M O M S M O N E Y I D
HOME, Bugar

Waspadai! Inilah 5 Penyakit yang Sering Menyerang Sistem Pencernaan

Waspadai! Inilah 5 Penyakit yang Sering Menyerang Sistem Pencernaan
Reporter: Helvana Yulian  |  Editor: Helvana Yulian


MOMSMONEY.ID - Terdapat bermacam-macam penyakit yang menyerang sistem pencernaan yang umum terjadi.

Dari sekian banyak penyakit pencernaan, ada lima jenis yang sering dijumpai. Fungsi sistem pencernaan adalah menerima dan mencerna makanan.

Setelah dicerna, nutrisi tersebut diserap dan disalurkan ke seluruh tubuh melalui aliran darah. 

Sistem pencernaan juga berfungsi untuk memisahkan dan membuang sisa makanan yang tidak bisa dicerna oleh tubuh.   

Jika satu saja organ pencernaan terganggu maka seluruh mekanisme tidak dapat berjalan dengan semestinya.  

Baca Juga: 5 Makanan Ini Wajib Dihindari Penderita Asam Lambung

Selain itu, gangguan sistem pencernaan bisa menghambat penyerapan zat gizi yang dibutuhkan tubuh.

Akibatnya, tubuh Anda mungkin menjadi rentan terhadap penyakit atau tidak dapat menjalankan fungsi sebagaimana mestinya.  

Dilansi dari Healthline, inilah lima penyakit yang menyerang sistem pencernaan yang perlu Anda ketahui, antara lain:  

1. Diare

Penyakit yang menyerang sistem pencernaan pertama adalah diare. 

Diare adalah kondisi meningkatnya frekuensi buang air besar (BAB) yang disertai dengan tesktur feses yang encer. 

Gejala lainnya meliputi kram perut, kembung, mual, hingga adanya darah di tinja. Penyebab gangguan sistem pencernaan ini sangat beragam. 

Mulai dari konsumsi makanan yang telah terkontaminasi bakteri atau parasit, efek samping obat (seperti antibiotik), hingga prosedur medis (misalnya operasi para area perut).   

2. GERD (Gastroesophageal Reflux Disease)

Penyakit yang menyerang sistem pencernaan kedua adalah GERD. Ditandai dengan naiknya asam dari lambung ke kerongkongan (esofagus). 

Gangguan pencernaan ini terjadi karena longgar atau tidak menutup dengan baiknya katup antara esofagus dan lambung.   

Asam dari lambung yang naik ke esofagus bisa menyebabkan iritasi.

Itulah sebabnya ketika gejala GERD kambuh, pengidapnya mengalami sensasi panas di dada, mual, muntah, kesulitan menelan, dan batuk.   

Baca Juga: Segera Periksa ke Dokter Jika Mengalami 5 Gejala Maag Ini

3. Maag

Penyakit yang menyerang sistem pencernaan ketiga maag. Sakit maag adalah kondisi tidak nyaman pada perut, seperti nyeri atau perih. 

Gejala maag umumnya ringan dan muncul ketika Anda mengonsumsi makanan dan minuman tertentu, atau saat kekenyangan maupun telat makan.

Namun bila gejala maag tidak kunjung hilang, mengganggu rutinitas, atau sering kambuh, Anda sebaiknya berkonsultasi ke dokter untuk mendapatkan pengobatan yang cocok.  

4. Sembelit

Penyakit yang menyerang sistem pencernaan keempat adalah sembelit. 

Kebalikan dari diare, sembelit terjadi ketika seseorang buang air besar kurang dari tiga kali per minggu dengan tekstur feses yang keras. 

Gangguan pencernaan ini bisa terjadi karena banyak hal, misalnya kurang minum air putih dan konsumsi makanan berserat.

Baca Juga: Sering Ngopi? Ketahui Inilah Dampak Negatif Terlalu Sering Minum Kopi

5. Batu empedu

Penyakit yang menyerang sistem pencernaan kelima adalah batu empedu. Batu empedu adalah tumpukan material keras yang terbentuk di kantong empedu. 

