M O M S M O N E Y I D
Keluarga

5 Cara Menjaga Anak Tetap Aman Saat Bermain Media Sosial

5 Cara Menjaga Anak Tetap Aman Saat Bermain Media Sosial
Reporter: Ana Risma  |  Editor: Ana Risma


MOMSMONEY.ID - Orang tua wajib tahu, ini 5 cara menjaga anak tetap aman saat bermain media sosial.

Melarang anak untuk tidak bermain media sosial sama sekali mungkin agak sulit dilakukan di era digital ini. Jadi, alih-alih hanya fokus untuk menjauhkan anak dari media sosial, alangkah baiknya orang tua juga mencari tahu bagaimana cara memastikan keamanan anak selama bermain media sosial.

Dilansir dari laman Unicef Indonesia, berikut 5 cara menjaga anak tetap aman saat bermain media sosial.

1. Komunikasi secara terbuka

Upayakanlah komunikasi yang jujur serta terbuka dengan anak tentang cara dan teman interaksinya di dunia maya.

Pastikan anak paham bahwa interaksi di media sosial harus dilakukan dengan baik dan sopan. Jelaskan juga kepada anak bahwa perlakuan yang mendiskriminasi atau tidak pantas tetap tidak boleh ditoleransi.

Dorong anak untuk selalu bercerita kepada orang dewasa yang mereka percaya apabila mereka mendapatkan pengalaman negatif.

Terakhir, amati perilaku anak. Waspadalah jika anak tampak murung atau cenderung menyembunyikan kegiatannya di internet.

Baca Juga: 8 Cara Berbicara dengan Anak Remaja yang Keras Kepala, Moms Wajib Tahu!

2. Manfaatkan fitur perlindungan teknologi

Pastikan perangkat yang digunakan anak sudah dipasangi peranti lunak dan program antivirus terbaru dengan pengaturan privasi diaktifkan.

Matikan atau tutupi webcam jika sedang tidak digunakan. Untuk anak yang masih sangat muda, orang tua bisa memanfaatkan fitur pengendalian orang tua termasuk pencarian aman (safe search) agar setiap akses anak aman dan positif.

Berhati-hatilah terhadap sumber belajar daring yang menawarkan akses gratis. Jangan berikan foto dan nama lengkap anak, karena platform yang sah tidak akan meminta data tersebut.

Ingat juga untuk selalu memeriksa pengaturan privasi guna meminimalkan perekaman data pribadi. Ajarkan anak cara melindungi informasi pribadinya, terutama dari orang yang tidak dikenal.

3. Temani anak

Bantu anak untuk mengetahui dan menghindari bentuk-bentuk misinformasi serta konten yang tidak sesuai dengan usianya.

Selain itu, temani anak saat mencari aplikasi, permainan, atau hiburan daring lain yang sesuai dengan usianya.

Baca Juga: 5 Tips Mengasuh Anak Remaja yang Sensitif dengan Tepat, Jangan Asal Mendisiplinkan!

4. Ajarkan anak untuk tetap berperilaku baik

Contohkan dan pantau perilaku positif anak di dunia maya dan saat mereka melakukan panggilan video. Ingatkan anak untuk selalu bersikap baik terhadap teman-teman online, mengenakan pakaian yang pantas, dan tidak bergabung dalam panggilan video dari kamar tidur.

Bagi para orang tua, pelajarilah kebijakan sekolah dan kontak yang bisa dihubungi untuk melaporkan peristiwa cyberbullying atau konten negatif.

Dengan bertambahnya waktu yang dihabiskan anak di dunia maya, mereka cenderung akan terpapar iklan dari beragam jenis produk termasuk makanan yang tidak sehat, stereotip gender, atau pun konten yang tidak seusai dengan usianya.

Jadi, bantulah anak untuk mengenali iklan di internet. Gunakan kesempatan ini untuk membahas aspek negatif atau keliru dari konten yang ditampilkan.

5. Dorong anak untuk melaporkan masalah di dunia maya

Ingatkan selalu kepada anak untuk mencari bantuan dari seseorang yang dipercaya seperti orang tua, wali, anggota keluarga, pendamping, atau orang dewasa lainnya yang terpercaya saat mereka merasa di-bully, diganggu, diancam, atau menemukan masalah di dunia maya.

Di sekolah, arahkan anak untuk menghubungi guru seperti guru BK, guru olahraga, atau guru mata pelajaran lainnya.

Ajarkan juga kepada anak untuk memblokir akun pelaku bullying dan melaporkan perilaku tidak menyenangkan di media sosial.

Bantu anak mengumpulkan dan menyimpan bukti-bukti dari perilaku tidak menyenangkan yang mereka alami seperti pesan dalam fitur chatting dan screenshot postingan di media sosial agar dapat ditindaklanjuti oleh pihak yang berwenang.

Demikian 5 cara menjaga anak tetap aman saat bermain media sosial. Semoga bermanfaat dan jangan lupa diterapkan ya, Moms!

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Hemat Lebih Banyak! 6 Promo Kuliner Spesial Hari Ini 6 Februari, Starbucks hingga A&W

Makan enak tanpa boros? Starbucks, Wingstop, A&W tawarkan harga super hemat hari ini. Simak detail promonya di sini!

Harga Emas Global Menguji Naik Setelah Tumbang 3,7% Kemarin

Volatilitas harga emas dalam jangka pendek dapat berlanjut. Emas menuju penurunan mingguan yang kedua berturut-turut.

Promo Starbucks Terbatas: Diskon 55% Pakai BCA Cuma Hari Ini

Momen ngopi bareng teman lebih seru dengan diskon Starbucks hingga 55% khusus 6 Februari. Pembayaran BCA bisa lebih hemat.

Harga Emas Antam Jumat 6 Februari Ambles Rp 100.000

Harga dasar emas batangan Antam ukuran 1 gram dibanderol Rp 2.856.000 Jumat (6/2/2026), turun Rp 100.000 dibanding harga Kamis (5/2/2026).

Harga Bitcoin Sempat Ambles ke US$ 60.000, Hati-Hati Fase Kapitulasi!

Situasi saat ini disinyalir sudah bukan lagi sekadar koreksi sehat, melainkan fase kapitulasi total.      

Pasar Kripto Babak Belur, Hanya 4 Kripto Penghuni Kripto Top Gainers

Dalam 24 jam terakhir, nilai kapitalisasi pasar atau market cap kripto global ambles 8,91%. Harga Bitcoin dan mayoritas altcoins rontok.

Daftar Harga HP Samsung Terbaru: Temukan Seri Paling Pas untuk Aktivitas Anda

Banyak seri Samsung dengan harga bervariasi. Cek daftar harga HP Samsung Februari 2026 dan pastikan Anda tidak salah pilih! 

Diskon 50% CFC Hebat, Promo Paket Ayam Favorit Mulai Rp 26 Ribuan Saja

Mulai Rp 26.363, Anda bisa makan kenyang di CFC dengan diskon 50% untuk paket Hebat. Jangan lewatkan kesempatan ini untuk hemat besar!

Poco F8 Ultra: Terobosan Audio Bose & Snapdragon Elite Gen 5 yang Mengejutkan

Poco F8 Ultra hadir dengan audio Sound by Bose dan Snapdragon 8 Elite Gen 5. Skor AnTuTu tembus 3,9 juta, benarkah performanya tak tertandingi? 

Beda dengan Pulsa HP, Begini Cara Menghitung Token Listrik Prabayar

Mari simak, begini cara menghitung token listrik prabayar PLN yang perlu Anda tahu.