M O M S M O N E Y I D
Keluarga

4 Alasan Anak Remaja Tidak Mau Mendengarkan Orang Tua

4 Alasan Anak Remaja Tidak Mau Mendengarkan Orang Tua
Reporter: Ana Risma  |  Editor: Ana Risma


MOMSMONEY.ID - Anak remaja memang cenderung sulit untuk dimengerti dan ditangani. Sebagian dari mereka mungkin tidak mau mendengarkan perkataan orang lain termasuk perkataan dari orang tuanya sendiri.

Dapat dimaklumi jika Anda sebagai orang tua merasa kesal tatkala Anda sudah banyak bicara kepada anak remaja Anda namun mereka tidak mau mendengarkannya.

Sebelum mencari tahu tentang bagaimana cara supaya anak remaja Anda mau mendengarkan Anda, alangkah baiknya Anda memahami terlebih dahulu alasan apa saja yang memungkinkan mereka tidak mau mendengarkan Anda. Melansir All Pro Dad, inilah beberapa alasan mengapa anak remaja tidak mau mendengarkan perkataan orang tua.

Baca Juga: 4 Cara Mencegah Rabies pada Kucing Peliharaan

1. Anda tidak mendengarkan anak

Anak remaja cenderung akan mendengarkan siapa pun yang juga mendengarkan mereka. Saat anak remaja Anda enggan untuk mendengarkan Anda, coba ingat-ingat kembali apakah selama ini Anda mendengarkan mereka atau tidak?

Jika Anda ingin anak remaja Anda mendengarkan Anda, maka biasakanlah untuk mendengarkan mereka dengan penuh perhatian. Karena, jika Anda tidak pernah mendengarkan anak remaja Anda, kemungkinan besar mereka akan mencari tempat bercerita yang lain.

Pada gilirannya, anak akan lebih mendengarkan orang lain yang mau mendengarkan mereka alih-alih Anda sebagai orang tuanya.

2. Anda tidak mempraktikkan apa yang Anda katakan kepada anak

Sebagai orang tua memang kewajiban Anda untuk memberikan nasihat dan pembelajaran hidup kepada anak. Namun, jangan sampai apa yang coba Anda ajarkan kepada anak sebatas kata-kata belaka.

Apabila Anda ingin anak remaja Anda melakukan apa yang menurut Anda baik, pastikan Anda mencontohkannya terlebih dahulu. Jika Anda hanya bisa meminta anak untuk melakukan apapun yang Anda sendiri saja tidak melakukannya, maka jangan heran apabila mereka enggan mendengarkan Anda.

Pimpinlah anak remaja Anda dengan contoh dan bukan dengan penjelasan. Karena sejatinya anak tidak mendengarkan apa yang orang tua katakan melainkan melihat apa yang orang tua lakukan. Ketika anak terbiasa melihat orang tuanya menerapkan apa yang diajarkan kepada mereka, pada akhirnya anak akan lebih mendengarkan Anda.

3. Anak merasa takut dihakimi atau mengecewakan orang tua

Saat berbicara tentang bagaimana membesarkan anak remaja, salah satu hal terberat yang harus dipelajari adalah mengetahui kapan harus menutup mulut. Memiliki keinginan untuk memperbaiki, mengoreksi, memecahkan, dan menyelesaikan masalah anak memang wajar. Namun, melakukan hal-hal tersebut secara berlebihan justru bisa membuat anak kurang tertarik untuk mendengarkan Anda.

Sebaliknya, membatasi diri untuk tidak terlalu sering menyelesaikan masalah anak akan mendorong mereka untuk semakin sering mendatangi orang tua guna mencari nasihat. Kuncinya adalah jangan pernah terkejut dengan apapun yang dikatakan oleh anak remaja Anda dan jangan mengajukan pertanyaan yang menghakimi, karena Anda tidak bisa mengubah atau membatalkan apa yang sudah terjadi.

