M O M S M O N E Y I D
Keluarga

5 Bahan Pemanis Kopi yang Lebih Sehat dari Gula Pasir, Pecinta Kopi Harus Tahu

Penulis: Ana Risma  |  Editor: Ana Risma


MOMSMONEY.ID - Berikut ini 5 bahan pemanis kopi yang lebih sehat dari gula pasir untuk para pecinta kopi manis.

Kopi yang didominasi rasa pahit mungkin kurang cocok untuk para pecinta kopi manis. Itulah mengapa peran gula sangat penting untuk menciptakan rasa kopi yang ideal bagi penggemar kopi manis.

Faktanya, terlalu banyak mengonsumsi gula terutama gula pasir telah dikaitkan dengan risiko diabetes tipe 2 yang lebih tinggi, masalah kardiovaskular, dan penambahan berat badan.

Untuk meminimalkan risiko tersebut, Anda yang suka minum kopi manis dianjurkan untuk beralih ke bahan pemanis yang lebih sehat dari gula pasir.

Merangkum laman Golden Ratio dan Corporate Coffee Systems, inilah 5 bahan pemanis kopi yang lebih sehat dari gula pasir untuk para pecinta kopi manis:

Baca Juga: Moms, Inilah 5 Manfaat Gambas untuk Kesehatan Tubuh

1. Sirup agave

Bahan pemanis kopi yang lebih sehat dari gula pasir pertama adalah sirup agave.

Berasal dari getah manis tanaman agave atau sejenis sukulen asal Meksiko dan Amerika Latin, sirup agave atau biasa disebut juga dengan agave nectar memiliki indeks glikemik yang rendah.

Itu artinya, sirup agave lebih baik bagi orang-orang yang kerap memerhatikan glukosa darahnya seperti penderita diabetes.

Namun, sirup agave tetap harus dikonsumsi dalam jumlah sedang mengingat kandungan fruktosanya yang tinggi.

Sirup agave tepat untuk dijadikan sebagai bahan pemanis kopi karena memiliki rasa karamel ringan yang dapat menutupi rasa pahit pada kopi terutama espresso.

2. Stevia

Bahan pemanis kopi yang lebih sehat dari gula pasir kedua adalah stevia. Selain aman untuk penderita diabetes, stevia juga cocok untuk orang-orang yang sedang diet karena mengandung 0 kalori.

Dibandingkan gula pasir, stevia 300 kali lebih manis. Beberapa pengguna stevia mengatakan bahwa stevia dapat menambah rasa pahit pada kopi tergantung level roasting kopi.

Jadi, pastikan untuk menggunakan stevia secukupnya saja.

Baca Juga: Ini Lo Cara Memilih Coffee Table yang Tepat untuk Ruang Tamu

3. Erythritol

Bahan pemanis kopi yang lebih sehat dari gula pasir ketiga adalah erythritol. Erythritol merupakan gula alkohol yang berasal dari karbohidrat tumbuhan. Seperti stevia, erythritol harus diubah secara kimia untuk digunakan sebagai pemanis.

Erythritol tidak mengandung kalori dan rendah karbohidrat. Erythritol dapat diterima oleh pasien diabetes karena tidak mengubah kadar glukosa. Anda bisa memilih erythritol jika tidak mau mengalami lonjakan gula darah atau kalori.

Apabila Anda adalah seorang pecinta kopi manis, maka tidak ada salahnya untuk beralih ke erythritol yang terbukti lebih ramah bagi kesehatan.

4. Sirup maple

Bahan pemanis kopi yang lebih sehat dari gula pasir keempat adalah sirup maple. Selain populer untuk topping pancake, sirup maple juga telah lama digunakan sebagai pemanis kopi alami.

Mengutip Healthline, sirup maple mengandung 24 senyawa antioksidan. Nah, untuk mendapatkan manfaat antioksidan yang maksimal dari sirup maple, pastikan untuk memilih sirup maple yang lebih gelap dan alami.

