M O M S M O N E Y I D
HOME, Keluarga

5 Tips yang Dapat Membantu Meningkatkan Keterampilan Parenting

Penulis: Ana Risma  |  Editor: Ana Risma


MOMSMONEY.ID - Mengasuh anak tentu menjadi tantangan tersendiri bagi setiap orang tua. Tidak boleh sembarangan, pengasuhan harus dilakukan sesuai dengan pola parenting yang positif.

Mungkin, tidak sedikit orang tua yang merasa bahwa keterampilan parentingnya masih jauh dari ekspektasi. Meskipun begitu, ada berbagai tips yang bisa diterapkan untuk meningkatkan keterampilan tersebut.

Melansir Very Well Family, inilah 5 tips yang bisa Anda coba untuk membantu meningkatkan keterampilan parenting Anda!

Baca Juga: MUI: Vaksinasi dan Tes Swab Tak Batalkan Puasa

1. Dengarkan anak Anda

Mungkin kesibukan telah berhasil merenggut waktu Anda bersama anak. Sampai-sampai, tidak sempat untuk mengobrol apalagi mendengarkan mereka berbicara. Meskipun begitu, selalu ada waktu senggang di antara kesibukan bukan?

Jadi, ketika sedang tidak sibuk, sempatkanlah untuk menghabiskan waktu luang bersama anak-anak. Ketika bersama mereka, cobalah untuk menyingkirkan segala pikiran tentang pekerjaan dan fokuskan hanya pada mereka.

Ajukan beberapa pertanyaan tentang keseharian mereka dan biarkan mereka bercerita dengan leluasa. Dengarkan setiap perkataan anak secara saksama dan lakukan kontak mata ketika mereka sedang berbicara kepada Anda. Dengan begini, anak akan merasa dihargai dan diperhatikan secara penuh oleh Anda.

2. Patuhi segala peraturan yang telah Anda buat

Sebagai orang tua, Anda memiliki kewajiban untuk mengajarkan anak-anak tentang perbedaan antara benar dan salah. Oleh sebab itu, ketika suatu saat Anda melakukan kesalahan, maka akuilah. Hal ini akan menunjukkan kepada anak untuk tidak takut mengakui kesalahan karena setiap orang pasti pernah membuat kesalahan.

Pastikan membuat peraturan dan melaksanakannya secara konsisten namun tetap fleksibel menyesuaikan keadaan. Jika suatu hari Anda mengubah peraturan yang telah dibuat, jangan lupa untuk menjelaskan kepada anak tentang alasan di balik hal itu.

Aturan dibuat untuk kepentingan bersama dan konsekuensinya pun harus ditegakkan secara adil. Maka dari itu, bukan hanya anak-anak saja yang harus mematuhi peraturan melainkan Anda juga.

3. Jadilah teladan yang baik di depan anak-anak

Setiap orang tua pasti menginginkan anak mereka untuk menjadi pribadi yang baik. Jadi, jika tidak ingin anak melakukan hal-hal yang tidak baik, maka jangan sekali-kali menunjukkan contoh yang tidak semestinya di depan mereka.

Apabila merasa bahwa selama ini sikap dan tindakan Anda masih kurang baik, harus segera memperbaikinya sebelum anak-anak menirunya.

Pahamilah bahwa anak-anak sebenarnya mengamati segala tingkah laku Anda secara diam-diam selama di hadapan mereka dan cenderung akan menjadikannya sebagai contoh. Oleh sebab itu, penting untuk bertingkah laku sebaik mungkin sesuai dengan kemampuan terbaik Anda.

4. Kendalikan emosi Anda

Emosi yang meledak-ledak dan tidak terkendali di depan anak-anak akan membuat mereka takut atau cemas. Meskipun Anda marah bukan kepada mereka, namun hal tersebut tetap dapat memengaruhi anak-anak.

Setiap kali kehilangan kendali, berteriak, atau berdebat dengan seseorang, secara otomatis Anda menunjukkan kepada anak-anak bahwa perilaku demikian merupakan reaksi normal orang-orang ketika sedang berada pada masa sulit.

