M O M S M O N E Y I D
Bugar

3 Pilihan Olahraga yang Bisa Meningkatkan Kekebalan Tubuh, Cek di Sini

3 Pilihan Olahraga yang Bisa Meningkatkan Kekebalan Tubuh, Cek di Sini
Reporter: Rezki Wening Hayuningtyas  |  Editor: Rezki Wening Hayuningtyas


MOMSMONEY.ID - Ada sejumlah pilihan olahraga yang bisa meningkatkan kekebalan tubuh, lho. Penasaran? Intip daftarnya di sini, yuk!

Banyak orang menganggap olahraga hanya penting untuk menurunkan berat badan atau menjaga bentuk tubuh. Padahal, manfaatnya jauh lebih dalam dari itu. Salah satu keuntungan terbesar dari olahraga teratur adalah kemampuannya dalam meningkatkan sistem kekebalan tubuh.

Sistem imun merupakan pertahanan utama tubuh dalam melawan virus, bakteri, dan zat asing lainnya. Saat daya tahan tubuh menurun, Anda akan lebih rentan terhadap penyakit, baik ringan seperti flu hingga yang lebih serius.

Menariknya, olahraga dengan intensitas sedang telah terbukti dapat membantu meningkatkan kemampuan tubuh dalam melawan infeksi, mempercepat proses penyembuhan, serta memperkuat respons imun jangka panjang.

Baca Juga: 9 Tips Meningkatkan Kekebalan Tubuh secara Alami, Salah Satunya Banyak Minum

Namun, tidak semua jenis olahraga memberikan efek yang sama. Melansir dari laman Health, inilah pilihan olahraga yang bisa meningkatkan kekebalan tubuh:

1. Jalan kaki

Berjalan kaki ternyata tidak hanya baik untuk jantung, tetapi juga dapat membantu meningkatkan respons imun tubuh. Agar hasilnya lebih optimal, disarankan untuk berjalan dengan kecepatan yang sedikit lebih cepat dari biasanya. Dr. Nieman, seorang pakar imunologi olahraga, menyarankan durasi sekitar 15 menit dengan kecepatan sedang hingga cepat.

Kecepatan ini cukup untuk membangunkan sel-sel imun dan membuatnya lebih aktif dalam sirkulasi darah. Untuk jenis olahraga lain, ia menyarankan agar intensitas mencapai sekitar 70% dari detak jantung maksimal agar manfaatnya terasa.

2. HIIT (High Intensity Interval Training)

Latihan interval intensitas tinggi atau HIIT cukup populer, tetapi masih terbatas bukti ilmiah yang menunjukkan kaitannya langsung dengan peningkatan imun. Namun, satu studi tahun 2018 pada pasien dengan gangguan sendi menunjukkan bahwa HIIT bisa meningkatkan fungsi sistem kekebalan tubuh.

Penelitian lainnya juga menunjukkan bahwa HIIT tidak menyebabkan penurunan kekebalan, selama dilakukan dengan cara yang tepat dan tidak berlebihan. Dr. Nieman menjelaskan bahwa tubuh manusia sudah terbiasa dengan pola aktivitas yang naik-turun seperti HIIT, selama tidak dilakukan terus-menerus tanpa jeda.

Baca Juga: 7 Minuman Herbal yang Bagus untuk Meningkatkan Imun Tubuh

3. Latihan kekuatan (Strength Training)

Latihan kekuatan, seperti angkat beban, juga diyakini dapat mendukung sistem imun meski belum banyak studi khusus yang membahasnya. Menurut Dr. Adam Jajtner, ahli fisiologi olahraga dari Kent State University, latihan kekuatan adalah strategi yang baik untuk menjaga daya tahan tubuh, terutama jika dilakukan dengan beban ringan hingga sedang.

Namun, ia menyarankan untuk menghindari latihan berat yang terlalu ekstrem, seperti mengangkat beban sangat berat atau melakukan gerakan perlahan secara berlebihan (latihan eksentrik), karena hal tersebut dapat menyebabkan kerusakan otot yang justru memperlambat proses pemulihan tubuh dan berpotensi mengganggu sistem imun.

Itulah pilihan olahraga yang bisa meningkatkan kekebalan tubuh. Usahakan untuk memiliki jadwal olahraga rutin setiap minggu, karena konsistensi adalah kunci utama agar Anda mendapatkan manfaat kesehatan secara maksimal.

Menurut CDC, disarankan untuk melakukan olahraga selama sekitar 30 menit hampir setiap hari. Ini bisa berupa olahraga kardio seperti berjalan kaki atau berenang, serta latihan kekuatan.

Bagi Anda yang baru memulai olahraga, jalan kaki bisa menjadi pilihan awal yang aman dan efektif. Dr. Jajtner merekomendasikan untuk mulai dengan berjalan selama 10 menit, dua hingga empat kali sehari. Seiring waktu, Anda bisa secara bertahap menambah durasi agar tubuh semakin terbiasa.

Baca Juga: 6 Tips Menjaga Kesehatan saat Musim Hujan dan Banjir

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Jelang Puncak Arus Balik, BMKG: Waspada Cuaca Ekstrem di Sepanjang Jalur Arus Balik

Menjelang puncak arus balik Lebaran, BMKG meminta masyarakat waspada peningkatan potensi cuaca ekstrem di sepanjang jalur arus balik.

Ada Siklon Tropis Narelle, Pulau Jawa Besok (27/3) Hujan Lebat

BMKG masih mendeteksi keberadaan Siklon Tropis Narelle yang membuat Pulau Jawa hujan lebat hingga besok Jumat (27/3).

Aku Harus Mati Tayang April 2026, Kisah Utang Berujung Teror Mistis

​Film Aku Harus Mati mengangkat kisah utang pinjol yang berujung teror mistis dan rahasia kelam keluarga.

4 Penyebab Skincare Malam Tidak Ngefek, Harus Tahu Kalau Mau Glowing

Kali ini MomsMoney akan membagikan 4 penyebab skincare malam tidak ngefek. Simak sampai akhir, Moms.

8 Ciri-Ciri Diabetes di Usia Muda pada Wanita, Salah Satunya Vagina Terasa Gatal

Diabetes di usia muda pada wanita ditandai dengan apa? Berikut 8 ciri-ciri diabetes di usia muda pada wanita yang harus Anda waspadai.

5 Manfaat Kesehatan Rutin Konsumsi Kubis yang Jarang Diketahui

Tahukah bahwa ada beberapa manfaat kesehatan rutin konsumsi kubis, lo. Cari tahu selengkapnya di sini, yuk.

7 Makanan Kaya Protein untuk Bantu Turunkan Kolesterol Tinggi

Ternyata ini, lo, beberapa makanan kaya protein untuk bantu turunkan kolesterol tinggi. Cek, yuk.    

8 Rekomendasi Minuman Penurun Kadar Kortisol Alami

Yuk, intip beberapa rekomendasi minuman penurun kadar kortisol alami berikut ini.                         

Prakiraan BMKG Cuaca Besok (27/3) di Jawa Barat Hujan Sangat Lebat di Kota Ini

Peringatan dini BMKG cuaca besok Jumat 27 Maret 206 di Jawa Barat dengan status Siaga hujan sangat lebat di kabupaten dan kota berikut ini.

Peringatan Dini BMKG Cuaca Besok (27/3), Hujan Sangat Lebat Turun di Provinsi Ini

BMKG merilis peringatan dini cuaca besok Jumat 27 Maret 2026 dengan status Siaga hujan sangat lebat di provinsi berikut ini.