M O M S M O N E Y I D
Santai

Titipku Terus Lakukan Proses Digitalisasi Pasar, Moms Bisa Titip Belanja Nyaman

Reporter: Benedicta Prima  |  Editor: Benedicta Alvinta


MOMSMONEY.ID - Proses digitalisasi pasar memanglah penuh tantangan. Salah satu tantangan yang dihadapi adalah kesiapan pedagang dalam mengoperasikan sistem digital.

Digitalisasi pasar adalah suatu keharusan bagi pasar agar eksistensi mereka tetap terjaga di tengah perubahan perilaku konsumen yang mulai berbelanja kebutuhan pokok secara daring. Tentunya Moms ingin titip belanja makin nyaman dengan mengetahui kemampuan para pedagang mengoperasikan aplikasi Titipku.

Guna meningkatkan kemampuan penggunaan platform digital oleh pedagang pasar, Titipku menggelar assessment. Assessment ini digelar untuk menilai kemampuan penggunaan aplikasi “Titipku Lapak” oleh pedagang di pasar-pasar yang sudah terintegrasi dengan Titipku.

Baca Juga: Kenapa Kasur di Hotel Sangat Nyaman Untuk Tidur? Ini Alasannya

Pelaksanaan Assessment

Program assessment ini diinisiasi oleh tim Merchant and Partnership (MnP) Titipku. “Selain menilai kemampuan pedagang dalam menggunakan aplikasi digital, program ini disusun untuk mengedukasi kembali para pedagang tentang penggunaan aplikasi,” ungkap Head of MnP Titipku, Yanuar Rusdianto.

“Pada Tahun 2023 ini, Tim Titipku menargetkan assessment terlaksana di 25 pasar,” tambah Yanuar.
Sebagai awalan program, Yanuar membagi personelnya menjadi beberapa tim untuk datang ke beberapa pasar. Setelah itu, masing-masing tim bertanggungjawab untuk melakukan penilaian terhadap kecakapan para pedagang.

Yanuar menjelaskan penilaian dilakukan berdasarkan 17 fitur di aplikasi Titipku Lapak. Masing-masing fitur memiliki satu poin. Jika seorang pedagang mampu menguasai 15 fitur atau setara dengan 15 poin, maka pedagang itu dinyatakan fasih menggunakan apps.

“Dari assessment ini kita juga jadi tahu kebutuhan edukasi dari tiap-tiap pedagang. Misalnya satu pedagang memiliki 14 poin, artinya ada 3 fitur yang belum ia pahami. Di situ juga, tim saya akan mengedukasi ulang ketiga fitur itu ke pedagang agar pedagang jadi paham dan bisa mengaplikasikannya,” tambah Yanuar.

Proses assessment ini bukanlah proses sehari jadi. Artinya, tim akan mendatangi para pedagang lagi untuk melihat perkembangan kecakapan mereka.Yanuar berharap program ini bisa meningkatkan kecakapan pedagang. 

“Kami melakukan penilaian sebanyak empat kali. Harapannya ada peningkatan di masing-masing kunjungan itu karena ada edukasi dari tim. Misalnya, dari lima poin ke delapan poin. Kemudian, dari delapan poin bisa naik ke 13 poin. Lalu di penilaian terakhir pedagang ini setidaknya memiliki minimal 15 poin,”.

Hasil Assessment

Program ini rupanya disambut baik oleh para pedagang. Pedagang merasa terbantu dengan edukasi yang dilakukan tim MnP Titipku.

“Mereka senang karena bisa mendapat edukasi dan praktik langsung di lapangan,” ungkap Yanuar.
Saat ini juga tim MnP sudah selesai melakukan assessment di beberapa pasar, salah satunya di Pasar Modern Paramount.

Hasil assessment menunjukkan bahwa mayoritas pedagang di Pasar Modern Paramount sudah cakap menggunakan aplikasi Titipku Lapak. Ini suatu pertanda baik, menunjukkan digitalisasi pasar berhasil diterapkan di sana.Namun, hasil ini tidak diakui Yanuar sebagai sebuah kepuasan. 

“target kami tetap 100% pedagang itu cakap menggunakan aplikasi Titipku Lapak. Jadi, kami akan menyusun program lanjutan untuk edukasi aplikasi di waktu mendatang. Tujuannya, di assessment selanjutnya, pasar-pasar seperti Pasar Modern Paramount ini pedagangnya sudah 100% cakap menggunakan aplikasi,” pungkasnya.

Baca Juga: Apakah Tidur Di Dekat HP Berbahaya Bagi Kesehatan? Ini Jawabannya

Apa yang dilakukan Yanuar dan tim MnP melalui program assessment ini menunjukkan keseriusan Titipku dalam membentuk ekosistem pasar digital yang baik. Titipku melalui program ini telah mendorong para pedagang untuk naik kelas menjadi pedagang yang melek digital.

Adanya kecakapan pedagang ini juga membuat sistem transaksi di Titipku jadi lebih baik. Tentunya, hal ini menjadi kenyamanan sendiri bagi para pelanggan Titipku yang sudah mengunduh aplikasi baik melalui Google Playstore atau Apple Appstore.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Punya Kulit Kombinasi? Ini 5 Cara Memilih Sunscreen yang Tepat

Memilih sunscreen untuk kulit kombinasi bisa menjadi tantangan tersendiri. Berikut 5 cara memilih sunscreen untuk kulit kombinasi.

Bitcoin Rebound Menguji US$ 80.000, tapi Harga Masih Rentan

Pemulihan harga Bitcoin terjadi di tengah perhatian pasar terhadap perkembangan politik dan regulasi di Amerika Serikat. 

100+ Nama Bayi Perempuan yang Terinspirasi dari Hari Natal, Cantik dan Bermakna

Cari tahu rekomendasi nama bayi perempuan yang terinspirasi dari Hari Natal yang anggun dan meneduhkan di sini.

Harga Buyback Emas Hari Ini Moncer, UBS Melonjak Rp 91.000, Galeri 24 Tertinggi

Harga buyback emas UBS mencatat kenaikan terbesar, namun, harga buyback tertinggi masih dipegang Galeri 24.

Enak tapi Berisiko! Ini 6 Bahaya Nyata Makanan Kaleng Siap Saji bagi Kesehatan Tubuh

Di balik kepraktisannya, makanan kaleng siap saji menyimpan garam nitrat dan bahan kimia yang berisiko memicu stroke hingga kanker.

Selain Bikin Lengket, Ini 6 Manfaat Berhubungan Intim di Malam Hari buat Kesehatan

Tak sekadar bikin hubungan makin lengket, berhubungan intim di malam hari juga ampuh kurangi stres hingga menjaga kesehatan jantung Anda.  

Coba 6 Resep Minuman Rempah Ini untuk Bantu Bakar Lemak Lebih Maksimal, yuk

Dari kunyit asam hingga jahe lemon, racikan minuman rempah ini siap dukung proses diet Anda secara alami dan aman.

Memanfaatkan Program Pendampingan Untuk Ekspansi Usaha

Sejumlah program pendampingan usaha banyak digelar oleh berbagai pihak, salah satunya dari Kementerian Perdagangan. 

Berlari Sambil Berpetualang di Taman Wisata Ancol

Ajang lari Isekai Run Vol. 4: The Mysterious Forbidden Desert akan berlangsung 20 Desember 2026 di  Ancol.

3 Jenis Suplemen yang Sebaiknya Dihindari, Nomor 1 Jadi Favorit Banyak Orang!

Berniat untuk mencoba suplemen? Ketahui dulu 3 jenis suplemen yang sebaiknya dihindari berikut ini, Moms.