M O M S M O N E Y I D
Keluarga

6 Cara Menghindari Baterai Ponsel yang Cepat Habis, Bisa Diikuti!

Reporter: Raissa Yulianti  |  Editor: Raissa Yulianti


MOMSMONEY.ID - Daya baterai ponselmu cepat habis, padahal sering tak digunakan? Jangan salah, ada beberapa penyebab mengapa baterai HP Anda jadi cepat habis.

Penyebab baterai HP jadi cepat habis bisa disebabkan oleh beberapa cara, mulai dari aplikasi yang terlalu banyak dipakai, hingga tingkat kecerahan layar yang terlalu tinggi.

Untuk dapat menghemat daya baterai HP, berikut ini beberapa cara menghindari baterai HP yang cepat habis. Dilansir dari Lottemart, selengkapnya.

Baca Juga: 6 Jenis Maki Sushi Ala Jepang Berdasarkan Ukuran dan Penyajiannya

Redupkan layar HP

Layar HP yang terlalu cerah merupakan salah satu penyebab yang bikin baterai HP cepat habis. Maka cara menghindarinya adalah dengan meredupkan tingkat kecerahannya.

Jika Anda berada di dalam ruangan, ada baiknya meredupkan tingkat kecerahan layar sebagai salah satu opsi menghemat baterai HP. Namun jika Anda berada di luar ruangan/outdoor, tak ada salahnya menaikkan tingkat kecerahannya agar mata tak pusing saat melihat layar yang terlalu redup.

Jangan lupa untuk menggunakan wallpaper dengan warna netral agar tak terlalu menguras daya ponsel dan tak bikin mata jadi sakit karena layar HP terlalu cerah ataupun redup.

Baca Juga: Beri Literasi Keuangan, Intip 5 Cara Ajari Anak Mengatur Keuangan Sesuai Usianya

Mematikan GPS

Cara menghindari baterai HP yang cepat habis dapat dilakukan dengan mematikan GPS apabila sedang tak dipakai. Meski fitur GPS punya banyak fungsi vital yang digunakan oleh masyarakat saat ini, namun tak menampik jika GPS juga dapat menguras baterai HP.

Jika Anda beres membuka Google Maps, jangan lupa untuk menonaktifkan kembali GPS. Selain akan menghemat baterai, menonaktifkan fitur ini juga dapat menghemat kuota.

Baca Juga: Anti Gagal, Ikuti 5 Tips Supaya Resolusi Tahun 2023 Sukses Teruwujud

Mematikan Wifi

wifi
wifi

Sama seperti GPS, Wifi dapat menguras baterai HP. Cara menghindari baterai HP yang cepat habis bisa dengan menonaktifkan Wifi.

Aktifkan wifi hanya saat sedang dipakai. Jika sudah tak dipakai lagi, segera matikan fitur ini untuk menghemat baterai HP.

Baca Juga: 7 Jenis Beras di Seluruh Dunia, Punya Warna dan Bentuk yang Unik

Tutup semua aplikasi tak terpakai

Cara menghindari baterai HP yang cepat habis bisa dengan menutup semua aplikasi yang tak dipakai.

Aplikasi yang sedang dibuka akan terus berjalan di latar belakang meski Anda sudah tak membuka HP. Aplikasi-aplikasi ini tanpa sadar terus berjalan dan akan mengurasi baterai HP sehingga membuatnya mudah lowbat.

Untuk mengetahui aplikasi mana saja yang sering mengurasi baterai HP, cukup klik settings dan lihat konsumsi daya yang dilakukan pada masing-masing aplikasi.

Uninstall aplikasi yang paling menguras HP. Atau jika tak ingin di uninstall, cukup tutup aplikasi tersebut setelah memakainya.

Baca Juga: 7 Street Food Jepang yang Jarang Didengar, Wajib Anda Coba Saat Berlibur ke Jepang

Aktifkan fitur hemat daya

HP bisa mengatur penghemat dayanya tersendiri, loh. Fitur ini dinamakan power saving mode.

