MOMSMONEY.ID - Wajah yang terus-menerus berjerawat meski sudah dirawat sering kali membuat kita merasa putus asa.
Ternyata, jerawat yang membandel bukan hanya soal kebersihan permukaan kulit. Melainkan sinyal dari kondisi internal tubuh dan kebiasaan sehari-hari yang sering terabaikan.
Tak sekadar debu, faktor internal seperti gejolak emosi dan asupan cairan memegang peran vital dalam menentukan kesehatan kulit.
Baca Juga: Waspada Kolesterol Tinggi Mengintai, 5 Jus Ini Bisa jadi Solusi
Mengutip panduan pakar kecantikan dari BeBeautiful, berikut adalah 5 alasan mengapa jerawat terus muncul.
1. Stres kronis
Stres bukan hanya membebani pikiran, tetapi juga merusak keseimbangan kulit.
Saat Anda merasa tertekan, tubuh akan melepaskan hormon kortisol yang secara otomatis memicu kelenjar minyak untuk bekerja lebih aktif. Minyak berlebih inilah yang menjadi bahan bakar utama timbulnya jerawat.
Mengelola stres melalui meditasi, yoga, atau olahraga teratur bukan sekadar gaya hidup, melainkan langkah medis untuk menenangkan kulit.
2. Penggunaan skincare yang menyumbat pori-pori
Tidak semua produk viral cocok untuk kulit Anda. Menggunakan skincare baru tanpa label non-comedogenic adalah salah satu cara tercepat untuk mengundang jerawat.
Jika wajah Anda justru menunjukkan reaksi negatif atau breakout setelah mencoba produk skincare baru, jangan dipaksakan.
Itu adalah tanda bahwa formula tersebut terlalu berat atau mengandung bahan yang menyumbat pori-pori.
3. Dehidrasi tersembunyi akibat kurang minum
Kurang minum air putih tidak hanya buruk bagi ginjal, tetapi juga bisa menjadi bencana bagi kulit.
Saat dehidrasi, sel-sel kulit mati cenderung menumpuk dan memerangkap minyak di bawah permukaan kulit. Hasilnya? Jerawat muncul sebagai bentuk protes tubuh yang kekeringan.
Pastikan asupan 8-10 gelas air sehari untuk menjaga sel kulit tetap kenyal dan memudahkan pengeluaran racun.
Baca Juga: Ada Ginting, Ini Skuad Tim Putra Indonesia Melawan Myanmar di BATC 2026
4. Bakteri kiriman dari tangan dan sarung bantal
Seberapa sering Anda menyentuh wajah tanpa mencuci tangan? Ingat, setiap sentuhan memindahkan ribuan bakteri dan kotoran ke kulit wajah.
Selain tangan, sarung bantal yang jarang diganti adalah tempat favorit bagi bakteri untuk berkembang biak.
Kebersihan lingkungan sekitar Anda, termasuk ponsel dan rambut, adalah faktor eksternal lainnya yang wajib dijaga agar wajah tidak terus-menerus terpapar kuman.
5. Faktor genetik dan gejolak hormon internal
Kadang, jerawat bukan salah Anda, melainkan faktor genetik yang menentukan seberapa sensitif kulit Anda terhadap bakteri.
Selain itu, fluktuasi hormon selama siklus menstruasi, kehamilan, atau menopause sering kali memicu jerawat yang sulit dikontrol hanya dengan sabun muka.
Menjaga pola tidur berkualitas dan diet sehat adalah cara terbaik untuk membantu menyeimbangkan hormon dari dalam.
Itulah 5 alasan mengapa jerawat terus muncul. Mengatasi jerawat bukan hanya tentang produk apa yang Anda oleskan, tetapi juga tentang bagaimana Anda menjaga ketenangan pikiran dan kesehatan tubuh.
Dengan mengenali penyebab spesifiknya, Anda bisa mengambil langkah yang tepat untuk mendapatkan kulit yang kembali sehat dan bersih.
Selanjutnya: Cozymaxxing Jadi Tren Hunian Nyaman, Solusi Rumah Anti Stres dan Penuh Ketenangan
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News