Kantong berukuran kecil dan berbentuk mirip buah pir ini berfungsi melepaskan empedu untuk fungsi pencernaan.  

Batu empedu bisa terbentuk karena cairan empedu mengandung terlalu banyak kolesterol dan limbah sisa metabolisme. 

Gangguan pencernaan ini juga bisa terjadi bila pelepasan empedu terhambat. 

Adanya batu dalam kantung empedu dapat menyebabkan nyeri hebat pada perut bagian kanan atas. 

Namun kondisi ini bisa diatasi dengan pemberian obat-obatan hingga langkah operasi.  

Dengan mengetahui macam-macam gangguan sistem pencernaan yang umum terjadi, Anda diharapkan menjadi lebih waspada dalam mengenali gejala yang terjadi. 

Keluhan masalah saluran cerna mungkin nampak sepele, tapi bukan berarti Anda boleh mermehkannya.   

Periksakan diri ke dokter apabila ada keluhan penyakit pencernaan yang tidak kunjung sembuh atau semakin parah.

Dengan ini, penanganan dapat dilakukan secepatnya dan komplikasi bisa dicegah.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Risiko Kehilangan Bilyet Deposito Bisa Sirna? BCA Beri Solusinya, Simak Yuk

Membuka deposito kini tanpa bilyet fisik. Dana Anda tetap aman, bunga rutin dikirimkan tiap bulan, dan pencairan pun mudah. Yuk, pahami sekarang.

Punya Rumah Sempit? Coba Ubah Lukisan Jadi Tempat Simpan Rahasia

Jangan biarkan rumah sempit membatasi Anda! Lukisan dinding ternyata bisa jadi lemari tersembunyi yang fungsional. Begini cara cerdas mengaturnya.

Tren Warna Pink Hangat yang Bikin Ruang Tamu Terasa Fungsional di 2026

Bosan dengan putih atau abu-abu? Pink lembut bernuansa peach terbukti bikin rumah terasa hangat dan menyambut. Simak tips memilihnya!  

NIK Jadi NPWP: Aktivasi Coretax Itu Wajib, Ini Cara Daftar Mudahnya!

Berikut cara daftar NPWP online lewat Coretax 2026, lengkap dengan panduan aktivasi NIK jadi NPWP resmi dan praktis modal HP.   &nbs

Accrual Basis vs Cash Basis: Mana yang Cocok untuk Pembukuan Bisnis di 2026?

Berikut perbedaan accrual basis dan cash basis serta cara memilih metode pembukuan yang tepat untuk bisnis Anda.

Mau Tidur Lebih Nyenyak Ini 7 Warna Cat Kamar yang Bikin Adem dan Tenang

Kamar terasa kurang nyaman padahal sudah rapi? Bisa jadi warna dindingnya penyebabnya. Hindari 3 kesalahan ini sebelum mengecat ulang.

Lewat Ekosistem Bisnis Ocean, BCA Bidik Pelaku Bisnis termasuk UMKM

BCA meluncurkan Ocean by BCA sebagai bagian dari strategi penguatan ekosistem layanan digital untuk segmen bisnis.​

10 Tanda-Tanda Masalah Ginjal pada Tubuh yang Penting Diketahui

Ini, lho, tanda-tanda masalah ginjal pada tubuh yang penting diketahui. Cari tahu selengkapnya di sini!  

Sambut Ramadan, Ngaji.ai Hadirkan Fitur Baru untuk Dampingi Ibadah Harian

​Menyambut Ramadan 1447 Hijriah, aplikasi belajar Al-Qur’an ngaji.ai menghadirkan sejumlah fitur baru untuk dampingi ibadan harian  

11 Obat Herbal agar Gula Darah Tinggi Turun secara Alami

Yuk, ketahui beberapa obat herbal agar gula darah tinggi turun secara alami berikut ini! Ada apa saja?