MOMSMONEY.ID - Pilihan warna di rumah ternyata bisa memengaruhi stres, fokus, energi, hingga kualitas tidur menurut penelitian terbaru. Cek pendapat ahli ini.
Memilih warna cat rumah atau dekorasi sering dianggap hanya soal selera. Padahal, warna ternyata punya pengaruh besar terhadap suasana hati, tingkat fokus, hingga kualitas tidur seseorang.
Bersumber dari Better Homes & Gardens, para ahli psikologi warna mengungkap bahwa warna tertentu mampu memicu respons emosional dan fisik secara alami.
Tidak heran jika tren interior rumah di Indonesia tahun 2026 mulai mengarah pada warna yang menenangkan dan nyaman dipandang mata.
Mulai dari kamar tidur, ruang kerja, hingga ruang santai, pemilihan warna kini semakin diperhatikan karena berkaitan langsung dengan kenyamanan mental penghuni rumah.
“Warna memiliki kemampuan untuk memengaruhi cara seseorang berpikir dan merasakan sesuatu tanpa disadari,” ujar Pakar Psikologi Warna Karen Haller.
Baca Juga: Tren Interior Tahun Ini Berubah Total, Rumah Hangat Bergaya Klasik Kini Jadi Favorit
Warna kuning bikin suasana hati lebih positif
Kuning dikenal sebagai warna yang identik dengan rasa bahagia dan energi positif. Banyak orang merasa lebih semangat saat melihat warna ini karena otak mengaitkannya dengan cahaya matahari dan suasana cerah.
Beberapa penelitian menemukan bahwa warna kuning dapat membantu meningkatkan mood dan membuat suasana terasa lebih hidup. Bahkan, bunga berwarna kuning disebut mampu memberikan efek relaksasi sekaligus meningkatkan perasaan bahagia.
Di rumah, warna kuning bisa digunakan lewat sentuhan sederhana seperti sarung bantal, mug kopi, taplak meja, atau dekorasi dapur. Nuansa kuning lembut juga cocok dipadukan dengan desain rumah minimalis yang sedang populer di Indonesia saat ini.
Warna biru bantu otak lebih fokus
Kalau ingin ruang kerja terasa lebih nyaman dan bikin fokus meningkat, warna biru bisa jadi pilihan menarik. Warna ini memberikan efek tenang yang membantu pikiran lebih rileks saat bekerja atau belajar.
Beberapa studi menunjukkan bahwa lingkungan bernuansa biru membantu meningkatkan konsentrasi dan kemampuan berpikir lebih dalam. Karena itu, banyak kantor modern mulai menggunakan elemen warna biru pada ruang kerja mereka.
Selain dari cat dinding, warna biru juga bisa dihadirkan lewat kursi kerja, meja belajar, hingga wallpaper laptop. Namun, penggunaan cahaya biru dari gadget tetap perlu dibatasi pada malam hari agar kualitas tidur tidak terganggu.
Warna hijau bikin pikiran lebih tenang
Hijau menjadi salah satu warna favorit dalam tren interior 2026 karena identik dengan alam dan ketenangan. Banyak orang merasa lebih nyaman saat berada di ruangan bernuansa hijau karena warna ini mudah diterima mata.
Para ahli menyebut warna hijau mampu membantu mengurangi stres dan memberikan efek menenangkan pada tubuh. Tidak heran jika rumah sakit atau ruang terapi sering menggunakan warna hijau lembut pada interiornya.
Untuk menghadirkan nuansa hijau di rumah, Anda tidak harus mengganti seluruh warna dinding. Tanaman hias seperti lidah mertua, pothos, atau monstera sudah cukup membantu menciptakan suasana yang lebih segar dan rileks.
Warna hijau sage dan olive juga sedang menjadi tren pada desain rumah modern karena memberikan kesan adem dan nyaman untuk beristirahat.
Baca Juga: Tren Interior Rumah yang Penuh Karakter Kini Jadi Favorit Anak Muda Kekinian
Warna pink dan terakota terasa hangat di rumah
Selain hijau dan biru, warna pink lembut serta terakota juga mulai banyak digunakan pada interior rumah masa kini. Nuansa warna ini memberikan kesan hangat, nyaman, dan lebih santai.
Warna pink pucat cocok digunakan di kamar tidur atau ruang keluarga karena menciptakan suasana yang lebih lembut. Sementara warna terakota menghadirkan kesan natural yang membuat rumah terasa lebih homey.
Tren warna earthy seperti amber dan terakota kini banyak dipilih masyarakat Indonesia karena cocok dipadukan dengan furnitur kayu dan konsep rumah tropis modern.
Warna merah bisa tingkatkan energi
Merah dikenal sebagai warna yang mampu memicu semangat dan meningkatkan energi. Karena efeknya cukup kuat, warna ini sering digunakan pada area yang membutuhkan suasana aktif dan dinamis.
Meski begitu, penggunaan warna merah sebaiknya tidak berlebihan. Terlalu banyak warna merah dalam ruangan justru bisa membuat suasana terasa penuh dan memicu rasa tidak nyaman.
Cara paling aman adalah menggunakan aksen merah pada dekorasi kecil seperti bantal sofa, pajangan dinding, atau perlengkapan meja kerja. Sentuhan kecil tersebut sudah cukup membuat ruangan terasa lebih hidup.
Memilih warna rumah kini jadi bagian penting gaya hidup sehat
Saat ini, masyarakat mulai menyadari bahwa rumah bukan hanya tempat tinggal, tetapi juga ruang untuk menjaga kesehatan mental dan kualitas hidup. Karena itu, pemilihan warna interior semakin diperhatikan agar bisa menciptakan suasana yang nyaman dan menenangkan.
Warna kuning membantu meningkatkan mood, biru mendukung fokus, hijau membuat pikiran lebih rileks, sedangkan pink dan terakota memberi rasa hangat di rumah. Sementara warna merah cocok digunakan untuk memunculkan energi dan semangat.
Memilih warna yang tepat, rumah tidak hanya terlihat estetik, tetapi juga mampu memberikan efek positif untuk aktivitas sehari hari dan kualitas istirahat penghuninya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News