M O M S M O N E Y I D
Keluarga

4 Cara Mengembangkan Keterampilan Motorik Bayi di Tahun Pertamanya

Penulis: Ana Risma  |  Editor: Ana Risma


MOMSMONEY.ID - Ini lho 4 cara mengembangkan keterampilan motorik bayi di tahun pertamanya. Catat ya, Moms!

Di tahun pertama kehidupannya, bayi akan mengembangkan keterampilan motorik kritis yang berguna untuk membantunya membuat gerakan kecil, mengangkat kepala, duduk tegak, merangkak, dan berjalan.

Sebagai orang tua, ada banyak hal yang dapat Anda lakukan untuk mendorong perkembangan tulang dan otot bayi Anda.

Jika Anda merasa kebingungan dan tidak yakin harus memulainya dari mana, berikut MomsMoney bagikan 4 cara mengembangkan keterampilan motorik bayi di tahun pertamanya sebagaimana dilansir dari Nationwide Children’s.

Baca Juga: 5 Tips Menyiapkan Anak Masuk Prasekolah, Awali dengan Rutinitas yang Konsisten

1. Beri ruang untuk bergerak

Bayi membutuhkan ruang untuk melatih keterampilan motoriknya. Dan, tempat terbaik untuk bayi Anda mengeksplorasi gerakan dan mengembangkan kekuatannya adalah lantai.

Jadi, batasi waktu bagi bayi Anda untuk duduk di kursi bayi maupun ayunan dan alihkan ke lantai supaya ia bisa bergerak bebas.

Alih-alih menempatkan bayi Anda secara terus-menerus di atas baby jumper atau baby walker dan menyebabkan proses berjalannya menjadi terganggu, alangkah baiknya Anda mengajak ia untuk bermain di atas lantai.

Jika Anda menginginkan keamanan ekstra, Anda bisa menempatkan bayi Anda di dalam box bayi portabel agar ia bisa bermain dengan bebas namun tetap aman.

2. Tummy time

Tummy time sebagaimana dilansir dari Alodokter adalah sesi latihan tengkurap pada bayi. Meski tidak ada aturan pasti terkait usia ideal bayi untuk melakukan aktivitas ini, namun tummy time sangat direkomendasikan untuk dilakukan beberapa hari setelah kelahiran bayi dan sebaiknya tidak ditunda.

Moms, ketahuilah bahwa tummy time adalah cara terbaik bagi bayi untuk mengembangkan kekuatan di leher, bahu, lengan, dan badan yang ia butuhkan untuk berguling, merangkak, dan berjalan.

Untuk melakukan tummy time, cukup letakkan si kecil di atas permukaan yang datar seperti lantai dan kasur atau di atas perut Anda. Mulailah tummy time dengan sesi singkat selama kurang dari 1 menit. Secara bertahap, Anda bisa meningkatkan waktu tummy time seiring bertumbuhnya bayi Anda.

Untuk membantu mengurangi rasa frustasi bayi, Anda bisa mencoba meletakkan mainan warna-warni, cermin, atau menghadapkan wajah Anda di depan bayi Anda.

Baca Juga: 7 Tips Traveling bersama Bayi Pakai Kereta, Siapkan Barang-Barang Berikut Ini

3. Berikan bayi Anda tantangan yang tepat

Bayi mungkin akan merasa frustasi saat mempelajari keterampilan baru. Meskipun begitu, Anda tetap harus membiarkan ia untuk coba-coba hal baru karena ini sangat penting untuk pembelajaran motoriknya. Biarkan bayi Anda mencoba dan gagal beberapa kali sebelum memutuskan untuk membantunya.

Begitu bayi Anda berhasil menguasai suatu keterampilan, barulah Anda bisa membantunya untuk melanjutkan ke langkah berikutnya dengan memberikan sedikit kesulitan.

Misalnya, jika bayi Anda sudah bisa duduk sendiri, Anda dapat mendorongnya untuk mengambil mainan yang terletak di luar jangkauan guna menantang keseimbangan bayi Anda.

