M O M S M O N E Y I D
Keluarga

5 Cara Membantu Anak Remaja yang Pemalu biar Lebih Percaya Diri

Penulis: Ana Risma  |  Editor: Ana Risma


MOMSMONEY.ID - Inilah 5 cara membantu anak remaja yang pemalu agar lebih percaya diri.

Orang dewasa yang pemalu mungkin masih bisa menyapa seseorang atau memaksakan diri untuk menghadiri suatu acara.

Sebaliknya, seseorang yang pemalu dan masih berusia remaja cenderung memilih untuk menghindari orang atau pertemuan sosial.

Salah satu faktor yang menyebabkan beberapa anak remaja mengalami rasa malu dalam jumlah sedang atau bahkan parah adalah genetika.

Maka dari itu, seorang remaja yang orang tuanya pemalu memiliki kemungkinan yang tinggi untuk tumbuh menjadi individu yang pemalu juga.

Selain genetika, pengalaman hidup juga bisa menjadi faktor penyebab dari rasa malu pada remaja.

Seorang remaja yang memiliki pengalaman negatif ketika mencoba hal-hal baru, berbicara, atau mendekati orang lain akan sangat mungkin menjadi kurang terbuka dari waktu ke waktu.

Di sisi lain, remaja yang tumbuh dengan orang tua yang terlalu protektif juga cenderung lebih pemalu.

Moms, apabila anak remaja Anda begitu pemalu dan enggan untuk menghadapi situasi sosial, yuk, coba terapkan 5 cara membantu anak remaja yang pemalu agar lebih percaya diri, dikutip dari Verywell Family, berikut:

Baca Juga: 7 Manfaat Dongeng Sebelum Tidur untuk Anak-Anak, Bisa Meningkatkan Empati Si Kecil

1. Beri anak kesempatan untuk menangani urusannya sendiri

Cara membantu anak remaja yang pemalu agar lebih percaya diri pertama yaitu memberi anak kesempatan untuk menangani urusannya sendiri.

Sebagai orang tua, mungkin ada kalanya Anda tergoda untuk melakukan banyak hal demi menyelesaikan urusan anak dengan cepat.

Misalnya, Anda memesankan anak makanan favoritnya di suatu restoran atau menelepon pihak bimbingan belajar anak karena kemungkinan besar mereka akan datang terlambat.

Meskipun akan terasa cepat selesai jika segala urusan anak berada di bawah kendali Anda, namun melakukan terlalu banyak hal untuk anak justru dapat memperburuk keadaan.

Selain mendorong anak untuk menjadi manja, kebiasaan yang demikian juga dapat membuat mereka semakin nyaman dengan sikap pemalunya.

Alih-alih melakukannya, alangkah baiknya Anda memberikan kesempatan kepada anak remaja Anda untuk melatih kemampuan mereka melakukan banyak hal sendiri.

2. Bantu anak menemukan bakatnya

Cara membantu anak remaja yang pemalu agar lebih percaya diri kedua yaitu bantu anak menemukan bakatnya.

Anak remaja yang pemalu tidak akan mengalami peningkatan kepercayaan diri jika mereka selalu nyaman untuk berada di zona nyamannya.

Oleh sebab itu, Anda sebagai orang tua disarankan untuk tidak pantang menyerah dalam membantu anak mengeksplor berbagai hal baru.

Untuk membantu meningkatkan kepercayaan diri anak remaja Anda yang pemalu, doronglah mereka untuk terlibat dalam berbagai kegiatan seperti olahraga, klub, organisasi, atau lainnya selagi itu positif.

Selain memperluas relasi yang berguna untuk kehidupan sosial anak, upaya ini juga dapat membantu anak mempelajari keterampilan baru dan mengungkap bakat yang terpendam.

Baca Juga: Periksa 9 Penyebab Ruam Kulit beserta Cara Mengatasinya Sesuai Gejala

3. Dorong anak untuk bertemu orang baru dan terlibat dalam kegiatan baru

Cara membantu anak remaja yang pemalu agar lebih percaya diri ketiga yaitu mendorong anak untuk bertemu orang baru dan terlibat dalam kegiatan baru.

Meskipun menghadiri acara dan kegiatan mungkin terasa sulit bagi anak remaja yang pemalu, namun seiring berjalannya waktu tingkat kenyamanan anak akan meningkat ketika mereka menikmati interaksi positif.

Jadi, jangan ragu untuk mengajak anak Anda mengunjungi berbagai kegiatan baru karena langkah ini dapat sekaligus meningkatkan kemampuan adaptasi mereka di lingkungan baru dan melatih anak untuk terbiasa berkenalan dengan orang-orang yang sebelumnya asing bagi mereka.

Baca Juga: Selain Insomnia, Ini 7 Penyebab Anak Tidak Mau Tidur di Malam Hari. Catat Ya!

4. Berikan pujian kepada anak atas upayanya

Cara membantu anak remaja yang pemalu agar lebih percaya diri keempat yaitu memberikan pujian kepada anak atas upayanya.

