M O M S M O N E Y I D
InvesYuk

Tips Atur Portofolio Investasi di Era Inflasi Tinggi

Tips Atur Portofolio Investasi di Era Inflasi Tinggi
Reporter: Danielisa Putriadita  |  Editor: Danielisa Putriadita


MOMSMONEY.ID - Dalam satu tahun terakhir, inflasi Indonesia konstan naik didorong pemulihan ekonomi yang terus berjalan serta dipengaruhi tingginya harga komoditas global. Inflasi Juli 2022 juga menjadi yang tertinggi sejak Oktober 2015, yakni di level 4,94% yoy. 

Kenaikan harga barang dan jasa ini harus dibarengi dengan investasi yang tepat agar nilai uang masyarakat dapat melawan inflasi tersebut. 

Namun, memang di tengah kondisi global yang kurang mendukung, cukup sulit menentukan startegi serta instrumen investasi yang pas. Alhasil, strategi diversifikasi tentu masih diperlukan untuk menghadapi risiko tingginya fluktuasi pasar akibat kondisi global tertentu. 

Mengutip riset Tim Bareksa Insight, Senin (8/8), Head of Investment Bareksa, Christian Halim mencermati dalam setahun terakhir ada beberapa instrumen investasi yang berkinerja mengalahkan inflasi.

Baca Juga: Jangan Salah Pilih Investasi, Beda Usia Beda Pula Portofolionya

Instrumen tersebut antara lain: 

  1. Reksadana pendapatan tetap Syailendra Pendapatan Tetap Premium naik 6,06%
  2. Reksadana pendapatan tetapSucorinvest Stable Fund naik 7,08%
  3. Reksadana saham Avrist Ada Saham Blue Safir naik 22,21%
  4. Reksadana saham Bahana Dana Prima naik 22,67%
  5. Reksadana indeks saham BNP Paribas Sri Kehati naik 27,67%
  6. Reksadana indeks saham Allianz Sri Kehati Index Fund 27,70

Selain instrumen tersebut, Tim Bareksa Insight menyarankan investor perlu diversifikasi di aset rendah risiko seperti reksadana pasar uang. Hal ini dilakukan untuk meminimalisir efek dari fluktuasi pasar modal.

Instrumen reksadana pasar uang yang berkinerja positif antara lain Capital Money Market Fund naik 4,52% dan Sucorinvest Sharia Money Market Fund naik 4,38% dalam setahun terakhir per 3 Agustus 2022. 

Di samping reksadana, instrumen Surat Berharga Negara (SBN) juga menarik, seperti SBR011 yang telah dijual pada Juni lalu. Kupon yang ditawarkan sebesar 5,5% (belum dipotong pajak). Masyarakat juga bisa menanti penjualan SBSN seri selanjutnya, yakin SR017 yang mulai ditawarkan 19 Agustus hingga 14 September 2022.

Melihat seri sebelumnya SR016 menawarkan kupon sebesar 4,95%. Maka diproyeksikan kupon SR017 akan lebih menarik karena terdapat potensi kenaikan suku bunga acuan Bank Indonesia. 

Baca Juga: Simak Produk Reksadana Unggulan dari Trimegah dan Syailendra.. Apa Saja?

Sedangkan, menurut hasil penelitian BlackRock Investment, investor juga dapat mengaloksikan 5% dari portofolio investasi ke dalam instrumen emas untuk mengoptimalkan kinerja portofolio. Harga emas bisa tersokong dari hubungan China dan Amerika Serikat selama beberapa hari terakhir. Konflik tersebut bisa menimbulkan gejolak perekonomian dan resesi apabila kedua negara tersebut berperang. Indonesia juga akan dirugikan apabila kedua negara ini saling menjatuhkan sanksi ke depan. 

Strategi investasi yang bisa diterapkan bagi invetsor dengan profil risiko agresif yaitu dapat wait and see terlebih dulu dan cermati reksadana saham dan indeks basis saham kapitalisasi besar jika IHSG turun.

Sementara, bagi investor dengan profil risiko moderat dapat tetap melakukan akumulasi secara bertahap di reksadana pendapatan tetap. Lalu, untuk semua jenis profil risiko ada baiknya melakukan diversifikasi yang cukup di reksadana pasar uang. 

Baca Juga: Begini Cara Memilih Saham di Masa Resesi

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Nasib Usaha di Ujung Tanduk? Campur Uang Pribadi dan Bisnis Bisa Picu Kerugian Lo

Cek yuk, cara memisahkan keuangan pribadi dan bisnis supaya arus kas lebih jelas, keputusan tepat, dan usaha tidak mudah goyah.  

Gaji Anda Habis? Waspada Risiko Finansial Boncos Tanpa Passive Income, Simak Yuk

Simak yuk, cara membangun passive income secara realistis agar tabungan stabil dan kondisi keuangan lebih aman di masa depan.  

Jangan Boros Renovasi! Inspirasi Dapur Kuno Anda Bisa Modern Hanya dengan 5 Cara Ini

Dapur terasa dingin dan kuno? Cek 5 cara hemat membuat dapur Anda lebih hangat, modern, dan nyaman tanpa renovasi besar yuk.  

4 Basic Skincare untuk Kulit Sensitif, Bantu Kulit Lebih Kuat dan Sehat

Merawat kulit sensitif tidak boleh asal. Berikut 4 basic skincare untuk kulit sensitif yang penting untuk dipakai setiap hari.  

Bukan di Meja Tamu Lo, Lampu Meja Kini Jadi Tren Baru Tahun 2026 di Dapur Modern

Dapur yang kaku kini bisa terasa lebih hidup dan personal. Temukan cara sederhana ubah suasana jadi hangat tanpa renovasi besar.  

Virtual Account Bukan Rekening Asli? Ini Rahasia agar Transaksi Lebih Cepat

Yuk simak penjelasan sederhana tentang virtual account, cara kerja, manfaat, dan alasan pentingnya bagi bisnis di era serba digital ini.  

Hujan Petir di Pagi Hari, Ini Prakiraan BMKG Cuaca Besok (27/1) di Jakarta

Simak prakiraan BMKG cuaca besok Selasa (27/1) di Jakarta hujan petir berpotensi mengguyur sejumlah wilayah di pagi hari.

Elnusa Percepat Jasa Eksplorasi Migas di Indonesia Timur

Saham Elnusa (ELSA) terbang pada hari Senin, 26 Januari 2026. Simak rencana kerja Elnusa di awal tahun 2026 ini.

Aset Kripto Jadi Opsi Diversifikasi untuk Dana Pensiun, Begini Strateginya!

Perlu pendekatan yang bijak dan teredukasi dalam mempertimbangkan kripto sebagai bagian dari perencanaan pensiun.

Ramalan Zodiak Keuangan dan Karier Besok Selasa 27 Januari 2026: Saatnya Kolaborasi

Simak ramalan keuangan dan karier 12 zodiak besok Selasa 27 Januari 2026, membahas peluang kerja, dinamika tim, dan strategi profesional.