M O M S M O N E Y I D
Keluarga

Seberapa Sering Sebaiknya Menggunakan Vacuum Cleaner di Rumah?

Reporter: Benedicta Prima  |  Editor: Benedicta Alvinta


MOMSMONEY.ID - Simak informasi seberapa sering Anda sebaiknya menggunakan vacuum cleaner untuk membersihkan debu di dalam rumah.

Menggunakan vacuum cleaner mungkin adalah pekerjaan yang Anda sukai sekaligus benci. Anda bisa menyedot debu yang menumpuk di dalam rumah, namun pekerjaan ini juga cukup melelahkan. 

Sayangnya, seberapa lelahnya kita menyedot debu tetap saja masih akan ada debu yang menumpuk. Lalu, seberapa sering kita benar-benar perlu menggunakan vacuum cleaner supaya rumah bisa bebas debu?

Baca Juga: Ini Penyebab Ruang Tamu Anda Mudah Berdebu

Melansir Southern Living, ada beberapa faktor utama yang perlu dipertimbangkan saat menentukan seberapa sering Anda harus menyedot debu menggunakan vacuum cleaner.

Tapi yang pasti, setiap rumah tangga berbeda jadi tidak ada jawaban yang cocok untuk semua orang. 

Jika Anda memiliki lantai yang keras seperti kayu atau keramik maka Anda harus menggunakan vacuum cleaner setiap hari atau beberapa kali seminggu untuk membersihkan debu, rambut, kotoran, dan serpihan yang menempel sebelum menumpuk. 

Baca Juga: Bagaimana Cara Dapat Black Card? Ketahui Dulu Sejarah dan Syaratnya di Sini

Namun, jika rumah Anda berkarpet Anda mungkin hanya perlu menyedot debu seminggu sekali. 

Selain itu, jika Anda memiliki anak kecil yang merangkak dan memiliki hewan peliharaan, gunakan vacuum cleaner sesering mungkin. 

Lebih lanjut, memiliki tempat khusus untuk seluruh anggota rumah melepas sepatu mereka saat masuk ke dalam rumah bisa mencegah Anda menggunakan vacuum cleaner terus menerus. 

Selain lantai, jangan lupakan untuk menggunakan vacuum cleaner Anda pada furnitur, tirai dan area lain yang bisa menjadi tempat menumpuknya debu.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Ancaman Siber Makin Canggih, Ini 5 Kebiasaan Digital Yang Perlu Diubah Total

Gawat, berdasarkan data Microsoft Threat Intelligence, secara global, 73,3% upaya serangan siber turut melibatkan interaksi dengan pengguna.

Pendidikan Inklusif Tak Hanya di Ruang Kelas, Ini Contohnya

Garudafood bersama Sekolah Relawan mengadakan kegiatan edukasi dan kreativitas bagi santri  Pondok Pesantren Cahaya Qur’an di Kabupaten Bogor ​

Kulik Ekosistem Fitur Blu, Lebih Gampang Atur Keuangan Anak Muda dan Gaya Hidup

​Ekosistem perbankan digital blu menawarkan kemudahan mengelola tabungan, patungan, transaksi, dan kebutuhan mata uang asing. 

IHSG pada Selasa (27/10) Merosot Hampir 2%, Simak Saham Pemberatnya

IHSG pada Selasa (27/10) tidak bertenaga dan anjlok 1,99% ke level 5.266. Saham perbankan besar juga kompak ditutup turun.

Untuk Moms Bergelar Bos, Tingkat Engagement Employment Karyawan Sudah Oke Lo

Laporan Marsh menunjukkan tingkat employee engagement di Indonesia masih tinggi, tugas para pemimpin untuk menjaganya. ​

Harga Buyback Emas Hari Ini Kompak Naik, Hartadinata Naik Terbesar Rp 13.000

Harga buyback emas Hartadinata (HRTA) mencatat kenaikan terbesar, namun Antam masih memegang harga buyback tertinggi.

Solusi CBI Perluas Akses Kredit bagi 137 Juta Calon Debitur Termasuk Pekerja Informal

​Akses penyaluran kredit kepada debitur khususnya mereka pekerja sektor informal kini memungkinkan untuk diperluas lagi.

Data KTP Bisa Disalahgunakan untuk Pinjaman, Ini Risiko yang Perlu Diwaspadai

​OJK mencatat 702.342 laporan penipuan sejak November 2024 hingga September 2026 mencakup penyalahgunaan data KTP hingga pemalsuan dokumen.

Jangan Lupa Bawa Payung, Begini Prakiraan Cuaca Banten Rabu (28/10)

BMKG memperkirakan cuaca di sejumlah wilayah Banten menunjukkan potensi hujan dengan intensitas ringan hingga sedang besok, Rabu (28/10).

Lagi, Harga Emas Dunia Jebol US$ 4.000 di tengah Penguatan Dollar

Jika menembus US$ 3.900, harga emas berisiko melanjutkan penurunan hingga menguji area US$ 3.800 per troi ons.