Sebaiknya, tunjukkanlah bagaimana caranya untuk tetap tenang dalam menyelesaikan masalah. Ketika terbiasa tenang dalam berbagai situasi, maka Anda akan mengajarkan kepada anak-anak seperti apa kecerdasan emosional itu. Jika Anda tiba-tiba kehilangan ketenangan, pastikan untuk meminta maaf dan bertanggung jawab atas kemarahan Anda.

5. Jadilah fleksibel

Kerap kali orang tua berjuang untuk mencapai harapan dan tujuan yang sebenarnya tidak realistis bagi anak-anak maupun diri mereka sendiri. Ketika hal ini terjadi, mengasuh anak akan terasa memberatkan dan membebani.

Angan-angan untuk menjadi orang tua yang sempurna tentu akan rentan mendatangkan stres. Selain tidak ingin kehidupan anak menjadi kacau, orang tua yang perfeksionis juga bisa memberikan tekanan yang ekstrem kepada anak-anak mereka karena mereka kerap menuntut anak untuk selalu tampil sempurna. Perasaan khawatir tentang pikiran orang tua lain terhadap mereka juga tak jarang menghantui.

Dibandingkan harus terbebani oleh sikap yang perfeksionis, alangkah baiknya untuk mengambil langkah mundur dan mengevaluasi kembali apakah harapan dan tujuan Anda realistis atau tidak. Belajarlah untuk menjadi lebih fleksibel dan lepaskan saja hal-hal yang dirasa tidak penting. Dengan begini, Anda dan anak-anak akan menjalani hari-hari dengan lebih tenang dan santai.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Kelelahan Finansial Bisa Menguras Energi, Ini Cara Mudah Mengatasinya

Kelelahan finansial dapat memicu stres dan mengganggu hubungan. Kenali penyebab serta cara mengatasinya dengan lebih seimbang.

Jangan Salah Pilih Tanaman, 5 Jenis Ini Bisa Bikin Nyamuk Datang ke Rumah

Tanaman tertentu di halaman rumah bisa menciptakan tempat nyaman bagi nyamuk. Kenali jenisnya dan cara menjaga taman tetap aman.  

Cuma Rp5.000 Sehari, Metode Micro-Sinking Funds Bantu Jaga Keuangan

Cukup sisihkan Rp5.000 per hari, micro-sinking funds bisa membantu memenuhi kebutuhan tanpa bikin keuangan bulanan kewalahan.  

Ide Dekorasi Rumah Vas Badai Era 2000-an yang Banyak Dilirik Desainer

Vas badai kembali populer sebagai dekorasi rumah 2026. Simak inspirasi menatanya agar hunian terasa hangat, modern, dan estetik.  

Kelelawar Masuk Loteng Rumah? Kenali Tanda, Penyebab, dan Cara Mengatasinya

Kelelawar masuk loteng rumah bisa jadi masalah. Kenali penyebab, tanda, cara mengatasi, dan langkah pencegahan agar tidak kembali.

4 Ciri-Ciri Rambut Rusak dan Penyebabnya, Hindari Handuk yang Kasar!

Sebelum terlambat, ketahui 4 ciri-ciri rambut rusak dan penyebabnya agar Anda bisa menemukan perawatan yang tepat.  

Cara Orang Tua Siapkan Masa Depan Anak Berkebutuhan Khusus Sejak Dini

Simak cara menyusun keuangan anak berkebutuhan khusus agar masa depannya lebih aman tanpa mengabaikan kondisi finansial keluarga.

Hasil China Open 2026: Tambah 3, Ada 7 Wakil Indonesia ke Babak 16 Besar

Hasil China Open 2026 babak 32 besar hari kedua Rabu (22/7), tiga wakil Indonesia melenggang ke 16 besar. 

Ada Beasiswa dari Lotte, Mahasiswa di Kampus Ini Berpeluang Dapat Bantuan Pendidikan

Lotte Foundation kembali menghadirkan program beasiswa bagi mahasiswa S1 dan D4 yang berprestasi di 10 universitas mitra  

Disebut Silent Killer, Ini 7 Gejala Kanker Ovarium yang Sering Dianggap Kembung Biasa

Gejala kanker ovarium kerap diabaikan karena mirip masalah pencernaan. Waspadai tanda seperti perut kembung terus-menerus hingga nyeri panggul.