M O M S M O N E Y I D
Santai

Sama Seperti Indonesia, Negara Ini Juga Merdeka Tanggal 17 Agustus

Penulis: Bimo Adi Kresnomurti  |  Editor: Bimo Kresnomurti


MOMSMONEY.ID - Ada negara yang merdeka tanggal 17 Agustus sama seperti Indonesia.

Negara ini berasal dari Afrika, yakni Gabon yang menjadi negara merdeka sama dengan tanggal kemerdekaan Indonesia.

Hari Kemerdekaan Indonesia dirayakan setiap tanggal 17 Agustus, sebagai peringatan deklarasi kemerdekaan Indonesia dari penjajahan Belanda pada 1945.

Tanggal ini menjadi momen penting dalam sejarah Indonesia, di mana proklamasi kemerdekaan dibacakan oleh Soekarno dan Mohammad Hatta.

Tentunya, ini menjadi kesempatan bagi rakyat Indonesia untuk merayakan identitas nasional dan mengenang perjuangan para pahlawan kemerdekaan.

Baca Juga: 40 Negara Lebih Menyatakan Minat Bergabung dengan BRICS

Bendera Gabon
Bendera Gabon

Ternyata, ada satu negara yang merdeka 17 Agustus selain Indonesia, yakni Gabon yang berada di Afrika tengah.

Meski memiliki selisih sekitar 15 tahun dengan kemerdekaan Indonesia, Gabon memiliki sejarah yang cukup kuat untuk melepaskan diri dari kolonial Prancis.

Gabon meraih kemerdekaan pada tanggal 17 Agustus 1960 dari status kolonial Prancis. 

Proses perjuangan kemerdekaan Gabon melibatkan serangkaian langkah politik dan diplomasi, serta upaya perjuangan dari tokoh-tokoh nasional dan rakyat Gabon.

Sama seperti Indonesia, Gabon meraih kemerdekaan 17 Agustus 1960 dengan berbagai rangkaian.

Baca Juga: Soal Rencana Ekspansi Pertamina di Luar Negeri, Begini Pesan Ahok

Rangkaian kemerdekaan Gabon 17 Agustus 1960

Melansir dari National Today, Portugis menjadi negara pertama yang datang dengan Diego Cam sebagai pemukim Eropa pertama di Gabon pada tahun 1472.

Mereka menamai tempat itu Gabon setelah istilah Portugis Gabão yang berarti jubah.

Menariknya, pembukaan Sungai itu juga disebut Rio do Gabao atau hanya Gabao. 

Orang Portugis mendirikan perkebunan gula dan mengembangkan perdagangan di daratan.

Perdagangan budak ini menarik perhatian penjajah Prancis, yang pada akhirnya menjadi katalis bagi pemerintahan mereka selama seabad di Gabon.

Pada tahun 1839, penguasa lokal di Gabon menandatangani kedaulatan dan memberikan izin kepada Prancis untuk memerintah negara tersebut.

Pada tahun 1875, seorang penjelajah Prancis bernama Pierre Savorgnan de Brazza memulai ekspedisinya ke Gabon, dan sementara itu, ia juga mendirikan Franceville, salah satu kota terbesar di negara tersebut.

Gabon secara resmi menjadi koloni Prancis pada tahun 1885, dan akhirnya menjadi salah satu dari empat koloni di Afrika Khatulistiwa Prancis pada tahun 1910.

Aturan Prancis menghadapi perlawanan kecil dari warga Gabon. Namun, kerja paksa dan pajak tenaga kerja untuk kesehatan masyarakat menyebabkan campur tangan yang cukup besar dari masyarakat.

Bertahun-tahun kemudian, sebuah kelompok elit dibentuk untuk mempromosikan gerakan pro-Prancis tetapi anti-kolonialis.

Anggota kelompok ini kemudian menjadi politisi selama Republik Prancis Keempat dari tahun 1946 hingga 1958 ketika Gabon menjadi wilayah luar negeri Prancis, tetapi dengan perwakilan dan majelisnya sendiri.

Pada tahun 1958, Gabon menjadi republik otonom Prancis. Akhirnya, pada 17 Agustus 1960, setelah serangkaian perjanjian kerja sama, Gabon diberikan kemerdekaan dan kedaulatan penuh.

Muncul tokoh seperti Leon M'ba sebagai presiden dan perdana menteri pertama Gabon.

