MOMSMONEY.ID - Simak 7 ide dekorasi Imlek pembawa keberuntungan lengkap dengan makna simbol dan cara menata rumah agar terasa hangat di tahun baru.
Di Tahun Baru Imlek, banyak keluarga mulai membersihkan sekaligus menghias rumah agar suasana terasa lebih segar dan penuh harapan.
Tradisi dekorasi ini bukan hanya soal mempercantik ruangan, tetapi juga sarat filosofi tentang keberuntungan, rezeki, dan keharmonisan keluarga.
Di Indonesia sendiri, kebiasaan menghias rumah saat Imlek masih terus dilakukan lintas generasi karena dianggap membawa energi positif untuk memulai tahun baru.
Melansir dari laman China Highlight, setiap ornamen Imlek memiliki arti simbolik yang berkaitan dengan doa dan harapan hidup lebih baik.
“Dekorasi Imlek mencerminkan harapan keluarga terhadap keberuntungan dan kebahagiaan di tahun mendatang,” mengutip dari laman China Highlight.
Baca Juga: Rumah Terlihat Murahan karena Tanaman Palsu? Ini Kata Ahli Desainer Interior
Lampion merah pembawa energi positif di depan rumah
Lampion merah menjadi dekorasi paling ikonik saat Imlek. Warna merah dipercaya melambangkan kebahagiaan, keberanian, serta perlindungan dari energi buruk.
Banyak keluarga menggantung lampion di pintu masuk atau teras sebagai simbol menyambut keberuntungan yang datang.
Selain makna tradisional, lampion juga efektif membuat rumah terlihat lebih hangat dan meriah saat malam hari.
Untuk rumah modern, memilih lampion dengan lampu LED bisa menjadi pilihan aman dan praktis.
Bait pintu berisi doa dan harapan keluarga
Bait pintu biasanya berupa tulisan kaligrafi berpasangan yang ditempel di sisi pintu utama. Isinya adalah doa, harapan, atau pesan positif untuk tahun yang baru.
Dalam budaya Tionghoa, pasangan tulisan dianggap membawa keseimbangan dan kemakmuran. Karena itu, bait hampir selalu dibuat dalam jumlah genap.
Saat ini, banyak keluarga membuat versi yang lebih personal dengan pesan sederhana seperti kesehatan keluarga atau usaha lancar agar terasa lebih dekat dengan kehidupan sehari hari.
Potongan kertas merah simbol kebahagiaan dan keberuntungan
Hiasan gunting kertas merah sering ditempel di jendela kaca atau pintu rumah. Motifnya bisa berupa bunga, hewan, atau simbol keberuntungan.
Setiap gambar memiliki arti khusus dalam tradisi. Buah persik sering dikaitkan dengan umur panjang, bunga peony melambangkan kekayaan, sementara burung murai dipercaya membawa kabar baik.
Dekorasi ini cocok untuk hunian minimalis karena ringan, murah, dan mudah dipasang tanpa merusak dinding.
Baca Juga: 5 Kesalahan Ruang Tamu yang Bikin Tamu Tidak Betah, Ini Cara Memperbaikinya
Lukisan tahun baru untuk memperkuat nuansa tradisi
Lukisan bertema Imlek biasanya menampilkan tokoh legenda, simbol keberuntungan, atau suasana musim semi.
Selain mempercantik ruangan, lukisan ini dianggap sebagai simbol ucapan selamat datang untuk tahun baru yang lebih baik.
Bagi rumah bergaya modern, lukisan versi ilustrasi minimalis atau poster warna merah emas bisa menjadi alternatif yang tetap bernuansa tradisional namun terlihat kekinian.
Karakter Fu terbalik dipercaya mengundang keberkahan
Karakter Fu berarti keberuntungan. Uniknya, simbol ini sering ditempel dalam posisi terbalik di pintu rumah.
Maknanya berasal dari permainan kata dalam bahasa Mandarin yang menghubungkan kata terbalik dengan datangnya keberuntungan.
Karena itu, posisi terbalik justru dianggap sebagai tanda bahwa keberuntungan sedang menuju rumah tersebut.
Biasanya simbol ini ditempatkan di pintu utama, ruang tamu, atau area yang mudah terlihat tamu.
Pohon kumquat lambang rezeki dan kemakmuran
Tanaman kumquat sering dijadikan dekorasi hidup saat Imlek karena warna buahnya menyerupai emas.
Dalam filosofi Tionghoa, warna keemasan tersebut melambangkan kekayaan serta peluang rezeki yang baik sepanjang tahun.
Di Indonesia, pohon kumquat mini dalam pot sangat cocok ditempatkan di ruang tamu atau dekat jendela agar memberi kesan segar sekaligus simbol harapan finansial.
Baca Juga: 9 Kesalahan Feng Shui di Rumah yang Bisa Menghambat Energi Positif
Bunga mekar simbol awal baru yang penuh harapan
Imlek juga dikenal sebagai perayaan datangnya musim semi. Karena itu, bunga yang sedang mekar menjadi dekorasi penting.
Beberapa bunga yang populer antara lain bunga plum, anggrek, peony, dan bunga persik. Semua bunga ini dipercaya melambangkan pertumbuhan, cinta, kemakmuran, serta keberuntungan.
Menaruh bunga segar di rumah juga memberi efek psikologis positif karena ruangan terasa lebih hidup dan menyenangkan.
Menghias rumah saat Imlek bukan sekadar mengikuti tradisi, tetapi juga cara menghadirkan suasana optimistis untuk memulai tahun baru.
Setiap dekorasi memiliki makna simbolik yang berkaitan dengan harapan hidup lebih baik, mulai dari lampion merah hingga tanaman berbunga.
Memahami filosofi tersebut, masyarakat dapat memilih dekorasi yang tidak hanya indah secara visual tetapi juga bermakna bagi keluarga.
Perpaduan antara nilai tradisi dan sentuhan dekorasi modern akan membuat perayaan Imlek terasa lebih hangat, relevan, dan penuh semangat kebersamaan.
Selanjutnya: OJK Tegaskan Jual Beli Rekening Ilegal, Bank Diminta Perketat Pengawasan
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News