M O M S M O N E Y I D
BisnisYuk

69,5% UMKM Indonesia Belum Bisa Akses Kredit, CBI Luncurkan Andalan UMKM

69,5% UMKM Indonesia Belum Bisa Akses Kredit, CBI Luncurkan Andalan UMKM
Reporter: Danielisa Putriadita  |  Editor: Danielisa Putriadita


MOMSMONEY.ID - PT Credit Bureau Indonesia (CBI) meluncurkan Andalan UMKM, suatu portal digital yang dirancang untuk membantu pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) memahami profil kredit usaha serta meningkatkan kesiapan mereka dalam mengakses pembiayaan formal. 

Diluncurkan di GoWork Plaza Indonesia, Jakarta, inisiatif yang didukung Kementerian UMKM dan diawasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK) ini hadir sebagai respon terhadap masih rendahnya akses kredit bagi UMKM di Indonesia. Di mana 69,5% pemilik usaha tercatat belum mampu memperoleh pembiayaan perbankan.

Indonesia saat ini memiliki sekitar 57 juta pelaku UMKM yang menjadi tulang punggung perekonomian nasional. Namun, masih banyak pemilik usaha menghadapi kendala dalam memperoleh pembiayaan formal. Hambatan yang paling umum meliputi keterbatasan dokumentasi usaha, histori kredit, hingga kurangnya pemahaman mengenai proses penilaian yang dilakukan lembaga keuangan.

Direktur Utama CBI Anton Adiwibowo menyatakan selama ini banyak pengusaha UMKM mengajukan pinjaman tanpa memahami faktor-faktor yang menjadi penilaian lembaga keuangan terhadap usaha mereka.

Selama lima tahun terakhir, CBI telah membangun infrastruktur data yang menghubungkan UMKM dengan pembiayaan formal. Namun, data saja tidak cukup, pemilik usaha juga perlu memahami data tersebut. Masalahnya hampir selalu soal persiapan, bukan potensi. 

Baca Juga: Akses Kredit Masih Timpang, Amar Bank Percepat Pembiayaan Digital UMKM

"Melalui Andalan UMKM, kami ingin membantu pemilik usaha memahami bagaimana lembaga keuangan melihat profil usaha mereka dengan cara yang lebih sederhana dan mudah dipahami,” ujar Anton, dalam keterangan tertulis, Senin (18/5). 

Melalui Andalan UMKM, pengusaha UMKM dapat memahami bagaimana lembaga keuangan menilai profil usaha mereka dengan bahasa yang sederhana dan mudah dipahami. Platform ini menghadirkan empat fitur utama:

  • Checklist  Kesiapan Dokumen: Membantu Pengusaha UMKM memeriksa dan menyiapkan  dokumen yang diperlukan lembaga keuangan secara benar, termasuk NIB, NPWP, akta pendirian usaha, rekening koran, laporan laba rugi, dan dokumen lainnya.
  • Asesmen Profil Mandiri: Untuk pertama kalinya, Pengusaha  UMKM dapat melihat profil usaha mereka sendiri, identitas usaha, status entitas, kesiapan kelengkapan dokumen, dan peringkat usaha indikatif tanpa harus ke lembaga keuangan  terlebih dahulu.
  • Rencana  Perbaikan: Fitur ini mengidentifikasi kekurangan  data dan faktor lain yang berpotensi  menurunkan peringkat usaha indikatif , serta memberikan rencana terstruktur untuk memperbaikinya sebelum melakukan pengajuan pinjaman.
  • Kepercayaan Lembaga Keuangan – Ketika UMKM datang dengan profil yang telah terverifikasi oleh CBI, tahap KYC (Know Your Customer), KYB (Know Your Business), dan verifikasi dokumen telah dilakukan  lebih awal, sehingga meningkatkan peluang persetujuan pengajuan pinjaman secara signifikan.

Melalui berbagai fitur tersebut, Andalan UMKM diharapkan dapat membantu pemilik usaha lebih memahami kesiapan usaha mereka sebelum mengakses pembiayaan formal. Upaya ini juga dinilai sejalan dengan kebutuhan untuk memperkuat kredibilitas dan kesiapan finansial UMKM di tengah masih besarnya kesenjangan akses kredit di Indonesia.