Baca Juga: PBB Sambut Lima Anggota Dewan Keamanan yang Baru

Berikut adalah beberapa tahapan dalam perjuangan Gabon meraih kemerdekaan 17 Agustus:

  1. Perlawanan Terhadap Pemerintahan Kolonial: Selama periode penjajahan Prancis, masyarakat Gabon terlibat dalam gerakan perlawanan dan protes terhadap penjajahan. Beberapa kelompok dan individu mulai berbicara tentang pentingnya kemerdekaan dan kedaulatan nasional.
  2. Pemimpin Nasional: Leon M'ba merupakan salah satu tokoh kunci dalam perjuangan kemerdekaan Gabon. Tokoh nasionalis ini memimpin perjuangan untuk kemerdekaan dan memainkan peran penting dalam perundingan dengan Prancis.
  3. Adanya perundingan Diplomatik: Melalui perundingan diplomatik antara pihak Gabon dan Prancis, kesepakatan tentang kemerdekaan akhirnya dicapai. Perjanjian ini meliputi pengakuan Prancis terhadap kedaulatan Gabon dan persiapan untuk memberikan kemerdekaan.
  4. Hari Kemerdekaan: Pada tanggal 17 Agustus 1960, Gabon secara resmi mendeklarasikan kemerdekaannya dari Prancis. Leon M'ba, yang kemudian menjadi presiden pertama Gabon, menyatakan kemerdekaan dalam sebuah pidato yang penting.
  5. Pembentukan Pemerintahan: Setelah meraih kemerdekaan, Gabon memulai proses pembentukan pemerintahan dan institusi nasional. Pemilihan umum digelar dan Leon M'ba terpilih menjadi presiden pertama Gabon.

Demikian beberapa informasi terkait negara Gabon yang memiliki kemerdekaan 17 Agustus sama seperti Indonesia.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Dari Shanghai ke Jakarta, M Stand Bawa Gaya Ngopi Baru

F&B ID menghadirkan M Stand asal Shanghai ke Indonesia dengan menawarkan specialty coffee di segmen harga menengah.  

Tren Gaya Hidup Wellness Kembali Beri Ruang bagi Produk Obat Bahan Alam

Tren gaya hidup wellness mendorong kemunculan produk obat bahan alam untuk keseharian masyarakat.              

Sudah Bikin Banyak Konten tapi Sepi? Ini yang Bisa Dipelajari

Konten yang belum ramai bukan berarti prosesnya sia-sia. Pengalaman Voice of Baceprot menunjukkan pentingnya konsistensi dan keberanian eksplorasi

Cuaca Akhir Pekan di Jawa Barat Banyak Berawan, Cek Daerah yang Berpotensi Hujan

BMKG memprakirakan cuaca Jawa Barat Sabtu-Minggu didominasi berawan, dengan suhu mencapai 34°C di sejumlah wilayah  

Akhir Pekan Mau Jalan-Jalan? Yuk, Cek Prakiraan Cuaca Jawa Tengah Besok dan Lusa

BMKG memprakirakan cuaca besok di Jawa Tengah pada Sabtu-Minggu bervariasi, dengan cerah mendominasi Minggu dan suhu mencapai 35°C.

CIMB Niaga Gelar Kejar Mimpi FEST 2026, Angkat Tema Berani Tersesat

Perjalanan mengejar mimpi tak selalu lurus. Kejar Mimpi FEST 2026 mengajak generasi muda berani mencoba, gagal, dan menemukan arah.

Akhir Pekan Jawa Timur Cerah! Cek Prakiraan Cuaca Besok (2/10) dan Minggu

BMKG memprakirakan cuaca besok di Jawa Timur pada Sabtu-Minggu didominasi cerah, dengan suhu udara mencapai 37 derajat Celsius.

Kurs Rupiah terhadap Dolar AS Masih Fluktuatif, Ini Proyeksi Hingga Akhir Tahun

Rupiah masih bergerak di sekitar Rp18.000 per dolar AS. Ekonom menyebut tekanan global jadi pemicu utamanya.

Waspada Hujan Petir di Wilayah ini, Cek Cuaca Sumatera Selatan Besok (3/10) dan Lusa

BMKG memprakirakan hujan ringan mendominasi Sumatera Selatan besok, hujan petir berpotensi terjadi di Pagar Alam. Simak prakiraan lengkapnya  

Prakiraan Cuaca Sumatera Utara Besok (3/10) Didominasi Hujan, Cek Rincian Cuaca Lusa

BMKG memprakirakan hujan ringan mendominasi Sumatera Utara besok, sedangkan lusa cuaca diprakirakan lebih banyak berawan.