M O M S M O N E Y I D
InvesYuk

Siapkan Modal Moms! Ini Jadwal Penawaran 8 Seri SBN Ritel Pada 2025

Reporter: Dupla Kartini  |  Editor: Dupla Kartini


MOMSMONEY.ID - Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Keuangan berencana menerbitkan 8 seri Surat Berharga Negara atau SBN ritel sepanjang tahun 2025. Simak jadwal penawaran 8 seri SBN ritel tahun 2025 di sini!

SBN ritel adalah produk investasi yang dapat dibeli oleh WNI dan khusus ditujukan bagi investor ritel. Makanya, modal untuk berinvestasi pada setiap seri SBN ritel relatif terjangkau, biasanya mulai dari Rp 1 juta.

Mengutip informasi di laman DJPPR Kementerian Keuangan, SBN ritel dapat dikelompokkan menjadi dua, yaitu SBN ritel tradable dan non-tradable. 

SBN ritel tradable adalah SBN ritel yang dapat diperjual belikan di pasar sekunder. Produk yang termasuk kelompok ini yaitu Obligasi Negara Ritel (ORI) dan Sukuk Ritel (SR).

Sedangkan, kelompok non-tradable adalah produk yang tidak dapat diperjualbelikan di pasar sekunder. Yang termasuk kelompok ini yaitu Savings Bond Ritel (SBR) dan Sukuk Tabungan (ST).

Baca Juga: Harga Emas Pegadaian 9 Januari 2025, Antam Naik Rp 5.000 dan UBS Naik Rp 6.000

Di sisi lain, pengelompokan SBN ritel juga dapat dibagi berdasarkan produk konvensional dan syariah. Kelompok produk konvensional yaitu Obligasi Negara Ritel (ORI) dan Savings Bond Ritel (SBR).

Sedangkan produk syariah terdiri dari Sukuk Ritel (SR), Sukuk Tabungan (ST) dan Cash Waqf Linked Sukuk (CWLS) Ritel.

Nah, berikut ini kalender atau jadwal penawaran 8 seri SBN ritel pada 2025.

1. ORI027 penawaran 27 Januari-20 Februari 2025

2. ST014  penawaran 7 Maret-16 April 2025

3. SR022  penawaran 16 Mei-18 Juni 2025

4. SBR014 penawaran 14 Juli-7 Agustus 2025

5. SWR006 penawaran 15 Agustus-15 Oktober 2025

6. SR023 penawaran 22 Agustus-12 September 2025

7. ORI028 penawaran 29 September-23 Oktober 2025

8. ST015 penawaran 10 November-3 Desember 2025

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Tren Ubin 2026 yang Mulai Ditinggalkan, Ini 4 Gaya Klasik untuk Rumah Modern

Tren ubin 2026 mulai bergeser ke desain natural. Kenali motif yang terkesan murahan dan 4 pilihan klasik untuk rumah modern.

6 Tren Dekorasi Halloween Estetik Ini Bikin Suasana Rumah Lebih Berbeda

Halloween 2026 hadir dengan 6 tren dekorasi estetik, dari warna ungu gelap hingga ornamen alami yang unik. Berikut rekomendasi yang bisa dicoba.​

9 Cara Bertransaksi Digital, Waspadai Phishing dan Social Engineering yang Mengintai

Ini 9 cara aman bertransaksi digital untuk menghindari phishing dan social engineering, serta menjaga data pribadi tetap aman.

7 Aset Kelas Atas yang Jarang Dipahami Kelas Menengah, Bisa Jadi Peluang Finansial

Kenali 7 aset kelas atas yang jarang dipahami kelas menengah, dari properti hingga royalti untuk memahami strategi keuangan.

4 Penyebab Maskara Menggumpal yang Bikin Bulu Mata Terlihat Berantakan

Gumpalan pada maskara bukan hanya disebabkan oleh produk yang sudah kedaluwarsa. Berikut 4 penyebab maskara menggumpal yang wajib Anda ketahui.

Penting Pemanasan sebelum Olahraga, Ini 5 Manfaatnya untuk Otot, Sendi & Jantung Anda

Pahami pentingnya pemanasan sebelum olahraga untuk melancarkan sirkulasi oksigen, menjaga stabilitas detak jantung, serta merawat kesehatan sendi.  

Sebelum Coba Liposuction, Pahami Dulu 7 Efek Samping Sedot Lemak Ini Buat Tubuh Anda

Pahami berbagai bahaya dan efek samping sedot lemak mulai dari kontur kulit bergelombang hingga risiko emboli lemak.  

Ampuh & Aman, Ini Cara Mengatasi Keputihan Berlebihan Pakai 5 Bahan Alami di Rumah

Simak ragam cara mengatasi keputihan berlebihan yang memicu rasa tidak nyaman. Mulai dari konsumsi bawang putih hingga minyak kelapa murni.  

11 Provinsi Ini bakal Hujan Lebat, Cek Peringatan Dini BMKG Cuaca Besok (15/10)

BMKG mengeluarkan peringatan dini cuaca besok Kamis 15 Oktober dengan status Siaga hujan sangat lebat dan Waspada hujan lebat di provinsi ini.

Hasil Denmark Open 2026: 3 Tunggal RI ke 16 Besar, Pastikan 1 Tiket Perempatfinal

Hasil Denmark Open 2026 babak 32 besar, Rabu (14/10), tiga wakil Indonesia di sektor tunggal melaju ke 16 besar.