Dengan tetap bersikap tenang dan tidak menunjukkan reaksi negatif, anak remaja Anda pun akan lebih mendengarkan Anda.

4. Anak sedang merasa terluka

Anak remaja yang sedang terluka namun tidak mendapatkan kesembuhan dapat berakhir dengan menyakiti diri sendiri dan bahkan orang lain. Dan terkadang, satu-satunya alasan mengapa anak remaja menolak untuk mendengarkan orang tuanya yaitu karena mereka sedang merasa terluka dan menderita dalam diam akibat tidak tahu bagaimana cara untuk mengungkapkannya.

Anak bisa semakin mengabaikan Anda jikalau Anda juga mengabaikan rasa sakit yang sedang mereka alami.

Ingat, Anda tidak perlu memiliki jawaban untuk setiap pertanyaan atau permasalahan anak remaja Anda. Anda hanya perlu siap untuk memberikan mereka tempat berbagi rasa sakit yang aman. Usahakanlah untuk menjadi orang tua yang mau dan mampu mendengarkan anak dengan empati alih-alih sekadar mencintai mereka.

Itulah beberapa alasan mengapa anak remaja tidak mau mendengarkan perkataan orang tua. Semoga bermanfaat ya, Moms.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

5 Kebiasaan Sederhana agar Tubuh Berenergi Selain Menjaga Pola Makan

Ternyata ada beberapa kebiasaan sederhana agar tubuh berenergi selain menjaga pola makan, lho. Yuk, cari tahu di sini!  

Ramalan Keuangan dan Karier Zodiak Besok Rabu 8 April 2026, Scorpio Lebih Unggul

Simak ramalan 12 zodiak besok Rabu 8 April 2026, cek segera peruntungan keuangan dan karier kamu besok ini.​  

Yuk Bergerak, AIA Vitality Women's 10K 2026 Digelar di Taman Mini Indonesia Indah

AIA Vitality Women’s 10K 2026 kembali hadir. Tahun ini peserta diajak lari di Taman Mini Indonesia Indah​   

4 Rekomendasi Minuman Tinggi Protein Alami yang Bagus untuk Kesehatan

Intip beberapa rekomendasi minuman tinggi protein alami yang bagus untuk kesehatan berikut ini, yuk!​  

MR.DIY Kembali Gelar Lomba Art 2026, Ini Syarat Ikutnya

​MR.DIY kembali membuka lomba seni 2026 untuk masyarakat Indonesia. Pendaftaran dibuka hingga akhir Juni, simak syarat ikutnya.

Awas Penyakit Pasca-Lebaran, Ini Tips Menjaganya

​Allianz mencatat hipertensi hingga gangguan pencernaan meningkat usai Lebaran. Perubahan pola makan jadi pemicu, ini tips menjaga kesehatan.

Peringatan Dini BMKG Cuaca Besok (8/3), Status Provinsi Ini Siaga Hujan Sangat Lebat

BMKG mengeluarkan peringatan dini cuaca besok Rabu 8 April 2026 dengan status Siaga hujan sangat lebat di provinsi berikut ini.

Hujan Sangat Lebat di Sini, Cek Peringatan Dini BMKG Cuaca Besok (8/4) Jabodetabek

Peringatan dini BMKG cuaca besok Rabu (8/4) di Jabodetabek dengan status Siaga hujan sangat lebat dan Waspada hujan lebat di wilayah berikut ini.

Marshall Hadirkan Monitor III ANC Cream, Ini Spesifikasi dan Harganya

​Marshall menghadirkan Monitor III ANC Cream di Indonesia dengan fitur ANC, desain klasik, dan daya tahan baterai hingga 100 jam.

Serial Luka, Makan, Cinta Tayang di Netflix Ceritakan Perjalanan Koki Ambisius

Mawar Eva de Jongh dan Sha Ine Febriyanti selami hubungan ibu-anak di serial orisinal di Netflix berjudul Luka, Makan, Cinta.