Bagi anak remaja yang pemalu, bertemu orang baru atau mencoba aktivitas baru tentu bukanlah hal yang mudah untuk dilakukan. Maka dari itu, Anda harus memvalidasi dan menganggap normal apa yang anak Anda rasakan terkait hal tersebut.

Walaupun begitu, Anda tetap harus mendorong dan membantu anak untuk berani bertemu orang baru dan mencoba berbagai aktivitas baru.

Katakan kepada anak Anda bahwa semakin sering mereka berlatih atau melakukannya, maka semakin bagus pula hasil yang akan mereka petik.

Nah, saat anak Anda sudah mau berusaha bertemu orang baru atau mencoba aktivitas baru, berikanlah mereka pujian yang tulus guna meyakinkan diri anak bahwa mereka telah melakukan upaya yang tepat dan pantas diapresiasi.

5. Ajarkan keterampilan asertif

Cara membantu anak remaja yang pemalu agar lebih percaya diri kelima yaitu mengajarkan keterampilan asertif.

Cara terakhir yang bisa Anda terapkan untuk membantu meningkatkan kepercayaan diri anak remaja Anda yang pemalu yaitu mengajarkan mereka keterampilan asertif.

Dilansir dari SehatQ, asertif merupakan suatu bentuk keterampilan komunikasi berupa mengutarakan opini secara efektif dan mempertahankan perspektif pribadi dengan tetap menghargai hak dan keyakinan orang lain yang berbeda.

Dengan mengajarkan keterampilan asertif pada anak remaja Anda yang pemalu, itu akan membantu mereka belajar bagaimana mengekspresikan emosi dengan lebih nyaman dan tepat.

Jika kelima cara di atas tak kunjung membuahkan hasil, Anda bisa mempertimbangkan untuk mencari bantuan profesional seperti dokter anak atau profesional kesehatan mental terutama jika sikap pemalu anak Anda menyebabkan masalah pendidikan atau sosial.

Pasalnya, seorang profesional dapat membantu menentukan apakah anak Anda membutuhkan terapi yang berguna untuk membangun kepercayaan dirinya atau tidak.

Moms, demikian 5 cara membantu anak remaja yang pemalu agar lebih percaya diri.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Pendidikan Inklusif Tak Hanya di Ruang Kelas, Ini Contohnya

Garudafood bersama Sekolah Relawan mengadakan kegiatan edukasi dan kreativitas bagi santri  Pondok Pesantren Cahaya Qur’an di Kabupaten Bogor ​

Kulik Ekosistem Fitur Blu, Lebih Gampang Atur Keuangan Anak Muda dan Gaya Hidup

​Ekosistem perbankan digital blu menawarkan kemudahan mengelola tabungan, patungan, transaksi, dan kebutuhan mata uang asing. 

IHSG pada Selasa (27/10) Merosot Hampir 2%, Simak Saham Pemberatnya

IHSG pada Selasa (27/10) tidak bertenaga dan anjlok 1,99% ke level 5.266. Saham perbankan besar juga kompak ditutup turun.

Untuk Moms Bergelar Bos, Tingkat Engagement Employment Karyawan Sudah Oke Lo

Laporan Marsh menunjukkan tingkat employee engagement di Indonesia masih tinggi, tugas para pemimpin untuk menjaganya. ​

Harga Buyback Emas Hari Ini Kompak Naik, Hartadinata Naik Terbesar Rp 13.000

Harga buyback emas Hartadinata (HRTA) mencatat kenaikan terbesar, namun Antam masih memegang harga buyback tertinggi.

Solusi CBI Perluas Akses Kredit bagi 137 Juta Calon Debitur Termasuk Pekerja Informal

​Akses penyaluran kredit kepada debitur khususnya mereka pekerja sektor informal kini memungkinkan untuk diperluas lagi.

Data KTP Bisa Disalahgunakan untuk Pinjaman, Ini Risiko yang Perlu Diwaspadai

​OJK mencatat 702.342 laporan penipuan sejak November 2024 hingga September 2026 mencakup penyalahgunaan data KTP hingga pemalsuan dokumen.

Jangan Lupa Bawa Payung, Begini Prakiraan Cuaca Banten Rabu (28/10)

BMKG memperkirakan cuaca di sejumlah wilayah Banten menunjukkan potensi hujan dengan intensitas ringan hingga sedang besok, Rabu (28/10).

Lagi, Harga Emas Dunia Jebol US$ 4.000 di tengah Penguatan Dollar

Jika menembus US$ 3.900, harga emas berisiko melanjutkan penurunan hingga menguji area US$ 3.800 per troi ons.

Prakiraan Cuaca DKI Jakarta Rabu (28/10), Seluruh Wilayah Berpotensi Hujan

BMKG memperkirakan seluruh wilayah DKI Jakarta berpotensi mengalami hujan ringan besok. Jangan lupa membawa payung saat hendak bepergian