M O M S M O N E Y I D
Santai

Selain Ukuran & Tampilan, moodytiger Soroti Kenyamanan Saat Pilih Pakaian Aktif Anak

Selain Ukuran & Tampilan, moodytiger Soroti Kenyamanan Saat Pilih Pakaian Aktif Anak
Reporter: Lidya Yuniartha  |  Editor: Lidya Yuniartha


MOMSMONEY.ID - Orang tua kerap mempertimbangkan ukuran dan tampilan saat memilih pakaian untuk anak. Namun, menurut moodytiger, salah satu brand sports-lifetyle anak, faktor kenyamanan adalah hal yang perlu diperhatikan terlebih bagi anak yang memiliki beragam aktivitas.

Apakah pakaian tersebut cukup nyaman dikenakan saat bergerak jadi pertanyaan yang penting ditanyakan mengingat anak melakukan berbagai kegiatan, mulai dari bersekolah, mengikuti kelas olahraga, bermain hingga berkegiatan lain.

Menurut moodytiger pertanyaan tersebut menjadi relevan di tengah makin besarnya perhatian terhadap tingkat aktivitas fisik anak. Berdasarkan Survei Kesehatan Indonesia (SKI) 2023, sebanyak 58% anak dan remaja Indonesia usia 10-14 tahun tergolong kurang aktif secara fisik, dan lebih rendah lagi di kelompok usia 15-19 tahun, yakni 50,4%.

Physical Activity Factsheet: Indonesia 2024 dari World Health Organization, sebanyak 58% anak dan remaja Indonesia usia 10-14 tahun tergolong kurang aktif secara fisik.

Meski pakaian bukan satu-satunya faktor yang memengaruhi aktivitas fisik anak. Namun, moodytiger menilai hal-hal sederhana dalam keseharian, seperti ukuran yang tepat, kenyamanan bahan, dan keleluasaan bergerak, dapat membantu membuat pengalaman beraktivitas menjadi lebih nyaman bagi anak.

“Orang tua biasanya menjadi pihak yang menentukan pembelian, tetapi setelah itu anak membuat keputusan lain, apakah mereka mau memakai pakaian tersebut lagi atau tidak,” ujar Hengky Wijaya, Managing Director moodytiger Indonesia dalam keterangan tertulis, Selasa (22/9).

Baca Juga: Produk UMKM Kurasi Busan Mulai Mejeng di Marketplace Domestik

Dia menambahkan, khusus untuk pakaian aktif, moodytiger menyebut, pengalaman anak saat memakainya itu perlu ikut dipertimbangkan.

"Pakaian bisa saja terlihat bagus dan sesuai dengan ukuran anak, tetapi ketika anak merasa geraknya terbatas, kepanasan, atau tidak nyaman, hal-hal tersebut pada akhirnya bisa menjadi lebih penting daripada penampilan," katanya.

Pembahasan ini juga semakin relevan seiring pertumbuhan kategori pakaian anak di Indonesia. Data Euromonitor International yang dipublikasikan melalui MarketResearch.com menunjukkan, nilai penjualan ritel pakaian anak di Indonesia mencapai Rp16,8 triliun pada 2025, tumbuh 5% dibandingkan tahun sebelumnya.

Laporan tersebut mencatat, peningkatan pendapatan kelas menengah serta perhatian yang lebih besar terhadap kenyamanan dan keamanan anak turut mendorong pertumbuhan kategori ini.

Menurut moodytiger, perubahan tersebut membuka ruang bagi orang tua untuk melihat lebih jauh dari sekadar warna, tren, atau ukuran ketika memilih pakaian aktif untuk anak.

Ada empat hal praktis yang dapat dipertimbangkan, yaitu apakah pakaian tetap nyaman saat anak bergerak, apakah ukurannya mendukung berbagai aktivitas, apakah materialnya sesuai untuk cuaca hangat dan lembap, serta apakah anak sendiri ingin mengenakannya kembali.

Respons anak juga dapat menjadi petunjuk penting. Keluhan seperti rasa gatal, terlalu ketat, panas, atau sulit bergerak mungkin terdengar sederhana, tetapi bisa menentukan apakah sebuah pakaian akan sering digunakan atau justru lebih sering tersimpan dengan rapi di lemari.

“Anak tidak harus menentukan setiap keputusan pembelian, tetapi mendengarkan apa yang mereka rasakan dapat membantu orang tua membuat pilihan yang lebih tepat,” kata Hengky.

Dia menambahkan, ini bukan hanya bertujuan memilih antara apa yang dianggap praktis oleh orang tua dan apa yang disukai anak. Idealnya, keduanya bisa bertemu. Menurut Hengky, orang tua tetap dapat mempertimbangkan kualitas, material, dan kesesuaian penggunaan, sementara anak dapat memberi tahu apakah mereka benar-benar merasa nyaman saat bergerak.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Pentingnya Peran Keluarga dalam Penanganan Kesehatan Jiwa

Kementerian Kesehatan mencatat ada sebanyak 9 dari 10 orang yang mengalami depresi belum terjangkau layanan kesehatan.

Foot Locker Day 2026 bakal Digelar, Satukan Merek Global hingga Penggemar Sneakers

MAP Active Indonesia bakal menggelar Foot Locker Day 2026 di kawasan M Bloc, Jakarta, pada 16 Oktober hingga 18 Oktober 2026.

Jarang Diketahui! Ini 6 Manfaat Probiotik untuk Kesehatan Organ Intim & Hormon Wanita

Dapatkan perlindungan ekstra untuk tubuh Anda dari dalam. Pahami bagaimana manfaat probiotik mampu menjaga pH vagina hingga jaga imunitas.

Kenapa Burger Tidak Sehat padahal Ada Sayur & Daging? Ketahui Bahayanya di Sini, yuk

Burger dianggap tidak sehat karena tinggi kalori dan lemak jenuh. Simak penjelasan mengenai risikonya serta tips mengolah burger agar lebih aman.

Coba 4 Pilihan Mie Sehat untuk Diet Ini agar Tetap Bisa Makan Enak Tanpa Takut Gemuk

Ingin makan mie tapi takut program penurunan berat badan gagal? Simak pilihan mie sehat untuk diet yang rendah kalori dan tinggi serat ini.

Yield Global Melonjak, Ini Strategi Investasi Obligasi di Era Bunga Tinggi

Kenaikan suku bunga The Fed dan imbal hasil US Treasury menandai era baru pasar obligasi global. Manulife selektif memilih tenor obligasi.

Promo JSM Hypermart 16-19 Oktober 2026, Anggur Hijau-Ikan Baby Nila Diskon 50%

Cek dan manfaatkan katalog promo JSM Hypermart Weekend periode 16-19 Oktober 2026 untuk belanja di akhir pekan.

Penting Bagi Orangtua, Ini Perlunya Memahami Komposisi dan Label Gizi

Bukan Cuma Kandungan Gizi, Ini yang Perlu Diperhatikan Saat Memilih Makanan                         

Miss Cimory Dorong Produktivitas dan Kemandirian Ekonomi Perempuan

PT Cisarua Mountain Dairy Tbk. mendorong perempuan melalui program Miss Cimory untuk menciptakan kemandirian ekonomi di sela-sela aktivitas harian

Promo Berhadiah Indomaret 15-28 Oktober 2026, Beli 1 Gratis 1 My Baby-Tropicana Slim

Cek promo berhadiah Indomaret periode 15-28 Oktober 2026 di sini, ada Beli 1 Gratis 1 dan Beli 2 Gratis 1.