M O M S M O N E Y I D
Keluarga

Tantrum: Pengertian, Jenis, dan Cara Mengatasi Tantrum pada Anak dengan Tepat

Penulis: Ana Risma  |  Editor: Ana Risma


MOMSMONEY.ID - Cari tahu pengertian, jenis, dan cara mengatasi tantrum pada anak dengan tepat, yuk.

Pernahkah anak Moms tiba-tiba menangis sembari marah-marah, bergulingan di lantai, atau memukul benda-benda yang ada di sekitarnya? Bisa jadi, anak Moms mengalami tantrum.

Apa itu tantrum pada anak dan bagaimana cara mengatasinya? Simak penjelasannya di bawah ini.

Baca Juga: 5 Cara Membantu Anak Remaja Menyeimbangkan Emosi

Pengertian tantrum

Menurut seorang psikolog bernama Agus Fitria, S.Psi dari RSUP Dr. Sardjito Yogyakarta, tantrum atau dalam istilah psikologi disebut sebagai "temper tantrum" adalah perilaku marah pada anak-anak yang biasanya terjadi pada usia pra-sekolah yakni 1-4 tahun.

Pada umumnya, tantrum merupakan ekspresi frustasi dari anak akibat keterbatasan dan ketidakmampuan mereka dalam menyampaikan pikiran dan perasaannya.

Tantrum pada anak juga bisa terjadi karena ketidakpedulian orang tua terhadap kebutuhan dan keinginan mereka. Sehingga, ketika kebutuhan dan keinginan anak tidak terpenuhi maka mereka akan merasa frustasi dan mudah untuk mengamuk.

Anak yang mengalami tantrum akan rentan menangis tanpa henti, berteriak dengan kencang, berguling-guling, menjatuhkan dirinya ke lantai, menendang dan memukul segala sesuatu di sekitarnya, bahkan yang paling parah anak bisa menyakiti diri mereka sendiri.

Meskipun terlihat mengkhawatirkan, namun tantrum pada anak-anak merupakan hal yang wajar terjadi. Oleh sebab itu, Moms tidak perlu terlalu panik dan diharuskan untuk tetap tenang ketika anak-anak mengalami kondisi ini.

Jenis-jenis tantrum

Melansir tulisan dari dokter spesialis anak di Rumah Sakit Siloam Silampari dr. Evi Silviana, Sp.A, tantrum terbagi atas 3 jenis yaitu:

1. Tantrum manipulatif

Tantrum manipulatif akan muncul ketika keinginan anak-anak tidak dipenuhi dengan baik oleh orang tua maupun orang-orang terdekatnya. Tantrum jenis ini sering kali terjadi akibat adanya penolakan yang anak dapatkan atas segala sesuatu yang menjadi keinginannya.

Anak yang mengalami tantrum manipulatif akan melakukan hal-hal yang cenderung dibuat-buat seperti mendorong orang lain terutama mendorong Moms atau Ayah.

2. Tantrum frustasi

Selanjutnya ada tantrum frustasi. Tantrum frustasi terjadi karena belum mampunya anak untuk mengekspresikan perasaannya dengan baik.

Adapun tantrum jenis ini dipicu oleh beberapa faktor seperti kelelahan, kelaparan, kegagalan dalam melakukan sesuatu, dan stres akibat adanya tekanan dari lingkungan sekitar.

3. Tantrum putus asa

Tantrum putus asa biasanya terjadi karena adanya rasa takut atau ketidaknyamanan yang cukup besar pada anak namun mereka tidak berani untuk mengungkapkannya. Ketika hal itu terjadi, maka anak akan dengan mudahnya untuk mengeluarkan ledakan emosi yang cukup tinggi.

Tanda anak mengalami tantrum putus asa yaitu anak cenderung diam seperti kehilangan gairah untuk melakukan sesuatu, merasa tidak berdaya, serta putus asa.

Baca Juga: Inspirasi Nama Bayi Laki-Laki dari Bahasa Jepang Beserta Artinya, Dijamin Keren

Cara mengatasi tantrum pada anak dengan tepat

Seperti yang sudah dikatakan sebelumnya, tantrum yang dialami oleh anak-anak merupakan suatu hal yang wajar. Meskipun begitu, tidak bisa dipungkiri jika perasaan kesal mungkin saja Moms rasakan ketika menghadapi anak yang mengalami tantrum.