Nah, jika bayi Anda sudah bisa memegang mainan yang ringan, maka Anda dapat menantangnya untuk memegang mainan lain yang sedikit lebih besar atau lebih berat.

4. Buat aktivitas belajar menjadi lebih menyenangkan

Umumnya, bayi akan belajar melalui kegiatan bermain dan ia bisa belajar dengan begitu baik ketika termotivasi dan terlibat.

Oleh sebab itu, temukanlah mainan dan aktivitas yang menarik bagi bayi Anda seperti mainan yang memiliki suara, tekstur, dan warna yang berbeda sebagai alat untuk melatih keterampilan baru.

Sebisa mungkin, libatkan saudara kandung bayi dan anggota keluarga lainnya untuk menemani bayi Anda belajar.

Ingatlah bahwa Anda adalah motivator terbesar bayi Anda. Jadi, jangan lupa untuk memberikan bayi Anda banyak pujian dan dorongan ketika ia sedang mencoba sesuatu yang baru ya Moms.

Itulah 4 cara mengembangkan keterampilan motorik bayi di tahun pertamanya. Semoga bermanfaat dan jangan lupa untuk diterapkan ya, Moms.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Perbankan Borong SBN Rp 100 Triliun, Ini Dampak yang Perlu Dicermati

Perbankan net buy Surat Berharga Negara sekitar Rp 100 triliun pada Oktober 2026. Sedangkan BI justru net sell sekitar Rp 33,41 triliun.  

Yield SUN 10 Tahun Tembus 7,7%, Ini Proyeksi Hingga Awal Tahun 2027 Menurut Analis

Tekanan di pasar obligasi domestik diperkirakan masih berlanjut hingga akhir 2026. Yield Surat Utang Negara tenor 10 tahun 7,7% belum puncak.  

Yield SUN 10 Tahun Naik, Risiko Domestik Jadi Tekanan Utama

Yield Surat Utang Negara Indonesia tenor 10 tahun menguat di level 7,63% setelah sempat menyentuh 7,75%, tertinggi dalam empat tahun terakhir.  

Yield SUN di atas 7,5%, Saatnya Investor Akumulasi atau Hindari?

Tekanan terhadap pasar obligasi membuat yield berada di level 7,75%. Apakah momen tepat bagi investor untuk mulai membeli atau justru hindari?

Selain Rasa, Ini yang Perlu Diperhatikan Pelaku UMKM dalam Kembangkan Bisnis Kuliner

​BRIncubator 2026 memberikan pelatihan dan pendampingan bagi UMKM makanan dan minuman untuk memperkuat kemampuan bisnis dan pengelolaan produksi.

Gelagat Asing Keluar dari Pasar SBN Baru-Baru Ini, Apa Penyebabnya?

Investor asing yang sempat masuk sejak awal Oktober, berbalik arah menjual SBN pada pertengahan bulan lalu. Cari tahu pemicunya.

Yield SUN Melonjak, CDS Naik dan Rupiah Loyo, Apa Artinya bagi Pasar?

Pasar obligasi domestik hadapi tekanan di tengah kenaikan Credit Default Swap (CDS), pelemahan rupiah, serta kenaikan yield Surat Utang Negara.

Harga Buyback Emas Hari Ini Mayoritas Turun, Hanya Antam Naik Rp 13.000

Harga buyback emas Antam hari ini menjadi yang tertinggi, menyalip posisi Galeri 24 sebelumnya.     

Cuaca Panas Memengaruhi Pola Konsumsi Listrik, YLKI Ingatkan Hal Ini

​YLKI mengimbau masyarakat menghindari penggunaan stop kontak berlebihan dan segera mengganti kabel atau peralatan listrik yang rusak.

Lansia Masih Bisa Punya Asuransi Kesehatan, Ini Syaratnya

Asuransi kesehatan penting bagi lansia, tetapi terdapat tantangan mendapatkan asuransi pada usia lanjut akibat riwayat penyakit.