkanlah anak Anda untuk tidak merusak ucapan yang telah mereka keluarkan.

8. Tanamkan prinsip "milikmu tetaplah milikmu"

Satu hal yang harus Anda ajarkan kepada anak sedini mungkin adalah prinsip yang menyatakan bahwa apa yang anak miliki adalah milik anak dan apa yang orang lain miliki adalah milik orang lain.

Jelaskanlah pada anak-anak Anda bahwa mereka boleh meminjam mainan atau barang milik orang lain asal harus dikembalikan lagi. Meski barang tersebut sangat bagus dan menyenangkan, namun selalu ingatkan anak Anda untuk tetap mengembalikannya pada pemilik aslinya. Selalu arahkan anak Anda untuk menghargai barang-barang mereka sendiri dan menghindari meminjam barang orang lain jika tidak terlalu penting.

9. Awasi lingkaran pertemanan anak Anda

Jika teman anak Anda suka berbohong dan menipu, kemungkinan besar anak Anda pun akan ikut melakukannya. Sebaliknya, jika teman-teman anak Anda sopan dan jujur, anak Anda pun akan menjadi sosok yang jauh lebih baik lagi.

Oleh sebab itu, awasi lingkaran pertemanan anak Anda dan minta mereka untuk menjauhi orang-orang yang hanya akan membawa dampak buruk bagi mereka.

Selanjutnya: 5 Perkataan yang Tidak Boleh Diucapkan Orang Tua kepada Anak, Apa Saja?

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

WhatsApp iOS Dual Akun: Praktis Tanpa 2 HP, Hidup Lebih Mudah!

Fitur dual akun WhatsApp iOS hadir, ubah cara Anda berkomunikasi. Pelajari bagaimana AI dan transfer obrolan menyempurnakan pengalaman.   

Waspada! Asam Urat Tak Diobati Picu Kerusakan Ginjal hingga Jantung

Asam urat yang tidak diobati bisa memicu tofi hingga penyakit jantung dan diabetes. Pahami cara mencegah komplikasi serius sebelum terlambat.   

15 Manfaat Kesehatan Daun Kelor bagi Tubuh yang Jarang Diketahui

Ternyata ini, lho, beberapa manfaat kesehatan daun kelor bagi tubuh yang jarang diketahui. Cek di sini!  

Wajah Mudah Berkeringat? Ikuti 7 Tips Makeup Ini untuk Hasil Tahan Lama

Kali ini MomsMoney akan membagikan 7 tips makeup untuk wajah yang mudah berkeringat. Simak sampai akhir, Moms.  

RUCI Art Space Boyong Puluhan Karya Seni ke Hong Kong

​RUCI Art Space dorong eksistensi seni rupa Indonesia di panggung internasional dengan berpartisipasi dalam Art Central Hong Kong 2026 

Performa HP Xiaomi: 5 Ponsel Ngebut yang Wajib Dilirik Tahun Ini!

Ingin HP Xiaomi tercepat untuk game dan multitasking? Temukan 5 rekomendasi dengan prosesor canggih dan RAM besar.   

7 Film Horor Gereja Ini Ungkap Teror Nyata Iblis, Biki Merinding

Ingin uji nyali? 7 film horor berlatar gereja ini siap membuat Anda merinding. Temukan ritual pengusiran setan yang mengerikan!

Promo HokBen HUT ke-41dengan Yup & BSI, Makan Hemat Diskon hingga 50%

HokBen siapkan promo spesial ulang tahun ke-41. Diskon hingga 50% berlaku di tanggal pilihan, cek detailnya sebelum kehabisan.  

Ragam Pilihan Hemat Promo Burger Bangor, Untung Lebih Besar di Shopee April Ini

Pitik Fire atau BBQ Smoked Beef? Promo Burger Bangor Shopee Exclusive Deals tawarkan diskon hingga puluhan ribu. Jangan lewatkan paket hematnya!  

Tubuh Ideal dan Jiwa Tenang: Ini Alasan Wanita Harus Rutin Lakukan Yoga

Yoga bisa jadi pilihan olahraga untuk para wanita. Berikut 6 manfaat yoga untuk wanita yang bisa jadi pertimbangan.