MOMSMONEY.ID - Untuk menjaga kesehatan daerah intim alias vagina, sebaiknya para perempuan mulai mengonsumsi beberapa jenis makanan ini, ya.
Selain menjaga kesehatan tubuh dan kulit, bagian organ intim wanita atau vagina juga memerlukan perhatian dan perawatan. Mengonsumsi jenis makanan tertentu dapat mendukung mikrobioma vagina dan menjaga tingkat pH alami vagina.
Menurut Midi Health, jika kedua aspek ini seimbang, risiko munculnya bau pada vagina, rasa gatal di area vulva, atau infeksi pun akan berkurang.
Makanan-makanan berikut ini wajib dimasukkan dalam menu harian, ya Moms, agar organ intim vagina tetap dalam kondisi yang baik, subur, dan jauh dari bakteri buruk.
Baca Juga: Ketahui 7 Manfaat Rutin Lakukan Seks untuk Kesehatan Tubuh dan Mental di Sini
Bawang putih
Sebagai makanan anti mikroba, bawang putih dapat membantu melawan infeksi jamur yang dapat terjadi di vagina. Selain itu, bawang putih mengandung probiotik baik yang dapat membantu menyeimbangkan kadar keasaman atau pH vagina.
Ubi
Ubi mengandung beta karoten dan vitamin A yang tinggi untuk membantu memperkuat jaringan otot dinding rahim dan vagina pada perempuan. Di samping itu, kesuburan vagina juga dapat meningkat, membantu produksi hormon seks, dan bagus untuk melawan PCOS.
Jahe
Mengutip dari laman Health, jahe bermanfaat sebagai anti inflamasi, jahe dapat meredakan nyeri saat PMS atau menstruasi. Jahe memiliki sifat antibakteri yang dapat membantu meningkatkan respons kekebalan tubuh. Jahe segar dapat dicampurkan pada makanan baik minuman untuk dapat Anda konsumsi setiap hari.
Kedelai
Kedelai mengandung fitoestrogen, senyawa yang meniru estrogen di dalam tubuh, yang dapat mendukung kesehatan vagina secara menyeluruh, terutama bagi mereka yang memiliki kadar estrogen rendah.
Terdapat berbagai penyebab penurunan kadar estrogen dalam tubuh, mulai dari penggunaan obat-obatan hingga menopause. Salah satu gejala utama dari rendahnya kadar estrogen adalah kekeringan pada vagina.
Baca Juga: 5 Makanan yang Sebaiknya Jangan Dimakan Sebelum Berhubungan Seks
Probiotik
Melansir dari laman Healthline, probiotik dipercaya memiliki banyak kandungan bakteri baik yang dapat membantu menyeimbangkan kadar pH pada vagina dan melawan bakteri jahat.
Di samping itu, dengan mengonsumsi probiotik, infeksi jamur pada vagina juga dapat dilawan. Makanan seperti kimchi, yogurt, dan kombucha memiliki banyak probiotik yang dapat mempertahankan jumlah bakteri baik pada vagina.
Alpukat
Alpukat dapat membantu mengatasi libido rendah dan kekeringan pada vagina. Alpukat kaya akan lemak sehat, vitamin B6, dan kalium, semuanya dapat memberikan dampak positif terhadap libido Anda secara keseluruhan serta pelumasan alami tubuh.
Buah ini bahkan berpotensi meningkatkan keberhasilan program bayi tabung (IVF) berkat kandungan asam lemak tak jenuh tunggal di dalamnya, meskipun penelitian lebih lanjut mengenai hubungan antara alpukat dan kesuburan masih diperlukan.
Cranberi
Baik dalam bentuk jus atau pil, sari buah cranberi memiliki manfaat untuk membersihkan bakteri pada saluran kencing. Bakteri tersebut membuat dapat mengakibatkan terjadinya infeksi saluran kencing yang tentunya berbahaya bagi kesehatan vagina.
Mengonsumsi buah cranberi utuh juga disarankan untuk menghindari adanya tambahan pemanis buatan dan pengawet pada cranberi.
Buah-buahan lain
Antioksidan dapat membantu meningkatkan aliran darah secara keseluruhan serta mengurangi stres oksidatif, dua faktor kunci yang memengaruhi libido dan kesuburan.
Selain itu, orang yang lebih banyak mengonsumsi buah-buahan sitrus mungkin memiliki risiko lebih rendah terkena fibroid rahim. Buah-buahan yang kaya akan antioksidan meliputi delima, blueberry, raspberry, stroberi, apel, hingga goji berry.
Jangan lupa dikonsumsi secara rutin beberapa jenis makanan yang memiliki manfaat untuk merawat organ intim itu tadi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News