Tak hanya antioksidan, sirup maple juga mengandung sedikit kalsium, magnesium, dan potassium. Meskipun begitu, selalu ingat untuk menuangkan sirup maple secukupnya ke dalam kopi Anda karena sirup maple bukanlah pemanis yang rendah kalori.

5. Ekstrak buah monk

Bahan pemanis kopi yang lebih sehat dari gula pasir kelima adalah ekstrak buah monk. Dewasa ini, ekstrak buah monk semakin populer di dunia per-kopi-an.

Pasalnya, ekstrak buah monk memiliki cita rasa super manis sehingga cocok untuk menggantikan gula. Bahan pemanis ini dibuat dengan cara menggiling bagian daging buah monk alih-alih biji dan kulitnya.

Adapun jus yang dihasilkan dari proses penggilingan tersebut mengandung 0 kalori dan menjadikannya sebagai pilihan yang bagus untuk orang-orang yang memerhatikan betul diet mereka.

Ekstrak buah monk memiliki tingkat kemanisan 200 kali lebih tinggi dari gula biasa. Oleh sebab itu, Anda hanya perlu sedikit saja ekstrak buah monk untuk mempermanis kopi Anda.

Itulah 5 bahan pemanis kopi yang lebih sehat dari gula pasir. Kira-kira, mana pilihan Anda?

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Hasil Denmark Open 2026: Fajar/Fikri ke Semifinal, Putri Kandas

Hasil Denmark Open 2026 babak perempatfinal, Jumat (16/10), Ganda putra Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri melaju ke semifinal.

Promo Hypermart Beli Banyak Lebih Hemat 16-22 Oktober 2026, Wafello Beli 2 Gratis 1

Cek dan manfaatkan katalog promo Hypermart Beli Banyak Lebih Hemat periode 16-22 Oktober 2026. Jangan sampai ketinggalan, Moms!  

Hujan Lebat Masih Guyur 12 Provinsi Ini, Cek Peringatan Dini BMKG Cuaca Besok (17/10)

BMKG merilis peringatan dini cuaca besok Sabtu 17 Oktober 2026 dengan status Waspada hujan lebat di provinsi berikut ini.

Promo Alfamart Paling Murah Sejagat 16-23 Oktober 2026, Attack Jumbo Paling Murah

Promo Alfamart Paling Murah Sejagat hadir lagi. Potongan harga spesial untuk aneka produk berlaku 16-23 Oktober 2026.

Waspada Udara Kabur Muncul di Wilayah Jawa Timur, Cek Prakiraan Cuaca Besok (17/10)

​BMKG memprakirakan cuaca besok di Jawa Timur 17–18 Oktober bervariasi, dengan suhu tertinggi mencapai 37°C di Kota Mojokerto.

Drone Kini Bisa Ganti Baterai Otomatis, Begini Sepsifikasi DJI Dock 4

DJI menghadirkan Dock 4 di Indonesia, stasiun otomatis yang memungkinkan drone mengganti baterai secara otomatis tanpa intervensi manual.​

Akses Dua Layanan Sekaligus, Viu dan iQIYI Luncurkan Paket Langganan Bersama

Dengan paket berlangganan bersama, pelanggan bisa memperoleh manfaat keanggotaan Viu dan iQIYI International dalam satu pembelian.

Ini Tips Styling Celana Balon Ala Shopee

Celana balon sedang jadi tren, Shopee beri tips cara menata gaya dengan menggunakan celana balon berikut ini.

IHSG Anjlok 11,57%, Ini Saran Strategi bagi Investor

IHSG ditutup anjlok 11,57% ke level 5.185,1 pada perdagangan Jumat (16/10/2026).​ Simak analisis dari Analis Dupoin Futures​.

Tak Hanya Urus Rumah, Perempuan di Desa Juga Berjuang Biayai Pendidikan Anak

Perempuan tak hanya berperan dalam rumah tangga, tetapi juga menjadi tulang punggung keluarga. Simak kisah perjuangan dua perempuan desa ini.