Nah, alih-alih marah dan melakukan sesuatu yang kasar kepada anak, akan jauh lebih baik apabila Moms menerapkan cara-cara berikut ini untuk mengatasi tantrum pada anak:

  • Berikan anak pelukan agar emosi mereka yang meluap-luap dapat mereda
  • Bersikap tenang dan selalu temani anak supaya mereka tidak merasa diabaikan oleh Moms
  • Alihkan perhatian anak dengan cara mengajak mereka jalan-jalan ke luar rumah atau memberikan makanan dan minuman kesukaan mereka
  • Jangan pernah memberikan hukuman fisik kepada anak seperti memukul atau menjewer, karena hal tersebut hanya akan menjadi contoh yang buruk bagi mereka
  • Ketika emosi anak sudah mereda, ajaklah mereka untuk membicarakan hal-hal yang telah menyebabkan mereka mengalami tantrum. Pastikan untuk berbicara dengan nada yang lembut dan tidak terkesan mengintimidasi supaya anak bisa leluasa bercerita tanpa merasa takut

Moms, jika cara-cara tersebut sudah dilakukan namun anak tetap sering mengalami tantrum bahkan semakin parah setiap harinya, maka jangan ragu untuk segera berkonsultasi dengan dokter, ya.

Karena, konsultasi dengan ahlinya akan membantu anak untuk mendapatkan penanganan yang tepat berdasarkan jenis dan penyebab tantrum yang mereka alami.

Demikian pengertian, jenis, dan cara mengatasi tantrum pada anak dengan tepat. Semoga bermanfaat.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Bitcoin tembus US$ 80.000, Jangan Buru-Buru Mengejar Reli

Bitcoin menembus US$ 80.000 dan naik sekitar 11% sepekan. Tetapi investor jangan buru-buru mengejar kenaikan di tengah risiko volatilitas.

Usung 7 Inisiatif Keberlanjutan, Pertamina Eco RunFest 2026 Bidik 14.000 Pelari

Pertamina menggelar Pertamina Eco RunFest yang membidik 14.000 pelari dan 10.000 pengunjung festival.

Suka Makan Kulit Ayam? Waspadai 4 Dampak Buruk bagi Kesehatan, Bikin Gagal Diet

Meskipun gurih dan lezat, kebiasaan sering makan kulit ayam bisa memicu obesitas hingga stroke. Simak fakta kesehatan yang wajib Anda ketahui.

5 Manfaat Americano untuk Diet, Minuman Rendah Kalori yang Ampuh Bakar Lemak

Ketahui berbagai manfaat americano yang efektif mendukung program diet Anda, mulai dari menekan nafsu makan hingga mempercepat pembakaran lemak.

Grounded Jadi Warna Tahun 2027 Behr, Hijau Zaitun untuk Rumah Nuansa Alam

Grounded menjadi warna tahun 2027 Behr, menghadirkan hijau zaitun bernuansa alam yang hangat, elegan, dan menenangkan.​

Jangan Asal Pilih, Ini 5 Titik di Rumah yang Wajib Diuji Sebelum Memilih Cat Rumah

Mau mengecat rumah? Kenali 5 titik penting untuk menguji warna cat agar hasilnya tetap serasi di berbagai kondisi cahaya.

Merasa Keuangan Aman? 3 Tanda Ini Bisa Membuktikan Kondisi Sebenarnya

Cek 3 tanda ini untuk mengetahui kesiapan tabungan, pengeluaran, utang, dan penghasilan menghadapi kondisi tak terduga.​

11 Tips Menggunakan Kartu Kredit dengan Bijak biar Keuangan Tetap Sehat

Cari tahu tips menggunakan kartu kredit dengan bijak agar tagihan terkendali, transaksi aman, dan kondisi keuangan tetap sehat.

Prakiraan Cuaca Jawa Tengah Jumat (28/8) Didominasi Berawan, Lusa Lebih Banyak Cerah

BMKG memprakirakan cuaca besok Jawa Tengah Jumat (28/8) didominasi berawan, sedangkan Sabtu (29/8) lebih banyak cerah.

Prakiraan Cuaca Jawa Barat Besok Jumat (28/8) Didominasi Cerah Berawan, Tanpa Hujan

BMKG memprakirakan cuaca besok di Jawa Barat Jumat-Sabtu didominasi cerah berawan dan cerah, dengan suhu mencapai 35 derajat Celsius.