M O M S M O N E Y I D
InvesYuk

Simak Saham yang Masuk dan Keluar dari daftar MSCI Indonesia Per November 2025

Simak Saham yang Masuk dan Keluar dari daftar MSCI Indonesia Per November 2025
Reporter: Sanny Cicilia  |  Editor: Sanny Cicilia


MOMSMONEY.ID - MSCI Inc mengumumkan sejumlah saham yang masuk dan keluar indeks MSCI Global Standard Indexes dan MSCI Small Cap Indexes pada Rabu (5/11). Daftar ini akan berlaku pada 25 November 2025 mendatang. 

Dari Indonesia, MSCI memasukkan sejumlah saham dalam daftar MSCI Global Standard Indexes. Saham yang masuk yaitu BREN dan BRMS. 

Sementara itu, saham yang keluar dari Indeks MSCI Global Standard Indexes yaitu ICBP dan KLBF. 

Untuk daftar MSCI Small Cap Indexes, saham yang baru dimasukkan yaitu DSNG, ENRG, KLBF, MSIN, RAJA, WIFI.

Sementara saham yang keluar dari indeks ini yaitu BRMS, SMSM, ULTJ. 

Evaluasi dan perombakan dalam indeks MSCI menjadi perhatian lantaran menjadi acuan bagi fund manager atau manajer investasi global mencari portofolio investasi dalam produk reksadana dan ETF. 

Mengutip Mirae Asset Sekuritas, berikut saham-saham yang masuk dalam Indeks MSCI Indonesia. MSCI memasukkan 18 konstituen saham, yang mencerminkan 85% kapitalisasi pasar Indonesia. 

Berikut 18 saham tersebut: 
1. BBCA – Bank Central Asia
2. BBRI – Bank Rakyat Indonesia
3. BMRI – Bank Mandiri
4. ⁠TLKM – Telkom Indonesia
5. ⁠ASII – Astra International
6. ⁠DSSA - Dian Swastatika Sentosa
⁠7. AMMN – Amman Mineral Internasional
8. ⁠BRPT – Barito Pacific
9. ⁠TPIA – Chandra Asri Pacific
10. ⁠BBNI – Bank Negara Indonesia
11. ⁠GOTO – GoTo Gojek Tokopedia
12. ⁠CUAN - Petrindo Jaya Kreasi
13. ⁠AMRT – Sumber Alfaria Trijaya
14. ⁠CPIN – Charoen Pokhphand Indonesia
15.  INDF – Indofood Sukses Makmur
16. ⁠UNTR - United Tractors
17. ⁠BREN - Barito Renewables Energy (Masuk)
18. ⁠BRMS - Bumi Resources Minerals (Masuk)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Update Harga Buyback Emas Hari Ini: UBS Naik, Antam Masih Tertinggi Rp 2.38 Juta

Emas UBS mencatat kenaikan harga buyback paling besar hari ini, sementara Antam turun, tetapi masih yang tertinggi.

Bank Indonesia Kurangi Intervensi Spot, Efektif Menjaga Rupiah?

Bank Indonesia menggeser strategi intervensi di pasar untuk menjaga nilai tukar rupiah terhadap dollar, sekaligus menghemat cadangan devisa.

5 Hal yang Sebaiknya Dihindari biar Eksterior Rumah Lebih Tahan Lama

Ingin eksterior rumah Anda tetap keren dan tidak cepat ketinggalan zaman? Kenali 5 hal ini yang sebaiknya dihindari sejak awal.​

5 Kesalahan Dekorasi Ini Bikin Rumah Mahal Terlihat Murahan, Begini Penampakannya

Ini 5 kesalahan dekorasi yang bisa membuat rumah mahal terlihat murahan. Cek gorden, lampu, sakelar, dekorasi, dan aroma rumah.

Kebutuhan Keluarga Berubah, Konsep Hunian Multigenerasi Mulai Dilirik

LippoLand mengembangkan konsep Brentwood Villas sebagai hunian untuk keluarga multigenerasi dengan pembagian ruang yang sesuai kebutuhan.

Cara Bayar Google Play Pakai QRIS dan Virtual Account BCA di myBCA dan BCA mobile

Bayar Google Play kini bisa dilakukan lewat QRIS dan Virtual Account BCA di myBCA atau BCA mobile dengan langkah yang mudah.

Punya Harta Rp 247 Miliar di Usia 40-an, Kapan Waktu yang Pas untuk Berhenti Kerja?

Memiliki kekayaan ratusan miliar rupiah sebelum usia 50 tahun mungkin terdengar seperti titik akhir perjalanan finansial. ​

Mengurai Penyebab Rupiah Sempat Kembali Bertengger di Rp 18.000

Nilai rupiah terhadap dolar masih berfluktuasi dan menyentuh Rp18.000 per dolar AS imbas efek global dan permintaan valas yang tidak menentu.

BRI Punya BRImo Junior, Orang Tua Bisa Pantau Transaksi Anak

Kehadiran BRImo Junior menjadi bagian dari upaya BRI mengenalkan layanan keuangan sekaligus membangun kebiasaan mengelola uang sejak dini.

Harga Emas Dunia Stabil Setelah Spekulasi Kenaikan Bunga Fed Mereda

Harga emas hari ini ditopang penurunan yield obligasi AS dan pernyataan pejabat The Fed, yang meredakan spekulasi kenaikan lanjutan suku bunga.