M O M S M O N E Y I D
Santai

4 Kesalahan Memilih Tirai yang Membuat Rumah Anda Terlihat Kuno

4 Kesalahan Memilih Tirai yang Membuat Rumah Anda Terlihat Kuno
Penulis: Ramadhan Widiantoro  |  Editor: Ramadhan Widiantoro


MOMSMONEY.ID - Cek kesalahan memilih tirai yang bikin rumah kamu terlihat kuno dan temukan solusi modern agar interior tampil segar dan cocok.

Tirai sering dianggap elemen pelengkap, padahal perannya sangat besar dalam menentukan kesan pertama sebuah rumah. 

Banyak hunian terlihat kurang segar bukan karena desain bangunannya, tetapi karena pilihan tirai yang sudah tidak relevan dengan gaya hidup masa kini. 

Di tengah tren rumah terang, lapang, dan fungsional, kesalahan memilih tirai bisa langsung membuat interior tampak usang. 

Mengutip dari Southern Living, para desainer interior sepakat bahwa tirai yang salah dapat menurunkan nilai estetika ruangan secara signifikan. 

“Detail tirai yang terlalu rumit justru mengalihkan fokus dari keindahan ruang itu sendiri,” ujar Heloise Mitchell, pendiri Mintwood Home.

Baca Juga: Net Worth vs Gaji: Kenapa Orang Kaya Fokus Kekayaan Bersih, Bukan Penghasilan?

Tirai terlalu berornamen membuat ruangan terasa berat

Tirai dengan banyak detail dekoratif seperti rumbai tebal, lipatan bertumpuk, atau hiasan berlebihan sudah tidak cocok untuk kebutuhan rumah modern. 

Gaya ini cenderung membuat ruangan terasa penuh, gelap, dan kurang fleksibel. Kathleen Reynolds, desainer interior asal South Carolina, menilai bahwa rumah masa kini lebih membutuhkan kesan ringan dan bersih. 

Tirai polos dengan tekstur halus justru memberi ruang untuk cahaya dan sirkulasi visual yang lebih baik. Pilihan sederhana ini terbukti lebih tahan tren dan mudah dipadukan dengan berbagai gaya interior.

Tirai kayu berbilah memberi kesan kaku dan kuno

Tirai kayu berbilah dulu identik dengan rumah mapan, namun kini mulai ditinggalkan. Material yang berat membuat cahaya sulit masuk dan suasana ruangan terasa kaku. 

Alexandra Killion, pendiri Alexandra Killion Interiors, menyarankan solusi yang lebih ringan dan adaptif. Tirai tipis dari kain transparan dinilai mampu menjaga privasi tanpa mengorbankan pencahayaan alami. 

Pendekatan ini sejalan dengan kebutuhan rumah Indonesia yang cenderung mengandalkan cahaya matahari.

Tirai terlalu mengembang mengganggu tampilan rapi

Model tirai yang terlalu mengembang, terutama dari bahan mengilap dan tebal, sering kali membuat rumah terlihat seperti terjebak di masa lalu. 

Selain sulit dirawat, tampilannya juga kurang efisien untuk ruang modern yang mengutamakan kerapian. Desainer interior kini lebih memilih tirai berlipit rapi dengan bahan katun atau linen. 

Model ini jatuh alami, terlihat elegan, dan tidak membuat ruangan terasa sesak. Hasilnya, rumah terlihat lebih segar dan tertata.

Baca Juga: Kualitas Pensiun: Ini Cara Wujudkan Hidup Tenang dan Bermakna

Ukuran tirai tidak sesuai merusak proporsi ruangan

Kesalahan paling sering terjadi adalah memilih ukuran tirai yang tidak pas. Tirai yang terlalu pendek atau terlalu sempit langsung mengganggu keseimbangan visual ruangan. 

Kristin Harrison, pendiri Georgia & Hunt Design House, menegaskan bahwa proporsi adalah kunci utama agar tirai terlihat menyatu dengan desain interior. 

Tirai idealnya menjuntai hingga mendekati lantai dan cukup lebar untuk membingkai jendela dengan rapi. Jika memungkinkan, tirai khusus dengan ukuran menyesuaikan ruang utama bisa menjadi investasi jangka panjang.

Memilih tirai bukan sekadar soal selera, tetapi juga soal fungsi, proporsi, dan relevansi dengan gaya hidup saat ini. Menghindari kesalahan umum dalam desain, material, dan ukuran, rumah dapat terlihat lebih modern tanpa renovasi besar. 

Tirai yang tepat mampu meningkatkan kenyamanan sekaligus nilai estetika hunian. Di era sekarang, pilihan sederhana dan fungsional justru menjadi kunci rumah yang terasa hidup, segar, dan tidak lekang oleh waktu.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Dari Shanghai ke Jakarta, M Stand Bawa Gaya Ngopi Baru

F&B ID menghadirkan M Stand asal Shanghai ke Indonesia dengan menawarkan specialty coffee di segmen harga menengah.  

Tren Gaya Hidup Wellness Kembali Beri Ruang bagi Produk Obat Bahan Alam

Tren gaya hidup wellness mendorong kemunculan produk obat bahan alam untuk keseharian masyarakat.              

Sudah Bikin Banyak Konten tapi Sepi? Ini yang Bisa Dipelajari

Konten yang belum ramai bukan berarti prosesnya sia-sia. Pengalaman Voice of Baceprot menunjukkan pentingnya konsistensi dan keberanian eksplorasi

Cuaca Akhir Pekan di Jawa Barat Banyak Berawan, Cek Daerah yang Berpotensi Hujan

BMKG memprakirakan cuaca Jawa Barat Sabtu-Minggu didominasi berawan, dengan suhu mencapai 34°C di sejumlah wilayah  

Akhir Pekan Mau Jalan-Jalan? Yuk, Cek Prakiraan Cuaca Jawa Tengah Besok dan Lusa

BMKG memprakirakan cuaca besok di Jawa Tengah pada Sabtu-Minggu bervariasi, dengan cerah mendominasi Minggu dan suhu mencapai 35°C.

CIMB Niaga Gelar Kejar Mimpi FEST 2026, Angkat Tema Berani Tersesat

Perjalanan mengejar mimpi tak selalu lurus. Kejar Mimpi FEST 2026 mengajak generasi muda berani mencoba, gagal, dan menemukan arah.

Akhir Pekan Jawa Timur Cerah! Cek Prakiraan Cuaca Besok (2/10) dan Minggu

BMKG memprakirakan cuaca besok di Jawa Timur pada Sabtu-Minggu didominasi cerah, dengan suhu udara mencapai 37 derajat Celsius.

Kurs Rupiah terhadap Dolar AS Masih Fluktuatif, Ini Proyeksi Hingga Akhir Tahun

Rupiah masih bergerak di sekitar Rp18.000 per dolar AS. Ekonom menyebut tekanan global jadi pemicu utamanya.

Waspada Hujan Petir di Wilayah ini, Cek Cuaca Sumatera Selatan Besok (3/10) dan Lusa

BMKG memprakirakan hujan ringan mendominasi Sumatera Selatan besok, hujan petir berpotensi terjadi di Pagar Alam. Simak prakiraan lengkapnya  

Prakiraan Cuaca Sumatera Utara Besok (3/10) Didominasi Hujan, Cek Rincian Cuaca Lusa

BMKG memprakirakan hujan ringan mendominasi Sumatera Utara besok, sedangkan lusa cuaca diprakirakan lebih banyak berawan.