MOMSMONEY.ID - Laptop RAM besar sangat penting untuk pelajar atau profesional yang sering menyimpan banyak file. Persaingan di pasar laptop kini lebih ketat dari sebelumnya.
Andrew E. Freedman, pengamat gadget dari Tomshardware.com, memaparkan, perangkat Windows hadir dari berbagai perusahaan yang menggunakan chip dari tiga vendor CPU utama yakni Intel, AMD, dan Qualcomm.
Sementara Apple memiliki jajaran sistem yang tangguh dan portabel berbasis Apple Silicon buatan sendiri.
Pada tahun 2026, chip terbaru Intel adalah seri Intel Core Ultra (Seri 3) dengan nama kode Panther Lake. Sedangkan AMD meluncurkan prosesor Ryzen AI "Gorgon Point" di ajang CES.
Baca Juga: Baterai Jumbo Vivo X300e Tembus 7.000 mAh dalam Bodi Tipis
Di Computex, Nvidia mengumumkan bahwa cip RTX Spark akan hadir pada laptop Microsoft, Dell, Lenovo hingga HP untuk menantang Qualcomm di ranah Windows on Arm. Awal tahun ini, Qualcomm merilis cip Snapdragon X2 Elite Xtreme, Elite, dan Plus.
Untuk Mac, chip unggulan Apple adalah seri M5 meliputi M5 Pro dan M5 Max yang dapat ditemukan pada jajaran MacBook Pro dan MacBook Air. Yuk, cari tahu berbagai pilihan laptop RAM besar yang woth it buat dipilih:
1. MacBook Air (M5)
MacBook Air telah lama menjadi rekomendasi laptop andalan berkat performa tangguh, desain tanpa kipas dan daya tahan baterai yang awet. Dengan versi chip M5, Anda akan mendapatkan manfaat dari berbagai penyempurnaan perangkat keras selama bertahun-tahun sejak desain ulang terakhir Air pada era M2 termasuk RAM minimal 16GB dan webcam 12 megapiksel.
Chip M5 pada MacBook Air menunjukkan performa single-core dan multi-core yang luar biasa. Faktanya, pesaing terdekatnya adalah chip yang sama pada MacBook Pro dan mendapatkan peningkatan performa berkat adanya kipas aktif.
Meski demikian, sistem ini bisa mengalami penurunan kecepatan (throttling) saat menangani beban kerja berat seperti rendering.
2. Dell XPS 14 (DA14260)
Dell XPS 14 kembali hadir dengan layar LCD dasar beresolusi 1920 x 1200 yang memiliki refresh rate variabel hingga serendah 1 Hz. Laptop ini mampu bertahan selama 20 jam 41 menit dalam uji baterai.
Bodinya yang berbobot 3 pon (sekitar 1,36 kg) tampak ramping, Dell kembali menyertakan baris tombol fungsi fisik pada keyboard. Sehingga, jauh lebih mudah digunakan dibandingkan touch bar model lama.
Jika tidak keberatan dengan daya tahan baterai 12 jam, model yang lebih mahal dengan layar OLED tandem menawarkan warna yang jauh lebih baik serta grafis terintegrasi Arc B390 yang lebih bertenaga. Meski demikian, kedua model tersebut menggunakan keyboard dengan jarak tekan dangkal dan tanpa jarak antar-tombol.
3. HP OmniBook Ultra
HP OmniBook Ultra memadukan prosesor AMD Ryzen AI 9 HX 375 dalam bodi ramping dengan performa produktivitas yang kuat. Perangkat ini menawarkan daya tahan baterai yang cukup baik, mampu bertahan selama 12 jam 52 menit dalam pengujian baterai.
Angka tersebut memang bukan yang terbaik, namun jika mempertimbangkan layar beresolusi tinggi maka hasilnya tergolong bagus. Kehadiran port Thunderbolt 4 pada sistem AMD juga merupakan hal yang menyenangkan, mengingat fitur ini sangat jarang ditemukan pada sistem tersebut.
Pengalaman pengguna sedikit terganggu oleh banyaknya bloatware.
4. MacBook Neo
Jika mencari laptop yang terjangkau, Apple adalah juaranya saat ini. MacBook Neo yang terjangkau memiliki bodi premium berbahan logam dengan layar yang cerah dan tajam.
Hadir pula trackpad khusus yang memungkinkan untuk mengakses banyak bagiann. Pengguna juga akan mendapatkan pengalaman macOS yang berjalan di atas chip yang sebelumnya digunakan untuk iPhone.
Kualitas bodi 13 inci dan layarnya menjadi poin utama. Anda juga mendapatkan webcam yang bagus dan sistemnya yang mudah dingin saat beroperasi.
Namun, ada beberapa kenyamanan yang harus dikorbankan. Apple tidak menyertakan lampu latar pada keyboard. Kedua port USB juga tidak diberi label.
Jadi, harus mengingat mana port USB 3 berkecepatan 10 Gbps untuk drive cadangan dan monitor agar tidak muncul pesan kesalahan.
Baca Juga: HP Vivo Layar Lebar: Pengalaman Visual Berbeda, Fitur Unggul Tak Terduga
5. Microsoft Surface Pro (Edisi ke-11)
Prosesor Qualcomm Snapdragon X Elite menawarkan performa yang cukup untuk menyaingi kompetitor berbasis x86, menjadikannya salah satu perangkat Surface berbasis Arm pertama. Ditambah dengan banyaknya aplikasi yang kompatibel dengan Arm, pengguna tidak akan kehilangan fitur dari model Intel sebelumnya.
NPU dengan performa 45 TOPS mendukung sejumlah fitur Copilot+ di Windows 11, seperti Cocreator, Live Captions, dan efek Windows Studio.
6. Zenbook A16
Asus Zenbook A16 dibekali prosesor Snapdragon X2 Elite Extreme yang tangguh dari Qualcomm serta RAM 48GB dalam paket penjualannya. Bodinya kurang memberikan kesan premium dan daya tahan baterainya juga kalah dibandingkan para pesaing.
Meski kemampuan emulasinya sudah lebih baik, masih terdapat beberapa masalah kompatibilitas dengan Windows on Arm bagi pengguna tingkat lanjut.
Sekian spesifikasi unggulan yang ditawarkan Laptop RAM besar dengan performa chipset terbaik.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News