MOMSMONEY.ID - Keramas merupakan rutinitas dasar dalam merawat kebersihan serta kesehatan rambut dan kulit kepala. Namun, tanpa disadari, banyak orang masih menerapkan teknik yang keliru saat keramas.
Teknik keramas yang tidak tepat dapat memicu berbagai masalah seperti rambut kering, kusam, cepat lepek, hingga kerontokan parah.
Ingat, kesehatan helai rambut sangat dipengaruhi oleh cara kita membersihkan kulit kepala. Kesalahan kecil yang dilakukan secara berulang saat keramas dapat mengikis minyak alami serta merusak struktur kutikula rambut.
Baca Juga: 4 Manfaat Toge untuk Kecantikan Kulit, Cegah Jerawat hingga Samarkan Noda Hitam
Memahami cara keramas yang benar adalah langkah awal untuk mendapatkan rambut yang sehat, kuat, dan berkilau. Pastikan juga Anda menghindari 4 kesalahan saat keramas yang dilansir dari Cleveland Clinic, Healthline, dan Byrdie berikut ini.
1. Mengaplikasikan Sampo Langsung ke Batang Rambut dan Menggosoknya Terlalu Keras
Fungsi utama dari sampo adalah untuk membersihkan penumpukan minyak, keringat, dan kotoran yang menempel di kulit kepala, bukan untuk batang rambut.
Mengaplikasikan sampo secara langsung pada batang hingga ujung rambut, lalu menggosoknya dengan kasar, dapat mengikis kelembapan alami dan merusak lapisan luar kutikula. Gesekan keras ini membuat rambut menjadi sangat kering, berserat, dan mudah patah.
Cara yang tepat adalah memfokuskan pijatan lembut sampo menggunakan bantalan jari hanya pada kulit kepala. Busa yang mengalir turun saat dibilas sudah cukup untuk membersihkan sisa batang hingga ujung rambut tanpa membuat rambut kehilangan kelembapannya.
2. Menggunakan Air Terlalu Panas Saat Membilas Rambut
Sensasi mandi atau keramas dengan air panas memang terasa rileks. Namun, kebiasaan ini sangat berbahaya bagi kesehatan rambut dan kulit kepala.
Air dengan suhu tinggi dapat membuka kutikula rambut secara berlebihan dan mengikis seluruh minyak alami yang berfungsi melindungi kulit kepala. Akibatnya, kulit kepala menjadi sangat kering dan teriritasi, yang justru memicu produksi minyak berlebih sebagai kompensasi dan membuat rambut lebih cepat lepek.
Selain itu, kondisi ini membuat batang rambut menjadi rapuh, kasar, dan warnanya tampak kusam. Sebaiknya, gunakan air hangat suam-suam kuku untuk melarutkan kotoran, lalu akhiri dengan bilasan air dingin untuk mengunci kembali kutikula rambut.
Baca Juga: 10 Tips Dekorasi Rumah Biar Makin Nyaman, Estetik dan Nggak Terasa Monoton
3. Mengoleskan Kondisioner hingga Mengenai Kulit Kepala
Kondisioner diformulasikan khusus untuk mengembalikan kelembapan, kehalusan, dan kelenturan pada batang serta ujung rambut yang rentan kering.
Mengaplikasikan kondisioner langsung ke kulit kepala adalah kesalahan besar karena formula pelembabnya yang pekat dapat menyumbat pori-pori kulit kepala. Penumpukan residu kondisioner di kulit kepala ini akan membuat rambut terasa berat, lepek seketika setelah kering, dan memicu timbulnya ketombe atau komedo pada garis rambut.
Pemakaian kondisioner yang benar adalah dioleskan hanya dari bagian tengah batang rambut hingga ke ujung, lalu didiamkan selama 2-3 menit sebelum dibilas.
4. Menggosok Rambut Basah Secara Kasar Menggunakan Handuk Biasa
Kondisi rambut berada pada titik paling lemah dan rentan patah saat sedang basah karena ikatan hidrogen dalam struktur rambut terputus sementara oleh air.
Kebiasaan menggosok-gosokkan handuk berbahan katun kasar ke rambut secara agresif untuk mengeringkannya dapat menyebabkan gesekan mekanis yang kuat. Gesekan ini bisa merobek lapisan kutikula, memicu rambut bercabang, dan membuat rambut tampak mengembang liar (frizzy).
Sebagai solusinya, cukup tekan-tekan atau tepuk rambut secara lembut menggunakan handuk berbahan serat mikro (microfiber) atau kaos berbahan katun halus untuk menyerap sisa air tanpa merusak helai rambut.
Menghindari keempat kesalahan di atas dan menerapkan teknik keramas yang tepat dapat membawa perubahan signifikan pada tekstur dan kekuatan rambut Anda.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News