M O M S M O N E Y I D
HOME, Bugar

Waspadai! Ini Gejala Awal yang Terjadi pada Penyakit Autoimun

Reporter: Helvana Yulian  |  Editor: Helvana Yulian


MOMSMONEY.ID - Penyakit autoimun terjadi ketika sistem kekebalan tubuh menyerang sel-sel sehat dalam tubuh. 

Padahal, sistem kekebalan tubuh seharusnya menjadi benteng bagi tubuh dalam melawan penyakit dan zat asing, seperti bakteri dan virus. 

Penyakit autoimun ini bisa berdampak kepada banyak sekali bagian tubuh seseorang. Saking banyaknya, tercatat ada 80 jenis penyakit autoimun dengan sebagian gejala yang sama. 

Hingga saat ini, belum diketahui dengan pasti apa yang menjadi penyebab penyakit autoimun. 

Namun, beberapa teori menunjukkan sistem kekebalan yang terlalu aktif menyerang tubuh setelah infeksi atau cedera. 

Selain itu, dilansir dari Women Health, ada beberapa faktor lain yang juga dapat meningkatkan risiko mengembangkan penyakit autoimun ini, yaitu: 

Baca Juga: 7 Tips Menjaga Kesehatan Selama Berpuasa di Bulan Ramadan

1. Faktor genetik

Gangguan tertentu seperti lupus dan multiple sclerosis cenderung diturunkan dalam keluarga. 

Memiliki anggota keluarga dengan penyakit autoimun dapat meningkatkan risiko, tetapi bukan berarti penyakit ini pasti terjadi.  

2. Kelebihan berat badan

Kelebihan berat badan atau obesitas meningkatkan risiko terkena rheumatoid arthritisatau psoriatic arthritis. 

Ini bisa jadi karena berat badan lebih memberi tekanan lebih besar pada persendian atau karena jaringan lemak membuat zat yang mendorong peradangan. 

3. Kebiasaan merokok

Kebiasaan merokok dapat berakibat buruk bagi tubuh. Termasuk juga meningkatkan penyakit autoimun seperti lupus, rheumatoid arthritis, hipertiroidisme, dan multiple sclerosis. 

4. Obat-obatan Tertentu

Misalnya obat tekanan darah atau antibiotik tertentu dapat memicu lupus yang diinduksi obat (drug-induced lupus). Ini merupakan bentuk lupus yang lebih jinak. 

Selain itu, menurut laman John Hopkins Medicine, obat khusus yang digunakan untuk menurunkan kolesterol, yaitu statin dapat memicu miopati yang diinduksi statin (statin-induced myopathy).  

Dari beberapa faktor yang bisa meningkatkan risiko penyakit autoimun, biasanya gejala awal yang terjadi ditandai dengan beberapa hal berikut ini: 

1. Kelelahan 

2. Nyeri otot 

3. Bengkak dan kemerahan pada kulit 

4. Demam ringan 

5. Kesulitan berkonsentrasi 

6. Mati rasa dan kesemutan di tangan dan kaki 

7. Rambut rontok 

8. Ruam kulit 

Baca Juga: 5 Cara Efektif Mengatasi Kantuk Saat Berpuasa

Beberapa jenis penyakit autoimun juga memiliki gejala uniknya sendiri. Misalnya, diabetes tipe 1 menyebabkan rasa haus yang ekstrem, penurunan berat badan, dan kelelahan. 

Penyakit peradangan usus menyebabkan sakit perut, kembung, dan diare. Penyakit autoimun seperti psoriasis atau rheumatoid arthritis, gejalanya bisa datang dan pergi. 

Suatu periode gejala disebut flare-up, dan periode ketika gejala hilang disebut remisi. Gejala mungkin datang dan pergi seiring waktu. 

Jadi, gejala seperti kelelahan, nyeri otot, pembengkakan, dan kemerahan bisa menjadi gejala awal penyakit autoimun.  

Segera periksakan diri ke dokter jika mengalami gejala di atas. Makin cepat penyakit autoimun terdiagnosa dan ditangani, makin besar kemungkinan komplikasinya dapat dihindari.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Promo JSM Superindo Edisi Gajian 29-31 Mei 2026, Sampo-Saus Tiram Diskon hingga 70%

Cek promo JSM Superindo hari ini periode 29-31 Mei 2026 untuk belanja hemat di Superindo terdekat akhir pekan ini.

Slow Living Bukan Malas tapi Kunci Hidup Lebih Produktif dan Tenang

Ingin hidup lebih tenang dan produktif? Slow living menawarkan pendekatan sadar untuk menghargai momen. Temukan caranya di sini!

Rahasia Makan Tenang, Mindful Eating Atasi Gangguan dan Redakan Cemas

Terlalu sering makan sambil menonton film? Kondisi ini bisa picu gangguan makan dan anxiety. Praktikkan mindful eating untuk makan lebih tenang.

6 Tips Bikin Kecepatan Lari Anda Melesat Cepat

Bukan hanya menambah jarak, variasi intensitas latihan adalah kunci. Dapatkan panduan lengkap untuk meningkatkan kecepatan lari Anda.

Bukan Daging, 6 Sayuran Ini Ternyata Punya Protein Tinggi

Ingin massa otot kuat tanpa daging? Asparagus, brokoli, dan 4 sayuran lain terbukti tinggi protein. Cek daftarnya sekarang!

25 Ucapan HLUN 2026 untuk Rayakan Hari Lanjut Usia Nasional

Temukan inspirasi ucapan penuh makna Hari Lanjut Usia Nasional 2026 yang menyentuh hati para lansia di sini.

11 Tanda pada Tubuh jika Kadar Kolesterol Naik yang Jarang Disadari

Apa saja tanda pada tubuh jika kadar kolesterol naik yang jarang disadari, ya? Cek pembahasan lengkapnya berikut ini, yuk!

12 Buah-buahan yang Bisa Menurunkan Kadar Kolesterol yang Tinggi Paling Cepat

Intip beberapa buah-buahan yang bisa menurunkan kadar kolesterol yang tinggi paling cepat berikut ini, yuk!

8 Makanan Tinggi Serat Alami untuk Mengontrol Gula Darah

Yuk, coba konsumsi beberapa makanan tinggi serat alami untuk mengontrol gula darah berikut ini!       

6 Manfaat Kesehatan Makan Telur Setiap Hari bagi Tubuh

Ternyata ada sejumlah manfaat kesehatan makan telur setiap hari bagi tubuh, lho. Yuk, simak pembahasannya di sini!