Salah satu cara menghindari baterai HP yang cepat habis bisa dengan mengaktifkan fitur yang satu ini. Baik tingkat kecerahan layar ponsel, maupun baterai bisa diatur dengan sendirinya sehingga masa baterai HP dapat diperpanjang.

Baca Juga: 3 Kunci Utama Perbedaan Grill, Barbeque, dan Roasting untuk Memasak Daging

Ketahui kapasitas baterai HP

Langkah-langkah di atas akan sia-sia jika saja Anda tak mengetahui berapa kapasitas baterai HP Anda. Sebab, kapasitas baterai HP dapat menentukan awet atau tidaknya daya ponsel.

Jika ingin punya HP dengan daya baterai yang kuat, awet, dan tak cepat habis, maka belilah HP dengan mengutamakan kapasitas baterai. Carilah HP dengan kapasitas baterai yang besar, sesuai dengan kebutuhanmu.

Mari ikuti sederet cara di atas untuk menghindari baterai HP yang cepat habis.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Perbankan Borong SBN Rp 100 Triliun, Ini Dampak yang Perlu Dicermati

Perbankan net buy Surat Berharga Negara sekitar Rp 100 triliun pada Oktober 2026. Sedangkan BI justru net sell sekitar Rp 33,41 triliun.  

Yield SUN 10 Tahun Tembus 7,7%, Ini Proyeksi Hingga Awal Tahun 2027 Menurut Analis

Tekanan di pasar obligasi domestik diperkirakan masih berlanjut hingga akhir 2026. Yield Surat Utang Negara tenor 10 tahun 7,7% belum puncak.  

Yield SUN 10 Tahun Naik, Risiko Domestik Jadi Tekanan Utama

Yield Surat Utang Negara Indonesia tenor 10 tahun menguat di level 7,63% setelah sempat menyentuh 7,75%, tertinggi dalam empat tahun terakhir.  

Yield SUN di atas 7,5%, Saatnya Investor Akumulasi atau Hindari?

Tekanan terhadap pasar obligasi membuat yield berada di level 7,75%. Apakah momen tepat bagi investor untuk mulai membeli atau justru hindari?

Selain Rasa, Ini yang Perlu Diperhatikan Pelaku UMKM dalam Kembangkan Bisnis Kuliner

​BRIncubator 2026 memberikan pelatihan dan pendampingan bagi UMKM makanan dan minuman untuk memperkuat kemampuan bisnis dan pengelolaan produksi.

Gelagat Asing Keluar dari Pasar SBN Baru-Baru Ini, Apa Penyebabnya?

Investor asing yang sempat masuk sejak awal Oktober, berbalik arah menjual SBN pada pertengahan bulan lalu. Cari tahu pemicunya.

Yield SUN Melonjak, CDS Naik dan Rupiah Loyo, Apa Artinya bagi Pasar?

Pasar obligasi domestik hadapi tekanan di tengah kenaikan Credit Default Swap (CDS), pelemahan rupiah, serta kenaikan yield Surat Utang Negara.

Harga Buyback Emas Hari Ini Mayoritas Turun, Hanya Antam Naik Rp 13.000

Harga buyback emas Antam hari ini menjadi yang tertinggi, menyalip posisi Galeri 24 sebelumnya.     

Cuaca Panas Memengaruhi Pola Konsumsi Listrik, YLKI Ingatkan Hal Ini

​YLKI mengimbau masyarakat menghindari penggunaan stop kontak berlebihan dan segera mengganti kabel atau peralatan listrik yang rusak.

Lansia Masih Bisa Punya Asuransi Kesehatan, Ini Syaratnya

Asuransi kesehatan penting bagi lansia, tetapi terdapat tantangan mendapatkan asuransi pada usia lanjut akibat riwayat penyakit.