Rhenaldy Purnomo, Asisten Pengembangan Kapasitas Usaha Kecil, Kementerian UMKM menilai UMKM Indonesia menghadapi tantangan besar dalam akses pembiayaan. Berdasarkan data OJK, sebanyak 69,5% UMKM belum mampu mengakses kredit perbankan, antara lain karena keterbatasan agunan, histori kredit, serta dokumentasi usaha yang belum memadai. 

Baca Juga: Hati-Hati Gabung Keuangan dengan Pasangan, Ini 5 Risiko Kredit di Indonesia

"Oleh karena itu, penguatan profil usaha, pencatatan keuangan, dan kredibilitas menjadi kunci. Kehadiran Andalan UMKM menjadi langkah strategis untuk membantu pemilik usaha membangun kesiapan finansial dan meningkatkan kepercayaan lembaga keuangan,” ujar Rhenaldy. 
 
Peluncuran Andalan UMKM juga menjadi bagian dari kolaborasi berkelanjutan antara CBI dan Kementerian UMKM sejak penandatanganan kemitraan pada Juni 2025 untuk memperkuat akses pembiayaan dan kredibilitas bisnis UMKM di Indonesia.
 
Dalam 12 bulan ke depan, CBI menargetkan ratusan ribu pengusaha UMKM memanfaatkan platform tersebut untuk membantu meningkatkan kesiapan usaha mereka sebelum mengakses pembiayaan formal.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Promo PHD dan Krispy Kreme Hari Ini, Ada Pizza Murah & Beli 1 Gratis 1 Lusin Donat

Nikmati perpaduan rasa gurih dan manis dari promo PHD dan Krispy Kreme dengan penawaran harga spesial. Segera buru promonya sekarang!

Apakah Menstruasi Tidak Teratur Gejala Kanker Payudara? Simak Penjelasan Medisnya

Hormon estrogen memang memengaruhi risiko kanker payudara dan siklus menstruasi. Tetapi menstruasi tidak teratur bukan patokan utama.

Mau Berat Badan Cepat Turun? Intip 5 Rekomendasi Teh Diet Alami Peluntur Lemak

Temukan berbagai jenis teh diet seperti teh oolong, teh putih, dan teh peppermint yang efektif mendampingi konsumsi harian Anda.  

HP Samsung A26: Kamera 50MP dengan OIS Bikin Rekaman Video Stabil Tanpa Getar

Fitur stabilisasi gambar optik HP Samsung A26 sukses meminimalkan guncangan video 4K. Cek kualitas bidikan lensa utama dalam menyeimbangkan warna.

Samsung Galaxy Unpacked: Flex Titanium Pangkas Bekas Lipatan Layar Z Series

Samsung Galaxy Unpacked akan berlangsung pada 22 Juli 2026. Z Flip 8, Z Fold 8, dan Z Fold 8 Ultra akan segera meluncur.

Tak Kalah dari Barista, Tea-rista Indonesia Adu Kreasi Meracik Teh

​Lebih dari 300 tea-rista dari seluruh Indonesia bersaing menghadirkan racikan teh terbaik dalam Chatime Tea-rista Competition 2026.

IHSG Lanjut Menguat, Saham Berkapitalisasi Pasar Terbesar Kompak Naik

Pada perdagangan Selasa pagi, 21 Juli 2026, pukul 9:05 WIB, indeks tercatat naik 0,69% ke level 6.274. ​

Harga Emas Antam & Buyback Kompak Turun Rp 9.000 pada Hari Ini Selasa (21/7)

Harga emas Antam turun Rp 9.000 menjadi Rp 2.601.000 per gram. Harga buyback juga melemah ke Rp 2.332.000. Simak selengkapnya

Sebelum Beli Properti di Luar Negeri, Investor Perlu Hitung Biaya Tambahan

​Investasi properti di Australia bisa menjadi pilihan diversifikasi aset, tetapi investor perlu memahami biaya, regulasi, dan potensi sewanya.

Makan Tetap Irit! Cek Promo Richeese Factory Berdua Diskon 40% Cuma 5 Hari

Solusi hemat tanggal tua ada di promo Richeese Factory dengan pilihan menu Crispy, Flying, hingga Parmesan Chicken. Berlakunya hanya 5 hari.