M O M S M O N E Y I D
HOME, Keluarga

4 Tips Mengatur Pencahayaan di Dapur Supaya Tidak Suram

Penulis: Kania Paramahita  |  Editor: Kania Paramahita


MOMSMONEY.ID - Pencahayaan merupakan salah satu aspek penting yang perlu dioptimalkan di dalam rumah, termasuk di dapur.

Sebab, pencahayaan yang baik memastikan Anda dapat melakukan berbagai aktivitas di dalam dapur dengan lebih leluasa, sehingga pekerjaan di dapur akan terasa lebih efisien.

Jadi, jika Anda ingin lebih produktif di dapur, cobalah untuk mengatur pencahayaan yang lebih optimal. Bagaimana caranya? Yuk, simak tipsnya berikut ini!

Baca Juga: 7 Ide Memanfaatkan Sudut Kosong di Rumah, untuk Area Kerja Hingga Rak Buku

Kombinasikan beragam sumber pencahayaan

Dikutip dari laman ylighting.com, ada tiga jenis sumber pencahayaan yang biasanya digunakan di suatu ruangan, yaitu ambient lighting, task lighting, dan accent lighting. Ketiga sumber pencahayaan ini juga dapat digunakan pada dapur.

Secara umum, berikut pengertian dari masing-masing jenis sumber pencahayaan:

  • Ambient lighting adalah sumber pencahayaan utama yang ada di dapur Anda. Biasanya, lampu ini dipasang di plafon dalam bentuk lampu downlight, lampu gantung, dan lain-lain.
  • Task lighting adalah sumber pencahayaan yang berfungsi untuk menerangi area-area khusus, misalnya meja dapur atau bawah kabinet. Keberadaan task lighting dapat membantu mengisi bayangan yang ditimbulkan oleh ambient lighting.
  • Accent lighting adalah sumber pencahayaan yang berfungsi sebagai aksen atau pelengkap pencahayaan di dapur. Biasanya, accent lighting digunakan untuk menonjolkan dekorasi dapur.

Mengapa ketiga sumber pencahayaan tersebut perlu dikombinasikan? Sebab, hal tersebut akan membantu menciptakan pencahayaan yang lebih merata dan optimal, sehingga meminimalisir bayangan yang mengganggu.

Tempatkan pencahayaan di posisi yang tepat

Setelah mengetahui jenis-jenis sumber pencahayaan dan fungsinya, tempatkan sumber pencahayaan tersebut di lokasi atau posisi yang tepat.

Dirangkum dari Bobvila, berikut posisi yang disarankan untuk setiap sumber pencahayaan:

  • Ambient lighting: tempatkan di plafon supaya cahayanya langsung mengenai seluruh permukaan dapur. Jika memungkinkan, pasang beberapa lampu sekaligus dan beri jarak yang sesuai antara dua lampu.
  • Task lighting: tempatkan di posisi yang lebih rendah daripada ambient light, misalnya langsung di atas wastafel, meja dapur, atau di bawah kabinet. Atur posisinya sehingga cahaya dari task lighting tidak terlalu terpantul pada permukaan meja.
  • Accent lighting: tempatkan di dekat dekorasi atau di dekat rak dapur untuk membantu menonjolkan dekorasi dan pernak-pernik yang dipajang di dapur.

Baca Juga: 5 Kesalahan Menggunakan Warna pada Dekorasi Rumah, Yuk Hindari!

Gunakan tipe lampu yang sesuai

Setiap lampu memiliki tipe suhu warna yang berbeda-beda, sehingga menghasilkan kesan pencahayaan yang berbeda pula.

Jika suatu lampu memiliki suhu warna yang rendah, artinya lampu tersebut memiliki cahaya yang kekuningan. Sebaliknya, semakin tinggi suhu warna suatu lampu, cahayanya akan semakin putih kebiruan.

Untuk ambient dan task lighting, pilihlah lampu dengan suhu warna yang putih bersih. Sementara itu, pilih lampu dengan suhu warna yang lebih kekuningan untuk accent lighting.

Baca Juga: 4 Ide Dekorasi Mushola yang Minimalis, Ibadah Ramadan Jadi Nyaman

Maksimalkan pencahayaan alami

Pencahayaan alami dapat membantu melengkapi sumber pencahayaan di dapur Anda. Selain itu, cahaya matahari dapat membantu memberi kesan hangat dan nyaman.

Untuk memaksimalkan pencahayaan alami, ada beberapa sumber yang bisa dimanfaatkan, seperti jendela, skylight, hingga panel kaca tambahan pada pintu dapur.

Itulah beberapa tips mudah untuk mengatur pencahayaan di dapur rumah Anda. Selamat mempraktikkan!

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Pelatihan Bisnis dan Jaringan Masih Diperlukan Bagi Pelaku Usaha Wisata

Kementerian Pariwisata meningkatkan daya saing pelaku usaha wisata lewat program yang berlabel Wonderful Indonesia Scale-up Hub (WISH).

Cara Jitu Untuk Mengistirahatkan Mata Setelah Lelah Nonton Gadget

Setiap masyarakat perlu membiasakan perilaku sederhana untuk menjaga kesehatan mata, terutama saat menggunakan perangkat digital.

Prudential dan Siloam Tawarkan Paket MCU Rp 350.000 hingga Akhir Oktober 2026

Prudential Indonesia berkolaborasi dengan Siloam International Hospitals meluncurkan program MCU seharga Rp 350.000 hingga 31 Oktober 2026. 

Rilis Menu Terbatas Overload Smoky Cheese, Subway Beri Diskon Hingga 105%

Overload smoky cheese ini hadir dalam ukuran footlong (30 cm), 6-inch (15 cm), salad, maupun varian wrap.

Ragu Jual Beli Jam Tangan Mewah Online? Kenali Layanan Flecto.id

​Flecto.id menerapkan proses autentikasi dan sistem escrow untuk transaksi jam tangan yang dibeli melalui platform.

Ingin Tahu Merek Anda Banyak Dibicarakan Positif atau Negatif? AI Bisa Membantu

​Media Info Grup Indonesia (MIGI) menyediakan layanan media monitoring berbasis kecerdasan buatan (AI) untuk memahami sentimen publik dan merek.

Promo Alfamart Carnaval Ice Cream 16-31 Oktober 2026, Magnum Beli 2 Diskon!

Cek promo es krim Alfamart Carnaval Ice Cream periode 16-31 Oktober 2026 untuk borong es krim favorit Anda.  

Tak Cuma Garansi, Ini yang Perlu Diperhatikan Saat Membeli Elektronik

​Midea Electronics Indonesia menerapkan ISO 9001:2015 untuk mendukung konsistensi proses bisnis dan perbaikan berkelanjutan.

Prakiraan Cuaca Jawa Barat Selasa (20/10) Didominasi Berawan, Cek Suhu Tiap Wilayah

Prakiraan cuaca Jawa Barat 20–21 Oktober didominasi berawan; suhu maksimum diperkirakan mencapai 37 derajat Celsius.

Cerah hingga Hujan Ringan, Intip Cuaca Yogyakarta Besok (20/10)

BMKG memprakirakan cuaca di lima kabupaten/kota DIY berbeda-beda pada Selasa (20/10). Simak suhu dan kondisi cuaca setiap wilayah.